Wednesday, November 30, 2005

ANALISIS

Analisis Informatika dan telekomunikasi Indonesia

Posted by Wijaya at 07:48:10
Comments

48 Responses to “ANALISIS”

  1. Gempar says:

    Proses pencarian domain pemerintah non go.id. (30 November 2005)http://kabupaten.kutaikartanegara.com/, ada fasilitas email gratis dengan domain kutai

  2. Nama Domain says:

    1000 Aplikasi PreRegistrasi Domain .eu Telah Terdaftar

    Tanggal: 21 Nov 2005
    Sumber: NamaDomain.com

    NamaDomain.com, Sejak akhir Oktober, diperbolehkan untuk meregistrasikan domain .eu di tempat registar Belgian telco Belgacom. Belgacom selaku registrar terakreditasi oleh Eurid, yang merupakan perusahaan non profit dan telah ditunjuk oleh European Commission untuk mengelola domain .eu dan memproses aplikasi yang telah masuk. Pengguna domain tsb dapat melakukan pre-register domain .eu secara online melalui website Belgacom. Hanya satu minggu semenjak pendaftaran dibuka Belgacom mencatat aplikasi sebanyak 1.000 buah untuk mendaftarkan domain .eu.

    Mulai 7 Desember 2005, organisasi, perusahaan dan pelanggan prioritas dilingkungan Eropa dapat meregistrasikan domain .eu. Secara bertahap prosedur registrasi domain telah dikembangkan. Dimulai pada tahap awal, 7 Desember 2005 sampai dengan 6 Februari 2006, diperuntukkan bagi pemilik hak merek dan nama geografis. Tahap kedua dimulai pada 7 Februari 2006 sampai 6 April 2006, yang dapat mengajukan domain tetap diprioritaskan pemilik merek yang terdaftar dan nama perusahaan. Sedangkan dalam tahap ketiga yang dimulai tanggal 7 April 2006 akan terbuka untuk umum. (fh)

    Refinance.com Terjual Senilai US$ 706.850

    Tanggal: 23 Nov 2005
    Sumber: NamaDomain.com

    NamaDomain.com, Nama domain Refinance.com terjual senilai US$ 706.850 atau setara dengan 6,7 Milyar rupiah, demikian diberitakan Domain Name Journal yang dilansir NamaDomain.com. Domain tsb terjual melalui domain broker Moniker/DomainSystems.com. Doamin tsb berhasil terjual dari NetIncome Ventures Inc (Vancouver, Kanada) ke BFC Holdings LLC (New York, USA).

    Domain lainnya yang terjual dengan harga tinggi yaitu Consulting.com senilai US$ 181.000, Bachelor.com senilai US$ 125.000 dan Erikson.com senilai US$ 101.200. (fh)

    Foods.us Terjual Senilai US$ 200.000

    Tanggal: 25 Nov 2005
    Sumber: NamaDomain.com

    NamaDomain.com, Perusahan jual beli domain – Sedo.com berhasil melakukan penjualan domain foods.us senilai US$ 200.000 atau setara Rp. 2 Milyar ke Natural Foods Inc dimana sebelumnya domain tsb dimiliki oleh Christian Zouzas.

    Sedo sebelumnya telah melakukan observasi penggunaan domain dengan akhiran .us. Saat ini domain yang paling terkenal dan diminati masih dipegang oleh domain dengan akhiran .com, namun .us merupakan pilihan kedua yang banyak diminati oleh pengguna internet di Amerika.

    Mengacu pada data yang dimiliki registry .us, pendaftaran domain .us mengalami peningkatan sebanyak 21 persen di quarter ketiga tahun 2005 dibandingkan quarter kedua pada tahun yang sama. Lebih dari 12 bulan, banyak yang menggunakan .us sebagai DNS tercatat sebanyak 250 persen atau setara 10 Milyar perbulannya.

    Christian Zouzas, salah satu peminat domain dan memiliki domain .us terbanyak ini, menjual domain foods.us melalui Sedo.com. Selain itu Zouzas juga memasukkan 200 domain dengan akhiran .us untuk dijual kembali, domain-domain tsb antara lain movies.us, America.us, property.us dan bingo.us disamping domain-domain lainnya yang telah dilelang melalui situs jual beli domain-Sedo.com. (fh)

    Dog.com Membeli Fish.com Senilai US$ 1 Juta

    Tanggal: 28 Nov 2005
    Sumber: NamaDomain.com

    NamaDomain.com, Domain Fish.com telah terjual senilai US$ 1.020.000. AfterNIC.com yang menangani penjualan Fish.com antara Dan Farmer dan http://www.dog.com (PetsUnited, LLC), perusahaan yang mendistribusi anjing. Transaksi dan pembayaran atas penjualan domain tsb akan segera rampung pada akhir tahun ini.

    AfterNIC.com mengungkapkan Fish.com bukan merupakan domain yang paling di cari dalam search engine, namun tingginya penjualan ini dikarenakan penempatan dan penghargaan kami atas domain tsb.

    Transaksi atas penjualan domain itu juga banyak difasilitasi oleh AfterNIC.com, yaitu dengan cara menawarkan ke perusahaan-perusahaan yang potensial dan selalu menghubungi perusahaan yang ditawarkan untuk mengetahui proses atas penawaran domain tsb. Negosiasi dan pertemuan yang dilakukan oleh staf AfterNIC.com berpengalaman akhirnya menghasilkan harga yang memuaskan dan disepakati oleh kedua belah pihak.

    ‘Dilihat dari pertumbuhan dan kesadaran masyarakat akan sebuah domain, domain yang bagus semakin bernilai setiap harinya dan kebanyakan domain-domain yang bagus tsb telah banyak diregistrasikan oleh orang lain. Hal ini lah yang menyebabkan jual beli domain seperti kami AfterNIC merupakan bagian yang sangat penting dalam melakukan transaksi penjualan domain kembali, tentunya untuk mendapatkan nilai yang memuaskan bagi pemiliknya’, ujar Roger Collins (selaku pimpinan AfterNIC.com). (fh)

    Perdebatan Domain iTunes Berakhir

    Tanggal: 30 Nov 2005
    Sumber: NamaDomain.com

    NamaDomain.com, Ben Cohen yang memiliki beberapa domain terkenal sejak tahun 90an akhirnya menyerah untuk mengambil alih domain iTunes.co.uk kembali.

    Berawal dari beberapa tahun terakhir ini, Cohen berjuang melawan Apple atas domain yang telah ia registrasikan pada tahun 2000, selang sepuluh hari setelah Apple meregistrasikan hak merek iTunes di Inggris.

    Cohen selalu mengklaim bahwa domain yang dimilikinya bukan dengan unsur kesengajaan, namun domain tsb ditawarkan ke pihak Apple senilai US$ 50.000, dikarenakan pihak Apple menolak untuk membeli domain tsb akhirnya domain iTunes.co.uk diarahkan ke situs pesaing Apple yaitu Napster, sehingga pada akhirnya Apple menuntut Cohen dikarenakan dirugikan akan hal tsb.

    Nominet, selaku yang mengendalikan domain UK, telah mengkonfirmasikan hak legal atas domain tsb berhak dimiliki oleh pihak Apple, dimana akhirnya Cohen menyerah mengklaim penggunaan domain tsb dan memberikan domain tsb sepenuhnya ke Apple. (fh)

  3. Nama Domain says:

    Berapa Alamat IP Anda?

    Tanggal: 14 Nov 2005
    Sumber: PC Media Edisi 11/2005, 02 Nov 2005

    NamaDomain.com, Sernua pecinta komputer kini semakin tahu bahwa alamat IP merupakan komponen terpenting dalam terciptanya komunikasi data antarperangkat komputer. Dengan menggunakan sistem pengalamatan ini, anda bisa berkomunikasi dengan orang di belahan dunia manapun. Sistem pengalamatan IP tampaknya memang sudah mendominasi proses komunikasi data di dunia, meskipun cukup banyak juga tersedia
    sistem pengalamatan yang lain seperti IPX, appletalk, dan banyak lagi. Mulai dari jaringan komunikasi data antardua PC sampai komunikasi antarnegara dan benua, kini tidak ragu lagi untuk mengandalkan sistem pengalamatan ini.
    Alamat IP dapat dianalogikan sebagai alamat rumah Anda. Ketika seseorang ingin mengirimkan paket untuk Anda, yang pertama dicarinya adalalah alamat rumah Anda. Alamat rumah anda ini harus benar-benar spesifik agar si pengirim tidak keliru dalam mengantarkan paket tersebut. Setelah alamat rumah Anda didapat oleh sipengirim dengan benar, paket untuk Anda mungkin akan segera sampai ke tangan Anda selama proses rnembawanya tidak bermasalah.

    Begitu pula yang terjadi dengan sistem pengalamatan IP. Proses pengirimannya pasti
    akan membutuhkan alamat IP sumber (Source) dan alamat IP tujuan (Destination). Alamat yang spesifik dari PC atau perangkat komputer Anda sangat dibutuhkan untuk dapat menghantarkan paket-paket data dengan benar. Setelah semuanya beres, jika tidak ada masalah dengan media penghubungnya atau masalah pengaturan jalannya, maka hampir dapat dipastikan paket data Anda sampai dengan selamat di PC Anda.

    Karena alamat IP ini cukup penting fungsinya, maka tidak ada salahnya
    mencari tahu berapa sih sebenarnya alamat IP yang Anda gunakan sehari-hari? Berapa sih alamat IP yang Anda dapatkan ketika terkoneksi ke Internet? Berapa sib alamat IP yang Anda gunakan melakukan sharing file di dalam LAN anda? Siapa pemilik resmi dari alamat-alamat IP ini? Siapa yang mengurus semua pengalamatan ini? Semua , mengenai alamat IP Anda cukup menarik untuk diketahui dan relative tidak sulit. Bahkan bukan hanya cukup menarik saja, namun informasi detail alamat IP sering kali digunakan sebagai bahan penyelidikan terhadap kasus-kasus kejahatan, korupsi, penipuan, dan kasus-kasus serius lainnya.

    Sekilas tentang lP
    Sistem pengalamatan IP secara logika-nya adalah kumpulan angka yang dijadikan satu kesatuan membentuk sebuah pola pengalamatan. Sistem pengalamatan IP yang saat ini banyak digunakan adalah sistem pengalamatan IP versi 4 atau yang sering disingkat dengan IPv4. Sedangkan yang direncanakan untuk digunakan pada masa yang akan datang adalah IP versi 6 atau IPv6.

    Alamat IPv4 tersusun atas 32 bit angka satuan biner yang dibagi menjadi empat bagian. Jika keempat bagian ini dikombinasikan menjadi sebuah sistem pengalamatan, maka Anda akan mendapatkan kombinasi angka sebanyak 232 atau sama dengan 4.294.967.295 kombinasi alamat IP.
    Satu bagian terdiri dari 8 bit angka satuan biner, yang sering disebut dengan istilah satu oktet. Setiap oktet dipisahkan oleh sebuah titik dan setiap oktet biasanya ditulis dalam bilangan satuan desimal. Jadi format alamat IP sering disebut juga dengan istilah dotted decimal. Contoh penulisan alamat IP adalah 192.168.100.1. Setiap oktet memiliki nilai maksimal, yaitu 255.255.255.255. Jadi dengan demikian, alamat IPv4 memiliki jumlah alamat mulai dari 0.0.0.0 hingga 255.255.255.255.

    Sistem pengalamatan IPv6 baru dimulai penggunaannya pada tahun 1999. Sistem pengalamatan versi yang lebih baru ini belum banyak digunakan saat ini karena masih belum terlalu mendesak kebutuhannya. Alamat IPv6 tersusun dari 128 bit angka satuan biner dan dinotasikan dalam bentuk bilangan hexadecimal. Contoh penulisan alamat IPv6 ini adalah 1080:0000:0000:0000:0008:0800:200C:417A. Dengan demikian, jumlah alamat yang akan didapat dari kombinasinya adalah sebanyak 2128 atau sebanyak 34.028.236.692.093.846.346.337.460.743.177 kombinasi alamat. Jumlah yang menakjubkan, bukan?

    Siapa Pengatur Alamat IP?

    Sistem pengalamatan IPv4 secara resmi digunakan pada tanggal 1 Januari 1983. Sistem pengalamatan ini dicetuskan, dibentuk, dan kini diatur secara garis besar olah sebuah organisasi yang bernama IANA {Internet Assigned Numbers Authority). Namun, organisasi ini hanya bersifat sebagai pengatur prinsip pada level protokol serta penjaga database informasi pengguna IP seluruh dunia saja. Hak-hak pengaturan peng-gunaan IP untuk didistribusikan ke pengguna ditangani oleh suborganisasi IANA. Suborganisasi ini sering disebut dengan istilah Regional Internet Registries (RIR).

    Saat ini, sudah ada lima organisasi yang bertindak sebagai RIR, yaitu APNIC (mengurusi regional Asia/Pasifik), ARIN (regional Amerika utara dan Afrika bagian Selatan), LACNIC (regional Amerika Latin dan Kepulauan Karibia), AfriNIC (regional Afrika), dan RIPE (regional Eropa dan area sekitarnya). Kelima RIR inilah yang bertindak sebagai distributor alamat IP ke pengguna di seluruh dunia. Mereka juga menyimpan database informasi seluruh penggunanya untuk masing-masing region. Selain itu, mereka juga berhak menentukan peraturan-peraturan mengenai penggunaan IP di regionnya.
    Semua RIR ini biasanya mempunyai perwakilan lagi di masing-masing negara. Misalnya, di Indonesia diwakili oleh organisasi APJII (Asosiasi Penye-lenggara Jasa Internet Indonesia). Jadi jika ingin memiliki alamat IP sendiri, Anda bisa mengurusnya ke perwakilan RIR terdekat, namun dengan syarat-syarat yang sudah terpenuhi.
    Bagaimana Melihat Alamat IP di Perangkat Anda?

    Setiap perangkat komputer yang terkoneksi ke jaringan, baik LAN maupun Internet, hampir dapat dipastikan akan menggunakan bantuan IP sebagai sarana komunikasinya. Memang sistem peng-alamatan ini telah diakui dan dipilih sendiri oleh seluruh masyarakat dunia yang menggunakannya.

    Untuk mengetahui berapa alamat IP yang Anda gunakan pada perangkat PC sangatlah mudah. Anda tidak perlu kuliah bertahun-tahun hanya untuk melihat dan mengerti alamat IP yang saat ini Anda gunakan. Cara melihatnya pun biasanya tergantung pada operating system yang Anda gunakan. Cara melihat alamat IP di operating system Windows tentu akan berbeda dengan yang Anda lakukan di Linux atau di MacOS misalnya. Semua operating system pasti menyediakan fasilitas untuk itu.

    Di dalam Windows, Anda dapat melihatnya dengan menggunakan dua cara. Pertama, ketikkan saja perintah "ipconfig /all" pada halaman command prompt milik Windows, maka Anda akan mendapatkan informasi lengkap seputar pengaturan IP di komputer Anda. Alamat IP di komputer Anda yang menggunakan operating system Windows juga bisa dilihat dengan membuka halaman Network Properties dan meneliti koneksi mana yang sedang aktif. Di dalam jendela informasinya, Anda akan mendapatkan informasi lengkap sekaligus melakukan pengubahan pengaturannya. Atau jika tidak mau repot membuka-buka menu, Anda tinggal mengunjungi situs http:// http://www. whatismyip.com. Di dalamnya, Anda bisa melihat alamat IP yang Anda gunakan untuk melakukan browsing.

    Bagaimana Mengetahui Informasi Detail Alamat IP?

    Setelah mengetahui berapa alamat IP yang Anda dapat atau berapa alamat IP lawan komunikasi Anda, sebenarnya Anda masih bisa mengorek lagi detail alamat IP tersebut. Informasi administratif dari alamat IP bisa Anda dapatkan dengan mudah.
    Informasi administratif adalah informasi mengenai siapakah yang mendapatkan hak penuh dalam mengatur penggunaan alamat IP tersebut, siapa yang teregistrasi secara sah dalam badan pengatur IP internasional, ke mana alamat yang bisa Anda hubungi jika alamat IP tersebut bermasalah, dan banyak lagi. Semua informasi ini akan sangat berguna untuk Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut siapa dan di manakah lawan komunikasi Anda. Untuk mengetahuinya, Anda cukup mengunjungi situs-situs RIR yang didalamnya tersedia pencarian database informasi tersebut. Sistem database informasi ini sering disebut dengan istilah Whois database. Misalnya, Anda ingin mengetahui IP 202.155.108.1 itu milik siapa, langkah pertama adalah mengunjungi situr RIR terdekat Anda (kunjungi situs APNIC jika berada di Indonesia). Setelah itu, Anda dapat memasukkan alamat IP yang ingin dicari infonya. Jika IP tersebut merupakan
    ”Jatah" dari APN1C, maka informasinya segera ditampilkan. Namun jika IP tersebut bukan berada di region Asia/Pasifik, maka Anda akan di-"refer” menuju ke situs RIR yang lain.
    Dari informasi yang ditampilkan anda akan mendapatkan keterangan lengkap organisasi pemilik sahnya, contact person, alamat e-mail sah, nomor telepon, dan banyak lagi. Biasanya informasi ini sering digunakan untuk penyelidikan kejahatan melalui internet, melakukan komplain terhadap attack-attack yang berasal dari internet ke jaringan Anda, dan banyak lagi.
    Berapa IP Anda?

    Jika ditanya berapa alamat IP Ai mungkin sekarang Anda sudah menjawabnya dengan mudah karena mengetahui alamat IP yang digunakan memanglah tidak sulit. Namun, pertanyaan penting ini akan cukup sering dilontarkan ketika Anda sudah banyak berhubungan dengan dunia LAN dan Internet. Melakukan troubleshooting, menjalankan aplikasi, melakukan transfer data, akan menjadi lebih mudah dengan mengetahui alamat IP tujuan Anda.
    Jika ditanya lebih detail lagi mengenai siapa pemilik resmi dari IP yang Anda gunakan, ISP mana yang bertanggungjawab atas IP ini, dan dari mana sebuah alamat IP berasal, seharus Anda juga sudah bisa menjawab dengan mudah karena semua informasinya bisa Anda dapatkan juga dengan mudah di situs-situs referensi. Jadi, berapa IP Anda saat ini?.

    Domain Gratis, Hosting 1000,-/bln & Layanan 24 jam? Hanya IDwebhost.com yang Berani

    Ditengah ketidakjelasan domain .id(Indonesia), kini IDwebhost.com memberikan solusi paket domain gratis, domain .info, hanya Rp 0,- . Tidak ada syarat apapun untuk mendapatkan domain gratis ini, Anda hanya cukup membeli domain dan hosting di IDwebhost, dan Anda tidak perlu membayar domainnya.

    Domain .info merupakan Top Level Domain baru yang akhir-akhir ini mengalami kemajuan pesat. Domain ini sangat cocok untuk website pribadi Anda, website perusahaan, website organisasi, dan bahkan website e-commerce. Anda bisa menggunakan misalnya ogisigit.info, jualankomputer.info, dan sebagainya dengan benar-benar gratis.

    Berikut adalah keterangan lengkap mengenai domain gratis .info :

    1. Domain .info gratis berlaku selama bulan september 2005.
    2. Domain .info gratis berlaku hanya jika disertai pembelian hosting. ( Misalkan Anda membeli hosting idPersonal, dan domain .info setahun, maka Anda hanya perlu membayar hostingnya, yaitu seharga 1000/bulan )
    3. Domain .info gratis hanya berlaku untuk pendaftaran domain baru selama satu tahun pertama, sehingga: - Jika membeli domain .info lebih dari satu tahun, maka yang gratis adalah tahun pertama, sedangkan tahun kedua dan ketiga dan seterusnya seharga 95.000,- per tahun
    - Perpanjangan kontrak dan transfer domain .info tidak gratis, tapi seharga 95.000/tahun.
    4. Pembelian domain .info gratis tidak dibatasi jumlahnya, Anda bisa membeli sebanyak mungkin

    Berikut adalah beberapa hal yang sering ditanyakan mengenai domain gratis .info
    Q : Jika suatu saat domain .info saya akan pindah menggunakan hosting di perusahaan lain, apakah bisa?
    A : Ya, bisa

    Q : Apakah saya dapat mentransfer domain .info tersebut ke perusahaan domain yang lain ?
    A : Ya, bisa

    Q : Apakah domain .info tersebut akan menjadi milik saya sepenuhnya?
    A : Ya

    Q : Apakah terdapat iklan pada website saya jika menggunakan domain .info tersebut?
    A : Tidak sama sekali

    Q : Apakah harga domain tersebut akan menjadi mahal setelah satu tahun ?
    A : Tidak, setelah satu tahun, domain .info harganya akan seperti pembelian biasa, yaitu seharga 95.000/tahun

    Q : Saya hanya ingin domainnya, tidak dengan hostingnya, bagaimana ?
    A : Anda dapat membeli paket hosting yang paling murah( idPersonal 12.000/tahun), beserta domain .info nya, sehingga Anda akan mendapat domain .info tersebut dengan gratis. Kemudian Anda dapat memindah hostingnya di perusahaan lain.

    IDwebhost.com
    Costless Special Serve
    Homepage : http://idwebhost.com
    Email : sales@idwebhost.com
    Telp : 0274 - 749 8551
    Office : Jl. Letjen Suprapto 49, Jogjakarta

    (osp)

  4. Nama Domain says:

    Domain untuk Pajak sekarang memakai dot com
    http://laporpajak.com/laporpajak/index.htm

  5. Giw says:

    LOS ANGELES (Reuters) - The video game industry, which supported 144,000 full-time jobs and accounted for more than $8 billion in game sales in 2004, had an $18 billion impact on the U.S. economy that year, according to a new study to be released on Wednesday.

    Estimates call for video game sales to grow to $15 billion by 2010. Industry employment is expected to leap nearly 75 percent to 250,000 jobs by 2009.

    The study, written by Robert Crandall of the Brookings Institution and J. Gregory Sidak of the Georgetown University Law Center, was funded by the Entertainment Software Association and will be discussed at the Electronic Entertainment Expo in Los Angeles.

    The authors found that direct and indirect contributions of entertainment software to the nation’s gross national output, a measure of the value of goods and services produced in an economy, exceeded $18 billion in 2004 — a figure they said would steadily increase as the industry grows.

    The North America video game market, including sales of games and players such as consoles and hand-held devices, was valued at $12.6 billion in 2005 and is forecast to expand to $17.2 billion by 2010, according to research firm DFC Intelligence.
    —————————————
    Video Games Industri di Amerika Serikat menarik
    1. 144 ribu pekerja full time, 250 ribu (2009)
    2. Penjualan Games : 8 B USD (80 T rupiah), (15 B, 2010/150 T rupiah)
    3. Mendorong 18 B USD (180 T) bisnis jasa dan produk terkait penjualan games ini.
    4. Studi DFC Intellegence :
    a. Bisnis Video Gemes : 12,6 B (126 T) th 2010 (17,2 B)
    b. Games, Player, handheld

    Studi oleh
    1. Robert Crandall, Brooking Institution
    2. J. Gregory Sidak, George Town University Law Centre

    Atas permintaan : Entertainment Software Association

    Analisis :
    ————-
    Entertainment Industri di Amerika menjadi pemasok devisa terbesar negara itu. Games sebenarnya merupakan cabang lain dari keseluruhan entertainment bisnis di Amerika Serikat. Booming bisnis game termasuk salah satu dampak perkembangan teknologi informasi. Cepatnya perkembangan teknologi yang berhasil ditemukan dalam Teknologi Informasi membuat bisnis di sektor ini berkembang cepat.

    Bagi Indonesia booming bisnis games di Amerika adalah potensi baru untuk diolah. Karena cepatnya perkembangan bisnis game yang ada di Amerika Serikat akan menarik banyak faktor pendukung yang mendorong bisnis games tersebut. Mulai dari kebutuhan content baru untuk pasar Amerika sampai dengan kebutuhan yang tinggi pada kreatifitas SDM yang dibutuhkan oleh Amerika Serikat.

  6. Anonymous says:

    Indosat Akan Luncurkan Satelit Baru
    Jakarta, CyberNews.PT Indosat Tbk berencana meluncurkan satelit baru untuk menggantikan satelit Palapa-C2 yang akan berakhir beroperasi pada Januari 2011.
    “Kita akan luncurkan satelit kita yang baru. Saat ini sedang dalam proses pengadaan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah kita putuskan untuk masalah satelit kita yang baru,” kata Direktur Utama Indosat yang baru terpilih, Johnny Swandi Sjam, dalam jumpa pers usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Kantor Indosat, Jakarta, Selasa petang.

    Dia mengatakan, Indosat harus sudah meluncurkan satelit baru paling lambat pada 2009 untuk menggantikan satelit yang lama yang berada di slot orbit 113 derajat Bujur Timur.

    Sementara itu, Direktur Corporate Service Indosat yang baru, Wahyu Wijayadi, mengatakan Satelit Palapa-C2 masih beroperasi seperti biasanya dan digunakan untuk operasional sehari-hari.

    Dalam buku laporan tahunan 2007 Indosat disebutkan Satelit Palapa-C2 memiliki umur manfaat yang terbatas, yang saat ini diperkirakan akan berakhir pada bulan Januari 2011.

    Berbagai faktor dapat mempengaruhi umur operasional dari satelit Palapa-C2, termasuk kualitas rancang bangun, daya tahan komponen, jumlah bahan bakar yang tersedia, peralatan peluncuran yang digunakan serta metode pamantauan dan pengoperasian satelit.

    Laporan tahunan itu juga menyebutkan satelit dapat berhenti beroperasi sebelum Januari 2011 dan Indosat berkeyakinan perbaikan semasa di orbit tidak layak.

    Bila satelit tersebut mengalami gangguan teknis atau kegagalan, maka pemerintah dapat menetapkan Indosat telah gagal dalam mengoptimalkan orbit yang ditetapkan berdasarkan lisensi Indosat, yang dapat berdampak pada keputusan pemerintah untuk mencabut lisensi Indosat dan memberikan kepada salah satu kompetitor.

    Mengenai permasalah slot orbit satelit 150,5 derajat yang telah dilepas haknya (supress) oleh ITU (International Telecommunication Union), Wahyu Wijayadi mengatakan, pihaknya telah mengajukan rencana bisnis baru untuk pengelolaan slot orbit satelit 150,5 derajat Bujur Timur kepada pemerintah.

    “Untuk 150 itu kita sudah mengajukan bisnis plan kepada pemerintah, karena yang punya hak itu pemerintah, untuk diijinkan kembali menggunakan slot satelit 150 derajat karena operator lain ternyata juga menginginkan, sehingga masing-masing operator diminta untuk mengajukan bisnis plannya,” kata Wahyu.

    Dia mengatakan, pemerintah kemudian akan menetapkan operator mana yang kira-kira paling layak untuk diberikan slot orbit satelit 150,5 derajat Bujur Timur.( ant/Cn07 )

    Selasa, 05 Juni 2007 : 23.59 WIB
    12 Perusahaan Berebut Garap Merger Vertikal Indosat
    Kamis,09 Peb 2003
    bisnis.com

    Manajemen PT Indosat Tbk mengundang sekitar 12 financial advisor (FA) untuk menangani merger vertikal IM3 dan Satelindo ke Indosat.
    Sumber Bisnis mengatakan dalam undangan tersebut, Indosat memberikan batas waktu kepada calon penasihat keuangan itu untuk memasukkan proposal mengenai merger vertikal tersebut hari ini.

    “Ada sekitar 12 penasihat keuangan yang diundang Indosat. Mungkin hanya dua yang lokal dan selebihnya asing,” ujarnya akhir pekan lalu.

    Menurut dia, dua penasihat keuangan lokal yang sudah menerima undangan dari Indosat adalah PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas, sedangkan penasihat keuangan asing yang diundang a.l. UBS Warburg, Lehman Brothers, Morgan Stanley, Salomon Smith Barney, JP Morgan, Goldman Sachs, PwC, ABN Amro Securities, Rothschild, dan HSBC.

    Posisi utang Indosat, Satelindo & IM3
    Debitor Jenis Jumlah Jatuh tempo
    Indosat Obligasi Rp1 triliun 2006
    Obligasi Rp1 triliun 2007
    BCA US$75 juta 2003*)
    BNI US$75 juta 2007
    Satelindo Sindikasi US$469 juta 2003-2006
    IM3 Sindikasi Rp1,5 triliun 2005-2007
    Sumber: Indosat
    *) US$40 juta diubah menjadi utang jangka panjang

    Ketika Bisnis meminta konfirmasi mengenai undangan tersebut, Emil Sudarmo, direktur operasional dan teknik Indosat, mengakui bahwa undangan kepada penasihat keuangan itu bertujuan untuk meminta masukan mengenai rencana merger itu.

    “Sejauh ini baru diskusi dengan mereka [penasihat keuangan] untuk meminta masukan soal merger IM3 dan Satelindo,” ujarnya pekan lalu.

    Merger vertikal IM3 dan Satelindo ke Indosat diperkirakan bernilai di atas US$1,5 miliar dengan perkiraan jumlah pelanggan selular 3,3 juta orang per akhir 2002. Tahun ini, target pelanggan dipatok antara 5 juta-6 juta orang.

    Namun proses merger itu harus mendapatkan persetujuan kreditor. “Tugas penasihat keuangan termasuk memuluskan perundingan dengan kreditor berkaitan proses merger itu,” ujar seorang pejabat sekuritas lokal kemarin.

    Persetujuan kreditor menjadi titik penting dalam proses merger vertikal tersebut, karena sebelumnya IM3, Satelindo, dan Indosat mendapatkan berbagai jenis kredit dan obligasi secara terpisah dengan kinerja dan prospek yang berbeda. Diperkirakan total utang IM3, Satelindo, dan Indosat mencapai US$1 miliar.

    “Kreditor Satelindo mungkin tidak suka dengan merger vertikal ini, sedangkan kreditor Indosat dan IM3 cenderung setuju. Karena itulah akan dirundingkan manfaat dan biayanya,” ujarnya.

    Pada perundingan dengan kreditor Satelindo, lanjutnya, tidak tertutup kemungkinan mereka menyetujui merger dengan syarat ada insentif dalam bentuk tingkat bunga lebih tinggi dari kreditor lain.

    Regulator dan KPPU

    Masalah kritis lainnya adalah persetujuan regulator (Ditjen Postel) berkaitan dengan berbagai lisensi telekomunikasi baik telepon tetap, sambungan langsung jarak jauh (SLJJ), sambungan langsung internasional (SLI), VoIP, dan selular.

    Selain itu, manajemen Indosat harus memberitahukan rencana merger vertikal itu ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) terkait dengan konsekuensi persaingan usaha dari penggabungan bisnis selular Satelindo dan IM3, serta bisnis satelit dan SLI antara Satelindo dan Indosat.

    Menurut sumber, Indosat sudah membentuk tim yang menangani proses merger itu dan masih meminta pendapat dari jajaran komisaris yang baru karena rencana itu ada sebelum investor baru (ST Telemedia) masuk. ST merupakan pemegang 41,94% saham Indosat yang dibeli dari pemerintah Indonesia.

    Manajemen Indosat menyampaikan rencana merger vertikal itu pada akhir Agustus 2002 untuk menghemat capital expenditure hingga 20% dan operational expenditure hingga 15% dalam lima tahun ke depan.

    Tahun 2003, investasi di bisnis selular sekitar US$250 juta-US$300 juta. Seiring dengan penggabungan capex, lanjutnya, sekitar 80%-90% dari nilai capex akan digunakan untuk investasi di bisnis selular.

    “Salah satu misi dari manajemen baru Indosat adalah menjadikan Indosat sebagai penyelenggara jaringan dan jasa terpadu yang berfokus pada selular,” kata Dirut Indosat Widya Purnama beberapa waktu lalu.

    Menurut dia, merger ini bukan hanya melibatkan Satelindo dan IM3, juga Indosat sebagai induk perusahaan sehingga disebut merger vertikal.

    Satu manajemen

    Berdasarkan rancangan merger, IM3 dan Satelindo akan menerapkan satu manajemen dan keputusan finansial terpadu (one management and financial decision), serta satu jaringan terpadu dan manajemen brand terpusat (centralized brand management).

    Indosat akan memusatkan pengambilan kebijakan mengenai Satelindo dan IM3 melalui komite manajemen yang akan dibentuk. Komite itu terdiri dari Direktur Niaga Indosat, Direktur Pengembangan Perusahaan Indosat dan Direksi Satelindo dan IM3.

    Dalam proposal yang akan dimasukkan oleh penasihat keuangan, lanjut sumber, kemungkinan di dalamnya berisi masukan mengenai merger itu termasuk kalkulasi harga dari rencana tersebut.

    “Undangan itu nantinya diteruskan menjadi proses beauty contest guna memilih penasihat keuangan,” katanya.

  7. Anonymous says:

    Singapura Tolak Jual Sahamnya di Indosat
    Jakarta, CyberNews. Singapore Technologies Telemedia (STT) tidak berniat untuk menjual kepemilikan sahamnya di Indosat karena melihat prospek pertumbuhan dari perusahaan operator ponsel di Indonesia itu.
    “Kami telah menyatakan bahwa saham kami di Indosat sebagai investasi jangka panjang. Kami telah berkomitmen untuk melihat investasi kami tumbuh, sehingga kami juga berkomitmen untuk melihat Indosat tumbuh. Jadi tidak ada alasan bagi kami untuk menjualnya,” kata STT Senior Vice President for Strategic Relations and Corporate Communications, Kuan Kwee Jee.

    Dia mengatakan bahkan STT sedang mencari lagi perusahaan telekomunikasi di dunia untuk menanamkan investasinya. Kuan Kwee mengatakan apabila pemerintah Indonesia ingin membeli kembali sahamnya di Indosat, maka dapat membeli saham di pasar terbuka.

    “Jika pemerintah ingin membeli, maka dapat membeli lewat pasar terbuka. Saya mengatakan ada 46 persen di pasar. Jika pemerintah tidak membeli saham yang kami miliki, maka bisa membeli saham lewat pasar,” lanjut Kuan Kwee.

    Dia melanjutkan pihaknya akan menjual saham kepemilikan di Indosat apabila memang ada perusahaan lain yang lebih menguntungkan dan melihat investasi mereka tumbuh lebih besar lagi.

    “Anda akan menjual bila ada investasi yang lebih menguntungkan dan uangnya tumbuh lebih banyak. Kami masih mempunyai dana untuk berinvestasi jadi tidak ada alasan bagi kami untuk menjual,” lanjut dia.

    ST Telemedia yang dimiliki oleh Temasek, secara tidak langsung mempunyai kepemilikan saham sebanyak 31,4 persen Indosat melalui Asia Mobile Holdings (AMH). Sedangkan sebanyak 75 persen saham AMH dimiliki oleh STT dan 25 persen oleh Qatar Telecom, dan AMH sendiri memiliki saham 41.94 persen saham di Indosat.

    Sementara pemerintah mempunyai 14,6 persen saham Indosat, dan kepemilikan saham oleh publik sebanyak 43.4 persen.

    Sedangkan Corporate Communications STT, Melinda Tan, menyangkal bahwa STT telah melanggar Undang-Undang dalam memberikan layanan jasa telekomunikasi di Indonesia seperti yang dituduhkan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU).

    “Tuduhan KPPU bahwa Indosat melanggar Undang-Undang No. 5 Tahun 1999, pasal 27(a) tidak dapat diterima, karena kenyataannya PT Indosat Tbk melakukan persaingan yang sangat ketat dengan operator lainnya,” ujar, kepada ANTARA, melalui surat elektronik yang dikirim dari Singapura, Jumat.

    Ia menjelaskan, di tengah persaingan industri telekomunikasi sangat ketat akhir-akhir ini yang ditandai dengan hadirnya beberapa pemain baru, Indosat justru bersaing ketat dengan PT Telkom, PT Telkomsel (mayoritas saham dimiliki PT Telkom), PT Excelcomindo Tbk, dan operator lainnya di Indonesia.

    “Sebagai perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya maupun di Bursa Efek New York (AS), kami percaya dewan komisaris serta dewan direksi Indosat telah menjalankan fungsinya sesuai undang-undang berlaku serta bekerja obyektif untuk kepentingan para pemegang saham perusahaan,” ujarnya.

    Kuan Kwee Jee juga menambahkan bahwa enam dari delapan orang anggota Dewan Komisaris STT merupakan orang yang independen sehingga tidak akan mempengaruhi Indosat untuk melakukan perbuatan melawan hukum.

    Indosat buka tender satelit pengganti Palapa-C?

    JAKARTA: PT Indosat Tbk telah membuka tender internasional bagi pengadaan satelit baru sebagai pengganti Palapa-C2 pada slot orbit 113o BT yang akan habis masa kerjanya pada 2010.

    Direktur Regional Sales Indosat Wityasmoro Sih Handayanto mengatakan Indosat tengah melakukan proses untuk melakukan tender internasional bagi pengadaan satelit pengganti Palapa-C2 pada slot orbit 113o BT.

    “Proses pengadaan satelit baru tersebut saat ini masih dalam tahap akhir penyelesaian RFP [request for proposal] atau penentuan spesifikasi,” ungkapnya kepada Bisnis, kemarin.

    Slot 113o BT dihuni oleh Satelit Palapa-C2 milik Indosat yang beroperasi hingga 2010 dan direncanakan pada 2009 akan diluncurkan satelit baru sebagai pengganti Satelit Palapa-C2.

    Hingga saat ini, satelit Palapa-C2 milik Indosat yang diluncurkan pada 1996 dengan 24 transponder C-Band dan 4 transponder Ku-Band memiliki cakupan layanan di negara-negara Asean, Asia dan Australia.

    Wityasmoro tidak menyebutkan nilai tender pengadaan satelit pengganti Palapa-C2 dan vendor dari negara mana saja yang telah mendaftar, namun pihaknya hanya berkomitmen akan memilih yang terbaik dari peserta tender.

    Sebagai gambaran, rencana investasi pengadaan satelit Telkom-3 milik PT Telkom Tbk memakan biaya sekitar US$168 juta.

    Pemerintah sendiri telah mulai mengadakan perundingan bagi penyelamatan slot orbit satelit 113o BT yang akan berakhir pada 2010.

    “Ditjen Postel telah melakukan tahapan perundingan bagi penyelamatan slot orbit 113o BT dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaannya,” ujar Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar kepada Bisnis, kemarin.

    Sesuai peraturan International Telecommunication Union (ITU), proses notifikasi suatu satelit di slot tertentu harus diajukan tujuh tahun sebelum berakhir masa kerjanya.

    Selama ini satelit Palapa-C2 dikenal sebagai satelit komunikasi serta satelit yang menyediakan jaringan terestrial microwave maupun kabel serat optik untuk jaringan distribusi video domestik dan internasional.

    Microwave merupakan jaringan antarmenara telekomunikasi milik operator seluler, sementara kabel serat optik merupakan jaringan tulang punggung yang membawa akses data pitalebar berkecepatan tinggi dan berkapasitas besar.

    Pada 2009, slot orbit satelit 118o BT C-Band yang saat ini ditempati satelit Telkom-2 juga akan berakhir masa kerjanya sehingga Telkom menyiapkan satelit baru sebagai penggantinya.

    Slot 118o BT

    Sementara pada slot 118o BT Ku-Band, ITU secara resmi telah menerima notifikasi pendaftaran satelit Palapa C3K pada slot 118o BT milik Telkom.

    “Dengan diterimanya notifikasi pendaftaran satelit di slot tersebut maka Indonesia tidak jadi kehilangan salah satu slot orbit yang sangat bernilai tinggi tersebut,” demikian pernyataan resmi Ditjen Postel, akhir pekan lalu.

    Menurut Kabag Umum dan Humas Ditjen Postel Gatot S. Dewa Broto, Indonesia hampir kehilangan aset yang sangat berharga tersebut, namun tim Indonesia yang terdiri dari Ditjen Postel dan Perwakilan Tetap RI di Jenewa, akhirnya berhasil membuat ITU menerima notifikasi satelit C3K di slot tersebut.

    Satelit Palapa C3K merupakan milik Telkom setelah operator itu menyetujui pengelolaan slot orbit 118o BT milik Indonesia yang habis masa kepemilikannya 15 Juli lalu. (arif.pitoyo@ bisnis.co.id)

    Kementerian Negara BUMN (18 September 2006)

    Kabel Laut Regional, Prasarana SLI

    KADANG kala kita merasa pemerintah ini aneh dalam mengambil kebijakan yang sesekali malah tidak sejalan dengan niat dan kebijakan sebelumnya atau lamban dalam menyikapi kemajuan, utamanya dalam masalah telekomunikasi. Entah karena mungkin sektor telekomunikasi, lewat BUMN-nya, PT Telkom, yang memberi kontribusi terbesar kepada negara dari dividen dibanding BUMN lainnya, atau pemerintah masih saja terpukau pada pertumbuhan telekomunikasi dunia yang begitu pesat, tercepat dibanding pertumbuhan apa pun ciptaan manusia yang ada.

    KETIKA Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi mengamanatkan adanya kompetisi, pemerintah justru mencanangkan kompetisi terbatas dalam bentuk duopoli yang sekaligus menghambat terbukanya bisnis telekomunikasi dari investor luar. Sebetulnya bisa dipahami, sebab PT Telkom dan PT Indosat (waktu itu) masih dianggap bayi yang masih rentan terhadap virus kompetisi yang acapkali sangat ganas karena sudah terbiasa dilindungi dalam bentuk monopoli.

    Padahal, kompetisi akan membuat masyarakat punya pilihan dan selalu ada bandingan sehingga operator akan berupaya memberi layanan yang terbaik. Namun, untuk tahap awal boleh jugalah. Belum kompetisi, tetapi tidak lagi monopoli dalam bentuk duopoli. Siapa tahu nanti ke depan ada yang berhasil mempengaruhi para pengambil keputusan sehingga tahapan selanjutnya sebelum adanya kompetisi diperkenalkan tripoli, bisnis telekomunikasi dijalankan oleh tiga operator pemegang lisensi yang sama.

    Dengan dasar pemikiran belum mature-nya PT Telkom dan PT Indosat ini, pemerintah lalu menggenjot duopoli dengan melakukan restrukturisasi. Bentuknya antara lain penyelesaian masalah kepemilikan bersama (cross ownership) antara PT Telkom dan PT Indosat. Walau tersandung-sandung-karena memang skenarionya demikian-cross ownership akhirnya bisa tuntas dan kini masing- masing dapat mainan sendiri, meski pada perkembangannya hampir separuh saham Indosat dikuasai Singapore Telecommunications Technologies (STT).

    PT Indosat sendiri melakukan strukturisasi internal dengan melakukan merger atas dua anak perusahaannya, PT Satelindo dan PT Indosat Multi Media Mobile (IM3). Dengan merger ini, tidak dikenal lagi Satelindo atau IM3, kecuali produknya, Matrix, Mentari, Smart, dan Bright sebagai produk seluler Indosat.

    Bisnis satelit Satelindo juga masuk ke jajaran Indosat, demikian pula bisnis sambungan langsung internasional (SLI 008) yang semula sempat bersaing dengan produk sama di Indosat, SLI 001, dan kini dikendalikan sendirian oleh PT Indosat. Ini justru yang menjadi kegelisahan karena kurang cepatnya pemerintah memutuskan tindakannya. Pada saat duopoli dihangatkan dan hampir klimaks, kenyataannya kini di bisnis SLI justru terjadi monopoli kembali dengan dikuasainya dua lisensi SLI oleh PT Indosat.

    Dengan tetap berjalannya monopoli di akses SLI oleh PT Indosat, maka investasi yang dilakukan operator lain, dalam hal ini PT Telkom, akan menjadi mubazir. Padahal, dengan dimilikinya lisensi sebagai operator SLI oleh PT Telkom, masyarakat akan memiliki pilihan layanan untuk sambungan ke luar negeri.

    PT Telkom yang sejak Agustus 2002 sudah dicanangkan akan masuk ke bisnis SLI yang diundur hingga Agustus 2003, diundur lagi, hingga kini belum mendapat lisensi SLI-nya. PT Telkom memang secara nyata menjalankan bisnis SLI lewat VoIP (voice over Internet protocol) dan bukannya SLI. Selain itu, PT Telkom juga menyelenggarakan sambungan lintas batas (bordercom) antara Batam dan Singapura serta dengan Johor (Malaysia) dengan menggunakan prasarana radio gelombang mikro (microwave). Tetapi, VoIP dan lintas batas itu konon di telekomunikasi tidak digolongkan sebagai bisnis SLI.

    Kelambanan inilah yang tampaknya menggelisahkan PT Telkom, sebab mereka sudah menyiapkan sarana dan prasarana untuk SLI jauh-jauh hari, tetapi belum dapat digunakan secara resmi. Kini, untuk hubungan internasional, selain lewat TelkomSave dan TelkomGlobal (VoIP) serta bordercom, mereka juga sudah membangun prasarana berupa jaringan kabel laut bersama-sama Singapura (SingTel) dan Thailand (CAT/ Communication Authority of Thailand).

    Bagi PT Telkom, hanya tinggal selangkah lagi untuk masuk ke bisnis sambungan langsung internasional dengan memiliki semua prasarana yang ada, termasuk satelit Palapa dan Telkom-1. Namun, tampaknya sistem komunikasi kabel laut (SKKL) akan jauh lebih bagus daripada menggunakan satelit, apalagi kabel lautnya memakai serat optik.

    Komunikasi lewat satelit, menurut Janto Warjanto, Kepala Divisi Long Distance PT Telkom, ada beberapa kendala, antara lain adanya penundaan (delay) dan kapasitasnya yang jauh lebih rendah dari kabel laut. Tiap transponder-satelit rata-rata punya 24 atau 36 transponder-kapasitasnya paling tinggi hanya 36 megahertz (MHz), sementara kabel laut hitungannya dalam orde giga dan selembar serat optik minimal berkapasitas 155 MHz.

    Direktur Utama PT Telkom Kristiono mengungkapkan, pihaknya berhasil menggelar jaringan kabel laut serat optik dari Batam sampai Thailand (Songkhla), mampir di Changi (Singapura), sepanjang 1.035 km lebih. Proyek yang dinamakan TIS (Thailand, Indonesia, Singapura) dan menelan biaya sampai 36 juta dollar AS ini diselesaikan pembangunannya pada 26 November lalu.

    Proyek ini diresmikan Selasa (2/12) kemarin di Batam, yang dihadiri selain oleh Kristiono juga oleh CEO (Chief Executive Officer) Singapore Telecom Lee Hsien Yang dan EVP (Executive Vice President) CAT Dr Kittin Udon. Pada kesempatan itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Agum Gumelar melakukan percakapan internasional dari Jakarta dengan Duta Besar Indonesia untuk Thailand.

    Sekaligus sore itu juga lewat konferensi jarak jauh dari Jakarta Menhub meresmikan hasil pembangunan baru PT Telkom, jaringan SKSO (sistem komunikasi serat optik) HPBB (High Performance Back Bone) Sumatera. Jaringan itu melintang sepanjang hampir 3.000 km meniti jalur dari Medan, Pekanbaru, Jambi, Palembang, dan Bandarlampung hingga Jakarta, Semanggi, lewat Kalianda-Ciwandan-Cikupa yang biayanya mencapai Rp 650 miliar. Biaya itu juga termasuk pembangunan jalur SKSO Pekanbaru-Dangas (Batam), Pekanbaru-Dumai, dan Dumai-Batam.

    Jaringan serat optik HPBB Sumatera ini dalam operasinya menggunakan teknik modulasi DWDM (dense wavelength division multiplexing). Ia berfungsi sebagai sarana transpor untuk menghubungkan jaringan tulang punggung Jawa (Java Back Bone) dengan jaringan tulang punggung Sumatera. Jaringan ini juga merupakan transpor utama untuk SLI dan data paket.

    Beda dengan proyek pembangunan TIS yang merupakan kerja sama internasional dan menggunakan kabel laut serat optik buatan NEC Jepang, proyek SKSO HPBB Sumatera ini menggunakan kabel serat optik buatan Pirelli, Italia. Selain NEC dan Pirelli, pemasok kabel laut handal di dunia antara lain Alcatel, yang kabelnya digunakan untuk jaringan SEA-ME-WE (South East Asia-Middle East-West Europe), di mana PT Indosat juga ikut konsorsiumnya dan turut memiliki saham.

    Kristiono memandang perlu bagi Indonesia untuk membangun sendiri serat optik kabel bawah lautnya, yang memiliki nilai strategis bagi BUMN itu sebagai operator SLI nantinya. Ini merupakan akses ke jaringan internasional, sementara koneksi ke bagian lain dunia bisa dilakukan dengan menyewa kabel milik operator atau konsorsium lain, atau dengan program pemilikan dan membeli hak pakai kabel laut yang ada.

    Menurut catatan, dari biaya pembangunan proyek TIS yang 36 juta dollar AS itu, Indonesia menanggung sepertiganya. Ini merupakan kerja sama ketiga negara yang sayangnya tidak diikuti oleh Malaysia yang berada di antara Singapura dan Thailand. Pendekatan sebenarnya sudah dilakukan dan ada ide mengundang serta Malaysia, namun mereka tidak segera tercapai kesepakatan, sementara kebutuhan sudah mendesak.

    Bagi operator telekomunikasi di mana saja, untuk akses ke bagian dunia lain, seperti ke Eropa, Amerika, atau Australia, tidak bisa bergantung pada satu rute, misalnya lewat TIS terus ke Hongkong dan ke Amerika lalu mengitari Bumi untuk ke Eropa. “Rute dipisahkan berdasarkan jurusan dan aksesnya ke banyak jaringan, tidak cuma lewat Singapura,” kata Kristiono.

    Pemilikan kabel laut untuk akses internasional, menurut Kristiono, sangat strategis bagi perusahaan yang dipimpinnya itu. Tidak hanya untuk SLI, tetapi juga untuk transpor data dan IPLC (international private lease channel), apalagi kecenderungannya kini perusahaan-perusahaan multinasional menghendaki jaringan telekomunikasi data yang berkapasitas besar. “Jaringan kabel laut serat optik TIS ini merupakan batu lompatan (stepping stone) bagi PT Telkom untuk akses ke bisnis internasional,” katanya. Tanpa memiliki akses ke jaringan internasional, sulit bagi PT Telkom untuk masuk ke bisnis sambungan internasional yang selama ini hanya dimiliki oleh PT Indosat.

    Ia yakin jaringan kabel lautnya bisa segera dimanfaatkan masyarakat karena sewa per E-1 (E-one) TIS akan jauh lebih murah dibanding menyewa E-1 pemilik jaringan lain, termasuk milik PT Indosat. Saat ini malah banyak ISP (Internet service provider/penyedia jasa Internet) di Indonesia yang menyewa jaringan langsung dari AS yang per E-1 harganya 5.000 dollar AS sampai 10.000 dollar AS. “Dengan adanya TIS, para pemilik ISP mempunyai pilihan sehingga tak perlu menyewa kepada orang lain,” kata Kristiono.

    Menurut pengetahuannya, dari semua biaya yang ditanggung ISP, biaya terbesar adalah sewa untuk akses internasional dan TIS menawarkan harga yang bersaing. Kalau sewa akses turun ISP dapat meningkatkan bisnis Internetnya karena tarif ke pelanggan juga dapat diturunkan. “Jadinya, pembangunan jaringan akses internasional ini bukan cuma untuk kepentingan PT Telkom saja,” katanya pula.

    Meski hanya memiliki jaringan akses sepanjang 1.035 km bersama Singapura dan Thailand, PT Telkom juga tetap harus dapat masuk ke jaringan ke bagian lain dunia ini, tetapi cukup dengan cara menyewa. Saat ini banyak sekali pemilik jaringan kabel laut sehingga bagi PT Telkom lebih mudah karena dapat memilih mana yang paling murah.

    Apalagi di dunia sudah terjadi investasi berlebihan di jaringan kabel laut sehingga malah banyak perusahaan yang bangkrut seperti di Amerika dan jaringan global. Meski demikian, saat ini kabel laut di Asia Pasifik relatif belum besar sehingga pasar untuk TIS, misalnya, masih baik.

    Kristiono mengaku masih menunggu pemerintah mengeluarkan lisensi SLI kepada PT Telkom sehingga jaringan kabel lautnya dapat segera dimanfaatkan, meski saat ini sudah untuk kanal sewa. Ia yakin pemerintah sebelum mengeluarkan lisensi ingin duopoli berada dalam aturan yang menyeluruh dan utuh agar kompetisi ke depan dapat berjalan dengan lebih baik.

    Kompetisi, katanya, membutuhkan situasi yang fair dan transparan sehingga masyarakat juga yang diuntungkan. Ia juga diberi tahu bahwa rancangan aturan sudah siap sehingga sebenarnya bisa segera ditetapkan dan tidak mundur lagi dari tahun ini seperti terjadi dua kali sebelumnya. “Tinggal tunggu disemprit (dibunyikan peluit),” kata Kristiono.

    MENURUT Janto Warjanto, kapasitas kabel laut TIS yang kini sudah digunakan ini mencapai 30 giga dan PT Telkom mendapat bagian sepadan (equal) dengan 20 giga. “Ini sudah cukup banyak sampai 10 tahun ke depan, sebab kebutuhan saat ini hanya sekitar 2,5 giga,” kata mantan Direktur Internasional PT Satelindo itu.

    Bagi PT Telkom, kata Janto, bisa saja masing-masing anggota TIS tidak membangun sendiri, melainkan menyewa kapasitas. Namun, kenyataan di dunia komunikasi kabel laut tak ada pemilik kabel yang menyewakan kapasitas sebesar itu.

    Menurut dia, jika harga sewa tidak turun karena persaingan yang makin ketat akibat makin banyak kapasitas tersedia, dalam waktu tiga tahun modal pembangunan akan dapat kembali. Apalagi dewasa ini banyak perusahaan besar yang sudah mulai menghendaki kapasitas besar sampai 2 megabit per detik, tidak lagi cukup hanya dengan 64 kilobit seperti yang disediakan PT Telkom selama ini.

    Dengan adanya TIS ini, otomatis performansi pengiriman data lewat PT Telkom akan membaik dari saat ini yang masih rendah. Hal itu akan menguntungkan masyarakat, terutama pelanggan korporasi yang memiliki akses ke luar negeri.

    Untuk sementara, TIS ini sudah memadai bagi PT Telkom karena untuk akses ke bagian dunia lain dapat menyewa kapasitas dari Hongkong, baik untuk ke Amerika atau ke Eropa. Bahkan, ke Australia pun sambungan telepon dapat disalurkan lewat Singapura, Malaysia, atau Hongkong dan PT Telkom dapat memilih yang paling handal dan paling murah.

    Ke Hongkong, PT Telkom menyewa sebesar 2 STM-1 (synchronous transfer mode) yang berkapasitas masing-masing 155 megabit per detik. Tiap 1 STM-1 sama dengan 63 E-1 yang tiap E-1 ada 30 port. Hongkong diakui merupakan titik interkoneksi ke jaringan global, tidak cuma ke AS, tetapi juga ke Cina, Jepang, Eropa dan Australia.

    Meski TIS sudah memadai, PT Telkom tetap akan membangun akses ke jaringan internasional lewat barat yang akan mulai dibangun antara Dumai (Riau) dan Melaka (Malaysia). Selain ke Singapura, yang merupakan akses terpendek ke mancanegara dari Indonesia, jalur Dumai-Melaka juga pendek, hanya sekitar 115 km saja. Dari sini akses ke dunia luar bisa masuk ke Sea-Me-We3 atau jaringan kabel laut yang lain.

    Dikatakan, perkembangan saat ini, jaringan kabel komunikasi tidak lagi model star yang bercabang-cabang, melainkan ring, dan di domestik PT Telkom sudah menerapkan tujuh ring. Di internasional, dengan ring kita tidak bergantung pada satu negara atau jaringan karena akses bisa dilewatkan ke mana saja sehingga jika terjadi apa-apa dengan satu negara atau jaringan, pemakai jasa tidak dirugikan dan hubungan tak terputus.

    Untuk akses internasional ini, selain jaringan domestik masuk lewat Batam-TIS terus ke Hongkong, dapat juga Batam-Dumai-Melaka terus ke Eropa lewat Timur Tengah. “TIS dan DMCS (sistem kabel laut Dumai-Melaka) akan menjadi tulang punggung (backbone) telekomunikasi internasional ASEAN,” tutur Janto. (MOCH S HENDROWIJONO)

    PT Telkom Tetap Akan Kembangkan Bisnis Satelit

    Jakarta, Kompas - Wakil Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Garuda Sugardo mengungkapkan, Telkom akan terus mengembangkan bisnis satelit di Indonesia. Kondisi geografis wilayah Nusantara yang luas merupakan peluang yang sangat potensial.

    “Peran satelit di Indonesia masih sangat penting mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan. Secara bisnis, peluang satelit masih terbuka lebar. Sekarang tinggal fokus dan komitmen dari operator maupun regulasi,” kata Garuda kemarin di Jakarta.

    Menurut Garuda, satelit merupakan pilihan teknologi yang sangat penting karena penyebaran informasi dan budaya melalui satelit sangat luas dan cepat. Satelit juga akan mendorong pembangunan dan pola transaksi bisnis yang lebih maju.

    Sekitar awal tahun 1990, Telkom mempunyai tiga satelit. Lalu, satu satelit beserta pelanggannya (Palapa B2P) dialihkelolakan ke Satelindo dan sekarang dioperasikan Indosat. Awal tahun 2000, Telkom mendirikan TelkomVision yang menggunakan satelit Telkom-1. Kini tercatat ada tiga TV berbayar yang menggunakan satelit, termasuk TelkomVision. Perkembangan yang terjadi, jaringan telekomunikasi dan TV sudah semakin luas.

    Sementara itu, telepon seluler sudah mencakup semua kabupaten dalam waktu singkat. Jumlah pelanggan GSM saat ini mencapai 55 juta dan 29,3 juta di antaranya merupakan pelanggan Telkomsel, anak perusahaan Telkom (Semester I tahun 2006). Penetrasi yang cepat terjadi, antara lain, karena dukungan satelit yang memiliki jangkauan sangat luas.

    Sekarang, kata Garuda, sebanyak 414 kabupaten sudah dapat menikmati telekomunikasi, baik telepon tetap, GSM, bahkan Internet. Di akhir tahun 2009, sekitar 70.000 desa diperkirakan akan dapat saling berkomunikasi, di antaranya karena menggunakan satelit.

    Tanggal 17 November 2005 Telkom telah meluncurkan Satelit Telkom-2. Dari perhitungan Telkom, satelit itu akan menambah pendapatan Telkom sebesar 20 juta dollar AS atau Rp 200 miliar per tahun selama 15 tahun (kurs 1 dollar AS sebesar Rp 10.000). Pendapatan itu diperoleh dari biaya sewa sepuluh dari 24 transponder pada satelit Telkom-2 itu. Jika satelit Telkom-2 menjalankan misinya selama 15 tahun, sumbangan pendapatan ke PT Telkom sebesar Rp 3 triliun.

    Saat ini pasar Indonesia masih dikuasai operator asing yang mengoperasikan 23 satelit dengan total transponder 554 unit. Asosiasi Satelit Indonesia memprediksi pertumbuhan transponder di Indonesia dalam delapan tahun ke depan bertambah 323 transponder.

    Permintaan pelayanan satelit di kawasan Asia diprediksi masih tertinggi dibandingkan dengan benua lainnya sampai tahun 2010. (OTW)
    19 Agustus 2006

    05/06/07 20:31

    Indosat Akan Luncurkan Satelit Baru

    Jakarta (ANTARA News) - PT Indosat Tbk berencana meluncurkan satelit baru untuk menggantikan satelit Palapa-C2 yang akan berakhir beroperasi pada Januari 2011.

    “Kita akan luncurkan satelit kita yang baru. Saat ini sedang dalam proses pengadaan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah kita putuskan untuk masalah satelit kita yang baru,” kata Direktur Utama Indosat yang baru terpilih, Johnny Swandi Sjam, dalam jumpa pers usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Kantor Indosat, Jakarta, Selasa petang.

    Dia mengatakan, Indosat harus sudah meluncurkan satelit baru paling lambat pada 2009 untuk menggantikan satelit yang lama yang berada di slot orbit 113 derajat Bujur Timur.

    Sementara itu, Direktur Corporate Service Indosat yang baru, Wahyu Wijayadi, mengatakan Satelit Palapa-C2 masih beroperasi seperti biasanya dan digunakan untuk operasional sehari-hari.

    Dalam buku laporan tahunan 2007 Indosat disebutkan Satelit Palapa-C2 memiliki umur manfaat yang terbatas, yang saat ini diperkirakan akan berakhir pada bulan Januari 2011.

    Berbagai faktor dapat mempengaruhi umur operasional dari satelit Palapa-C2, termasuk kualitas rancang bangun, daya tahan komponen, jumlah bahan bakar yang tersedia, peralatan peluncuran yang digunakan serta metode pamantauan dan pengoperasian satelit.

    Laporan tahunan itu juga menyebutkan satelit dapat berhenti beroperasi sebelum Januari 2011 dan Indosat berkeyakinan perbaikan semasa di orbit tidak layak.

    Bila satelit tersebut mengalami gangguan teknis atau kegagalan, maka pemerintah dapat menetapkan Indosat telah gagal dalam mengoptimalkan orbit yang ditetapkan berdasarkan lisensi Indosat, yang dapat berdampak pada keputusan pemerintah untuk mencabut lisensi Indosat dan memberikan kepada salah satu kompetitor.

    Mengenai permasalah slot orbit satelit 150,5 derajat yang telah dilepas haknya (supress) oleh ITU (International Telecommunication Union), Wahyu Wijayadi mengatakan, pihaknya telah mengajukan rencana bisnis baru untuk pengelolaan slot orbit satelit 150,5 derajat Bujur Timur kepada pemerintah.

    “Untuk 150 itu kita sudah mengajukan bisnis plan kepada pemerintah, karena yang punya hak itu pemerintah, untuk diijinkan kembali menggunakan slot satelit 150 derajat karena operator lain ternyata juga menginginkan, sehingga masing-masing operator diminta untuk mengajukan bisnis plannya,” kata Wahyu.

    Dia mengatakan, pemerintah kemudian akan menetapkan operator mana yang kira-kira paling layak untuk diberikan slot orbit satelit 150,5 derajat Bujur Timur. (*)

    05/06/07 16:54

    Pemerintah Akan Ambil Tindakan, Jika Indosat Rugikan Negara

    Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah akan mengambil tindakan lebih lanjut, jika memang di PT Indosat Tbk terbukti telah terjadi transaksi derivatif yang membuat negara kehilangan potensi penerimaan.

    “Nanti kita lihat kalau memang terbukti itu terjadi maka kami akan mengambil tindakan lanjut,” kata Deputi Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bidang Pertambangan, Industri Strategis, Energi, dan Telekomunikasi, Roes Aryawijaya, kepada pers di Jakarta, Selasa.

    Ia mengatakan, pemerintah sebagai pemegang saham akan mengambil tindakan bila kasus transaksi derivatif benar terjadi.

    Sementara itu, menanggapi rencana Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) yang akan meneliti laporan keuangan Indosat, Roes yang juga Komisasris di BUMN telekomunikasi itu, menilai bahwa hal tersebut sah-sah saja karena memang sesuai dengan tugas dan fungsi lembaga itu.

    “Kalau itu silakan saja, kalau sesuai tugas dan fungsi Bapepam-LK memang bisa saja,” katanya.

    Roes enggan berkomentar soal apakah kasus transaksi derivatif akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atau tidak.

    “Karena ini adalah perusahaan terbuka,” katanya.

    Sebelumnya diberitakan, Indosat diduga telah melakukan mismanajemen atau salah kelola dalam transaksi derivatif yang dilakukan pada 2004-2006.

    Akibat aksi tersebut, negara kehilangan potensi penerimaan pajak dan dividen sebesar Rp323 miliar.

    Sementara itu, Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil, terkait transaksi derivatif tersebut, mengatakan bahwa ada aksi korporasi dan hal-hal wajar lainnya kerap terjadi dalam sebuah perusahaan.

    “Jadi, transaksi derivatif itu sebenarnya praktek bisnis yang biasa,” katanya.

    Namun, ia menegaskan, persoalan tersebut harus dilacak apakah telah memenuhi standar “Good Corporate Governance” (GCG). (*)

    Kamis , 14/06/2007 17:02 WIB
    Satelit Sumbang 20% Penetrasi Internet
    Achmad Rouzni Noor II - detikInet

    Jakarta, Presiden Direktur Indosat M2, Indar Atmanto, mengatakan kontribusi satelit terhadap penetrasi internet di Indonesia adalah 20-30 persen. Saat ini, kata Indar, pengguna Internet di Indonesia adalah 8 persen dari 220 juta jiwa penduduk Indonesia.

    Namun dari angka itu, yang menjadi pelanggan diperkirakan hanya seperlimanya. Untuk pelanggan internet broadband, diperkirakan 40.000 pengguna.

    “Secara industri, pasar satelit di 2006 mencapai US$ 2 miliar,” ujar Indar, ketika di acara Apsat (Asia Pasific Satellite) 2007 International Conference di Hotel Le Meridien Jakarta, Kamis (14/6/2007).

    Pertumbuhan per tahun pengguna satelit menurutnya mencapai 27 persen, sedangkan pendapatan dari tahun ke tahun 17 persen dari US$ 2 miliar. Persentase yang sama juga terjadi di bisnis internet, lanjutnya.

    Direct to Home

    Menurut Indar, satelit cocok untuk broadband penetration langsung ke rumah-rumah. “Bukan hanya untuk perusahaan, sekarang sudah waktunya untuk pasar tingkat konsumen (langsung ke rumah-rumah-red). Teknologinya sudah ada, dengan Satelit Ku-Band,” tukasnya.

    Harga untuk layanan broadband via satelit, ujar Indar, relatif lebih murah. Ia yakin teknologi ini bisa menghasilkan layanan dengan tarif di bawah Rp 2 juta per bulan. Itu sudah termasuk antena dan modem, sedangkan biaya layanannya bisa di bawah Rp 1 juta per bulan.

    IM2 saat ini telah memanfaatkan Satelit Palapa C2 untuk menghantarkan internet broadband langsung ke rumah-rumah di Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan. Layanan itu di-soft launch April 2007 dan resmi digelar Mei 2007.

    Saat ini baru ada dua atau tiga pengguna layanan tersebut. Namun, hingga akhir tahun 2007, IM2 menargetkan 500-1.000 pelanggan. Pasar potensialnya, tutur Indar, adalah perkebunan, Pemerintah Daerah, dan area lain yang tidak terjangkau kabel.

    Bisnis satelit Indosat mengkontribusi 20-30 persen dari pendapatan Multimedia Internet Data (MIDI). MIDI menyumbang 15 persen dari pendapatan total Indosat. Tahun 2006 total pendapatan indosat diperkirakan mencapai Rp 17 triliun.
    (wsh/ash)

    Indosat akan Luncurkan Satelit Baru
    Minggu, 28 Januari 2007 | 19:20 WIB

    TEMPO Interaktif, Jakarta:
    PT Indonesian Satellite Corporation Tbk. (Indosat) akan meluncurkan satelit Palapa seri D menggantikan Satelit Palapa C2 pada pertengahan 2009.

    Sebab Palapa C2 akan berakhir masa orbitnya sekitar 2010 hingga 2011. peluncuran satelit baru pada 2009 untuk mengantisipasi kendala yang akan terjadi pada satelit baru atau satelit lama.

    Direktur Regional Sales Indosat Wityasmoro Sih Handayanto mengatakan, Satelit baru itu berkapasitas 49 transponder yang cakupan areanya mencapai hampir seluruh wilayah Asia Pasifik termasuk India, Jepang, dan Australia.

    Kapasitas transponder itu lebih banyak dibandingkan satelit Palapa C2 yang berjumlah 36 transponder. Transponder adalah alat yang menerima percakapan dalam satu frekuensi, kemudian memperkuatnya, dan mentransmisikannya kembali ke bumi melalui frekuensi lain.

    Dalam sebuah satelit komunikasi biasanya menggunakan geosynchronous transponder yang beroperasi pada ketinggian 42.164 km dari pusat bumi atau 35.786 km di atas permukaan laut.

    Eko Nopiansyah

    Pengaturan Slot Orbit Satelit

    Struktur Tarif dan Layanan Satelit Bakal Makin Kompetitif
    Rabu, 21 Pebruari 2007 | 17:08 WIB

    TEMPO Interaktif, Jakarta:
    PT Indonesian Satellite corporation Tbk. (Indosat) menilai rencana pemerintah akan mengatur slot orbit satelit justru akan menciptakan layanan maupun struktur tarif yang lebih kompetitif. Sebab peraturan ini akan mempermudah penggunaan jasa satelit asing.

    “Asalkan regulasi dan enforcement-nya jelas,” kata juru bicara Indosat Adita Irawati di Jakarta hari ini. Seperti diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika tengah merancang peraturan tentang pemanfaatan slot orbit. Peraturan itu dikeluarkan untuk mengantisipasi komersialisasi satelit asing mengorbit di angkasa Indonesia seperti kasus satelit Mabuhay milik Filipina.

    Sejauh ini, Indosat memiliki satelit Palapa C2. Selain untuk keperluan sendiri, Indosat juga mengkomersilkan satelit mereka kepada industri broadcasting, internet service provider, dan sejumlah stasiun radio. “Sekitar 50 persen kami sewakan,” ujar dia.

    Adita menerangkan, bisnis satelit memberikan kontribusi yang cukup besar. Dari sekitar Rp 927 Milyar laba bersih yang tercatat hingga akhir kuartal ketiga tahun 2006, bisnis satelit Indosat menyumbangkan sekitar 14 persen dari total pendapatan.

    Rencananya, Indosat juga akan menambah koleksi satelit mereka pada tahun 2009. Satelit palapa seri D dengan kapasitas 40 transporder itu saat ini masih dalam tahap perencanaan tender. Namun, Anita belum bisa menjelaskan detil pelaksanaannya.

    riky ferdianto

  8. Anonymous says:

    SEKAPUR SIRIH

    Puji Syukur kehadirat Allah SWT, akhirnya pengurus Sanggar Telematika dapat menyelesaikan pembuatan dan menerbitkan majalah e-SKa FreeMagz ini, setelah kurang lebih 3 bulan lamanya.
    Pada saat pertama para pengurus Sanggar Telematika melaporkan dan meminta dukungan, saya sangat terkesan dengan pengembangan yang akan dilakukan untuk meningkatkan, keberhasilan dan perkembangan pendidikan dalam meningkatkan kecerdasan bangsa dalam bidang Informasi Teknologi khususnya di wilayah Indonesia Timur.
    Atas nama pribadi saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pengurus Sanggar Telematika, yang telah mencoba mengungkapkan dinamika perkembangan Telematika di Indonesia dengan bahasa yang popular untuk para siswa Sekolah dan di tingkat Perguruan Tinggi. Semoga majalah ini bermanfaat untuk seluruh pembaca yang ingin mengetahui Informasi Teknologi lebih jauh, saya harapkan nantinya tidak hanya dibaca oleh para siswa di wilayah Indonesia Timur tetapi dapat dibaca oleh para siswa di seluruh wilayah Indonesia tercinta ini.

    Jakarta, 25 juni 2007

    Cahyana Ahmadjayadi
    Direktur Jenderal Aplikasi Telematika

  9. Anonymous says:

    satrianusantara9@telkom.net ke bukumurah.blog.com
    kajiankedungringin.blog.com ke yennyhns@yahoo.com

  10. Anonymous says:

    satrianusantara9@telkom.net ke
    1. bukumurah.blog.com ke
    2. bukumurah-satria.blogspot.com
    yennyhns@yahoo.com
    1. kajiandesakedungringin.blog.com
    sumatraonline.blog.com ke sumatraonline@telkom.net

  11. Anonymous says:

    satrianusantara9@yahoo.com untuk mailing list

  12. Anonymous says:

    Apa Ada lagi yang belum teridentifikasi
    1. cahyana161.wordpress.com
    2. kajiandesakedungringin.blog.com
    3. wijaya.blog.com
    4. bukumurah.blog.com
    5. bukumurah-satria.blogspot.com
    6. sumatraonline.blog.com
    6b. sumatraonline.blogspot.com
    7. infotranselektronik.blog.com
    8. dpnkorpri.blog.com

  13. Anonymous says:

    ada lagi 1 yang terakhir
    1. cinta-kasih-ku.blogspot.com ini adalah karya dari transformasi.1732@gmail.com

  14. Anonymous says:

    syarif_xxvijay1234:infotranselektr

  15. Anonymous says:

    Bersyukur Dalam segala Kondisi

    Yang penting adalah bagaimana anda mampu bersyukur…

    Hati yang bersyukur adalah hati yang belajar mampu memakan menelan segala apapun yang ada di alam semesta

    Kata Allah :
    Tidaklah memuat ku Petala Langit Dan Bumi
    Akan tetapi memuatku Qolb hambaKU yang mukmin

    Sebelum mampu memuat asma ALLAH itu, belajarlah menelan seluruh alam semesta, mencoba menerima segala rasa

  16. Anonymous says:

    moedjiono@depkominfo.go.id, ashwin@depkominfo.go.id, moedjiono@gmail.com, nuh@depkominfo.go.id
    Moekti H. Soejachmoen (kuki@pelangi.or.id)
    Jack Sumabrata (sumabrata@pelangi.or.id)
    Andi Rahmah (andi_rahmah@pelangi
    sarwono@dpd.go.id

  17. Anonymous says:

    http://dyusup.wordpress.com/page/4/
    http://rajasimarmata.wordpress.com/author/rajasimarmata/
    http://komunikasidata.multiply.com/journal
    http://blue-guardian.blogspot.com/2007_09_01_archive.html
    http://iloworld.blogspot.com/2007_09_01_archive.html
    http://sdscom.indonetwork.co.id/621199/software-rumah-sakit-klinik.htm
    http://ariefin.wordpress.com/category/uncategorized/
    http://www.geocities.com/fadelku/mis/sysandes.html
    http://agesvisual.wordpress.com/2007/08/22/desain-grafis-sebenarnya/
    http://dennycharter.wordpress.com/2008/04/04/e-education-revolusi-sistem-pendidikan/
    http://arashirin.wordpress.com/2007/12/31/konsep-dasar-sistem-informasi-geografis/
    http://adingresik.blogspot.com/2007/12/manajemen-sistem-informasi-bagian-3.html
    http://adingresik.blogspot.com/2007_09_01_archive.html
    http://anisfuad.wordpress.com/2006/12/17/aspek-organisasional-dalam-pengembangan-sikda/
    http://snytx.blogspot.com/2007_09_01_archive.html
    http://teriyakiboz.wordpress.com/category/sistem-manajemen-operasi/
    http://teriyakiboz.wordpress.com/category/sistem-manajemen-operasi/
    http://bayubangget.blogspot.com/2007/12/sistem-informasi-geografis.html
    http://yokattaintegra.indonetwork.co.id/384261/gis-geographical-information-system.htm
    http://hudha.wordpress.com/page/2/
    http://ardiansyah5.tripod.com/bab2.htm
    http://hamsahthefutureleader.wordpress.com/category/proyek-sistem-informasi/
    http://www.ebizzasia.com/0102-2002/egov,0102,01.htm
    http://snytx.blogspot.com/2007_09_01_archive.html

  18. Anonymous says:

    Hari ini :
    1. Apartemen
    2. Mekanical Engienenring
    3. Hotel 150 rb
    4. Gambar Pak CA
    5. Kominfo

  19. download says:

    You did it! …How did you do it?

  20. Websites like yours are an excellent source of information for new and experienced users alike.

  21. Anonymous says:

    Dalam artikel ini akan dibahas hal-hal berikut:
    1. Melacak alamat IP suatu situs
    2. Melacak Real Adress server suatu situs
    3. Cara Mengetahui IP address lawan chatting kita

    1. Melacak alamat IP suatu situs
    Untuk mengetahui alamat IP suatu situs, kita dapat melakukan PING terhadap situs
    tersebut. Caranya: Masuk ke command Prompt dan ketikan PING http://WWW.SITUS-
    YANG-DILACAK.COM lalu tekan enter. Maka akan muncul alamat Ip situs tersebut.

    2. Melacak Lokasi server (real address) suatu situs
    Kita dapat melacak lokasi server suatu situs hanya dengan mengetahui alamat situsnya saja. Coba anda buka http://www.domainwhitepages.com Tinggal masukkan IP address situs
    tadi atau masukkan alamat situsnya dan anda akan mendapatkan info lengkap tentang
    server dari situs tersebut diantaranya adalah lokasi negara dan kota.

    3. Melacak IP address lawan chatting kita
    Saat kita menggunakan Yahoo messenger, sebenarnya kita bisa mengetahui alamat IP
    dari lawan chatting kita. Caranya:
    :: Kirimkan suatu file pada lawan chat kita.
    :: Lalu masuklah ke Command Prompt (MSDOS) dan ketikkan NETSTAT -N lalu
    tekan enter, maka alamat IP lawan chatting anda (yang telah anda kirimi file tadi) akan
    muncul beserta port yang digunakan untuk pengiriman file.
    :: Untuk mengetahui lokasi lawan chatting anda (real address) seperti ia berada di
    kampus atau di warnet mana, tinggal anda chek di http://www.domainwhitepages.com
    dengan mempergunakan alamat IP yang anda dapatkan.

    Februari 16, 2008

    wijaya_99 giw1234567

  22. Anonymous says:

    Bagi para pengguna facebook pasti banyak yang ingin mencoba-coba untuk mengerjai atau ngisengin akun facebook orang lain, ntah itu memang coba-coba aja, pengen sok-sok an aja atau memang ada yang memiliki dendam kesumat (ckckck…gak bae’ niyh), hehe…

    Nah ada suatu cara niyh untuk ngerjain FB teman kita, yaitu nanti teman kita jadi gak bisa login gara-gara FB nya freeze alias keblokir sementara, nah untuk menggunakan cara ini membutuhkan suatu software bernama “GroundZerosFacebookFreezer, cara kerja dari software ini adalah, kita nanti akan memasukan email teman kita yang akan kita kerjain, nah trus pilih tombol “freeze, dan untuk mem-freeze butuh waktu beberapa saat, setelah di freeze maka akun FB teman kita tidak bisa login selama kita “freeze” kan, nah untuk membebaskan freeze nya kembali tinggal pilih “stop freezer”.

  23. Anonymous says:

    E-Book ASYIK JUGA cuma hanya pinjam gak dimiliki
    http://www.geocities.com/pustakaklasik/

  24. Anonymous says:

    Date 01/04/2009
    • Ada spekulasi bahwa Facebook akan go public

    Gideon Yu sebagai co Finance Facebook keluar, setelah menjadi CFO sejak Juli 2007 bekerja di Facebook. Gideon Yu berumur 37 tahun, dia pernah pertugas di Yahoo, Google dan Youtube.
    Ketika di Youtube, Gideon Yu berhasil menangani perusahaan Youtube ke Google dengan nilai $1.76 milyar.

    Rumor, Facebook akan dijual ke publik sebagai perusahaan Go Public. Pertumbahan pendapatan Facebook meningkat 70% pada tahun ini saja. Konon jabatan Gideon Yu akan digantikan oleh seseorang untuk persiapan Facebook masuk ke bursa saham

    Sekarang bukan jamannnya FRIENDSTER apalagi Mailinglist. Ada orang muda berumur 23 tahun menjadi trilyuner berkat internetan.Kekayaannya sekarang mencapai $ 1, 5 Billion atau sekitar Rp 13,95 triliun, atau Rp. 13.950.000.000.000,00 atau kalo dibeliin es cendol bisa buat berlayar hehehe. Berkat hobinya internetan dia menelorkan ide kreatif nya dengan membuat situs Facebook yaitu social-networking semacam Friendster. Heran juga sih ketika kita yang udah punya domain dot com tapi masih berkutat di google adsense sementara banyak banget ide2 kreatif yang bisa di gali untuk meningkatkan pendapatan. Yang lebih mengagumkan adalah Facebook mulai dirintis tahun 2004 jadi gak terlalu lama untuk berkembang sedemikian dahsyatnya. Jadi bagi kita kayaknya belum ketinggalan banget untuk memulai sebuah dot com yang prospeknya cerah itu. Nama Anak muda itu adalah Mark Zuckerberg. Adapaun perkembangan riwayat Facebook hingga mencapai 60 juta pengguna aktif diawali dari kreatifitas Mark Zuckerberg saat kuliah di Harvard. Berikut rangkuman perjalanan lahirnya Facebook hingga sekarang

    -Mark Elliot Zuckerberg atau Mark Zuckerberg lahir lahir pada 14 Mei 1984 di Dobbs Ferry, Westchester County, New York, Amerika Serikat (AS)

    - Dia suka menyibukkan diri dengan mengutak-atik peralatan elektronik atau program komputer. Pada saat itu, dia bersekolah di Exeter High School, New Hampshire. Di bangku sekolah itulah dia pertama kali berkenalan dengan Adam D’Angelo, yang di kemudian hari menjadi Chief of Technical Officer atau salah satu Direktur Facebook.

    - Zuckerberg dan D’Angelo pernah membuat piranti lunak pemutar musik MP3 yang mampu mendeteksi perilaku dan kebiasaan mendengarkan musik penggunanya dan pernah mau dibeli oleh Synapse tapi ditolak oleh mereka.

    - Zuckerberg lulus dan masuk Harvard University, awalnya membuat program Coursematch yang memungkinkan mahasiswa di kelas yang sama bisa melihat daftar teman-teman sekelas.

    - Proyek selanjutnya membuat facemash.com. Ini merupakan situs pemeringkatan foto-foto mahasiswa di Harvard. Para pengunjung bisa memberi stempel “keren” atau “jelek” foto seorang siswa, dan membuat Zuckerberg beken di kampus dan dipanggil oleh Badan Administrasi Universitas Harvard karena dianggap membobol sistem keamanan komputer kampus, melanggar peraturan privasi di internet, dan melanggar hak cipta.

    -Karena itu mahasiswa bandel ini malah bikin Facebook dan diluncurkannya pada tahun 2004. Karena kebekenannya itu dalam waktu singkat duapertiga mahasiswa Harvard jadi pengguna Facebook.

    - Teman sekamarnya, Dustin Moskovitz dan Chris Hugh, dberhasil mengembangkan sayap ke Universitas Stanford, Columbia, Yale, Ivy College, dan beberapa sekolah lainnya di wilayah Boston. Dalam waktu singkat, mereka meluncurkan Facebook ke 30 sekolah.

    - Zuckerberg bersama Moskovitz dan beberapa teman lain pindah ke Palo Alto, California, liburan musim panas 2004 menyewa rumah kecil buat kantor, ceritanya mereka berlibur sambil kerja eh malah keterusan ngerjain facebok, gitu deh kalo dah dapet duit, dan gak balik ke Harvard, putus sekolah meninggalkan kuliah.

    -Di kantornya itulah Zuckerberg bertemu Peter Thiel, pendiri Paypal, yang ngasih dana segar sebesar US$ 500.000 ,merupakan investor pertama mereka, sesama programmer saling membantu kali, sehingga mereka bisa pindah ke kantor yang lebih besar di di Universitas Avenue yang dinamai sebagai kantor “Kampus Urban”

    - pada September 2004, Divya Narendra, Cameron Winklevoss, dan Tyler Winklevoss, pemilik situs jejaring sosial HarvardConnection menggugat Facebook. Mereka menuding Zuckerberg telah memakai kode program yang sudah disiapkan untuk situs yang kemudian bernama Uconnect itu, secara ilegal.

    - di akhir 2004, pengguna Facebook telah melampaui angka satu juta

    - Pada Mei 2005, dia menggandeng Accel Partners. Accel mengucurkan dana US$ 12,8 juta untuk Facebook.

    - pada 23 Agustus 2005 Zuckerberg membeli domain facebook.com dari Aboutface Corporation senilai US$ 200.000 atau sekitar Rp 1,86 miliar. Setelah itu, dia membenahi situs Facebook agar profil halamannya lebih bersahabat.

    - Pada 2 September 2005, Zuckerberg meluncurkan situs Facebook khusus untuk anak-anak sekolah menengah atas. Hanya dalam waktu 15 hari sejak peluncurannya, sebagian besar sekolah di AS sudah menjadi anggotanya.

    - pada akhir tahun 2005, Facebook telah mencakup sekitar 2.000 kampus dan 25.000 sekolah menengah atas di AS, Kanada, Inggris, Meksiko, Puerto Riko, Australia, Selandia Baru, dan Irlandia.

    - Pada 27 Februari 2006, dia mulai mengizinkan para mahasiswa yang menjadi pengguna situs ini untuk menambahkan siswa-siswa SMA sebagai temannya. Bayangin aja gimana gak tambah rame nih situs

    - BusinessWeek, melansir kabar bahwa Zuckerberg tengah bernegosiasi dengan calon pembeli potensial Facebook. Tapi, akhirnya, dia menolak tawaran yang disebut-sebut bernilai US$ 750 juta atau sekitar Rp 6,97 triliun. Pasalnya, Zuckerberg menganggap harga itu terlalu murah. Saat itu, dia memperkirakan nilai Facebook US$ 2 miliar.

    - Pada April 2006, investor pertama situs ini, yaitu Peter Thiel, Greylock Partners, dan Meritech Capital Partners, menambah investasi di Facebook dengan menyetorkan dana US$ 25 juta. Facebook pun masuk ke India melalui Institut Teknologi India dan Institut Manajemen India. Dua bulan berselang, Facebook terpaksa mengeluarkan duit US$ 100.000 untuk menyelesaikan masalah hak cipta dengan quizsender.com.

    - Pada Juli 2006, Facebook memperkenalkan layanan baru yang bisa memberikan pendapatan tambahan bagi perusahaan. Dengan menggandeng raksasa komputer, Apple Inc., mereka bekerja sama mempromosikan iTunes. Setiap pekan, iTunes bakal mengirimkan 25 contoh lagu secara gratis kepada pengguna Facebook yang menjadi anggota Apple Student Group.

    - pada pertengahan 2006, situs ini sudah merambah Eropa dan Timur Tengah

    - Facebook Notes. Fitur baru ini merupakan fitur blogging yang memungkinkan pengguna memberikan tagging, memasukkan gambar, dan fitur-fitur lainnya. Selain itu, pengguna bisa mengimpor blog dari situs Xanga, LiveJournal, Blogger, dan situs blogging lainnya. Berkat fitur baru tersebut, pembaca bisa memberikan komentar terhadap tulisan yang dimuat pengguna Facebook.

    - September 2006, Zuckerberg membuka layanan Facebook bagi semua pengguna internet. Namun, langkah ini justru menuai protes dari para pengguna dan pelanggan setianya. Alhasil, dua minggu berselang Facebook terpaksa membenahi layanan baru itu dengan membuka pendaftaran bagi pengguna internet yang mempunyai alamat surat atau e-mail yang jelas.

    - Yahoo! mengajukan tawaran akuisisi senilai US$ 1 miliar. Namun, belakangan rencana itu batal terealisasi karena kinerja keuangan Yahoo! di penghujung 2006 anjlok.

    - Peter Thiel, memprediksi pendapatan situs ini pada 2015 nanti bisa mencapai US$ 1 miliar. Nah, pada saat itu, nilai perusahaan pun bakal ikut meroket menjadi sekitar US$ 8 miliar.

    -iklan baris gratis di Facebook. Fitur yang diberi nama Facebook Marketplace ini diluncurkan pada 14 Mei 2007. Layanan baru ini pun langsung menjadi pesaing perusahaan-perusahaan online lain. Craigslist yang sudah lebih dulu menempatkan iklan baris di situsnya. Bisnis Zuckerberg pun kian mengalir lancar. Bahkan, Apple rela memperpanjang kerja sama dengan Facebook untuk memajang contoh musik iTunes

    - Facebook membeli perusahaan Parakey Inc., dari Blake Ross dan Joe Hewitt, pada Juli 2007. Parakey adalah produsen aplikasi komputer yang mempermudah transfer data berupa tulisan, gambar, dan video ke sebuah situs di internet.

    - Gideon Yu, mantan Direktur Keuangan You Tube, menjadi Direktur Keuangan Facebook.

    - Bill Gates, pada Oktober 2007 membeli 1,6% saham Facebook seharga US$ 240 juta. Pasalnya, Zuckerberg tidak berniat menjual semua saham Facebook sekaligus. Alasannya sederhana dan sungguh mulia, dia ingin Facebook tetap independen.

    - Pada 7 November 2007, situs ini meluncurkan layanan terbaru berupa pemasangan iklan dengan sistem yang disebut Facebook Beacon.

    - triliuner Hongkong, Li Ka-shing, tertarik untuk menanamkan duit senilai US$ 60 juta di Facebook pada 30 November 2007.

    - sekitar 60 juta pengguna aktif pada akhir tahun lalu. Jumlah pegawainya sendiri telah mencapai 400 orang. Namun, Facebook adalah perusahaan unik. para eksekutif dan petingginya masih berusia muda, antara 24 tahun-37 tahun.

    - Markas besar Facebook lebih mirip asrama mahasiswa.Para pegawai, yang setiap hari mendapat jatah makan gratis, bekerja sambil melakukan kegiatan favoritnya. Ada yang bermain gitar, bersepeda, main pesawat kontrol, atau bergoyang ditemani musik racikan seorang disc jockey (DJ). Mereka juga tak perlu berpakaian rapi. Celana pendek dan sandal jepit adalah kostum favorit mereka di kantor. Zuckerberg mengaku ogah suasana kantor yang terlalu formal.

    - Meski sudah mampu menghimpun harta kekayaan hingga US$ 3 miliar atau sekitar Rp 27,9 triliun Zuckerberg tetap tampil apa adanya, seperti pemuda kebanyakan yang menggemari pakaian santai. Dia juga masih tinggal di apartemen tipe studio dengan perabotan seadanya: selembar kasur yang diletakkan begitu saja di atas lantai dan dua buah kursi.

    - para analis memperkirakan nilai perusahaan Facebook sudah melonjak jadi US$ 15 miliar. Zuckerberg belum tertarik menjual sahamnya di lantai bursa

    http://dianhadi.wordpress.com/2009/05/05/pendiri-facebook-mark-zuckerberg/

    Oktavita.Com Gosip Artis Indonesia Terbaru, Gosip Selebritis Panas, Tips Trend Model Rambut dan Fashion 2009, serta semua yang berhubungan dengan cewek DAPATKAN SAHAM DI SITUS YANG PALING BANYAK DIKUNJUNGI | Iklan … May 25, 2009 Hasil Pencarian di Internet: Facebook Founder: Mark Zuckerberg, Milyader Termuda | Blogsohib.com memprogram komputer, dan selama masa seniornya di sekolah lanjutan tingkatan atas, ia dan rekannya sesame hacker-programmer Adam D’Angelo tertarik dengan AOL dan Microsoft dengan menciptakan plug-in Winamp yang dapat membangun playlist customized. Facebook.com tercatat sebagai top situs sharing foto di jaringan internet, dan adalah situs peringkat empat yang paling banyak dikunjungi di dunia, terhitung dengan lebih dari 1 persen dari semua penggunaan internet. Sumber: http://blogsohib.com/facebook-indonesia/facebook-founder-mark-zuckerber-milyader-termuda/ Inspire Of Life: Zuckerberg, Si Pembuat Facebook Saat ini ada lebih dari 175 juta pengguna aktif dengan berbagai fasilitas yang ada di situs itu. Facebook kini menjadi situs keempat yang paling sering dikunjungi di dunia. ”Pencuri” Tentu saja sukses Zuckerberg dibarengi dengan kontroversi . persen saham di Facebook senilai 3 miliar dollar AS. Majalah Forbes mendeklarasikan Zuckerberg sebagai miliuner ”self made” termuda di planet ini. Namun, jangan tanyakan perihal kehidupan pribadinya, tidak banyak yang diketahui. Sumber: http://wisnubudiprasetyo.blogspot.com/2009/05/zuckerberg-si-pembuat-facebook.html Tugas II - Analisa Web « Bong’s Blog Pertumbuhan ekonomi Amazon yang “lambat” mendapat keluhan dari para pemegang saham: bahwa perusahaan itu tidak mencapai profitabilitas dengan cukup cepat. Ketika perusahaan dot-com bubble burst, dan banyak perusahaan berbasis .. Menurut Alexa.com, pada bulan Agustus 2008 Kaskus berada di peringkat 290 dunia dan menduduki peringkat 7 situs yang paling banyak dikunjungi di Indonesia. Kaskus Radio merupakan sebuah Radio Internet Indonesia dibawah naungan komunitas kaskus. Sumber: http://phebong.wordpress.com/2009/04/21/tugas-ii-analisa-web/ Dibalik Kesuksesan Facebook | Karir-up.com Sekarang ini para penjelajah ingin berpartisipasi sebagai pengisi *situs* dan Facebook memenuhi hasrat itu. Facebook pun kini menjadi *situs* keempat yang *paling* sering *dikunjungi* di dunia. Mengapa Facebook mengejar My Space, … Zuckerberg juga pernah mencengangkan *banyak* orang, karena menampik tawaran Yahoo untuk membeli Facebook seharga 1 Miliar dollar AS (atau sekitar Rp 12 Triliun). Setahun kemudian, Microsoft membeli 1,6 persen *saham* Facebook seharga 240 juta dollar AS. … Sumber: http://www.karir-up.com/2009/05/dibalik-kesuksesan-face-book/ Kuakui-Dia: Sejarah Lahirnya Mbah Google Pemilik website Google AdSense juga dapat menampilkan iklannya di situs mereka sendiri, dan mendapat untung setiap kali iklan diklik. Aplikasi Google dikenal luas karena layanan pencarian webnya, yang mana merupakan sebuah faktor besar dari . Banyak orang berspekulasi bahwa IPO Google dapat mempengaruhi budaya perusahaan,[79] karena tekanan pemegang saham untuk pengurangan keuntungan karyawan dan jangka-pendek, atau karena jumlah karyawan perusahaan yang besar dapat Sumber: http://www.zaweya.co.cc/2009/05/sejarah-lahirnya-mbah-google.html BeRiTaBaGuS » Blog Archive » Mengenal Web Widget, Kode Script … /Google AdSense merupakan web widget popular untuk pelayanan *iklan*, dan *dapat* menghasilkan revenue bagi website Anda. AdSense menggunakan kode JavaScript yang harus Anda sisipkan pada website Anda, setelah Anda melakukan registrasi yang telah *….* style tampilan web widget seperti warna, lebar, tinggi, dan tentunya simbol *saham*-*saham* port-folio Anda, juga disediakan pilihan apakah Anda mengizinkan pengunjung website untuk *dapat* berinteraksi ikut memasukkan simbol *saham*. …/ Sumber: http://beritabagus.com/?p=32 Keunikan Dunia: Artikel UNIK | 50 Orang Terpenting Dalam Dunia Web … Anda dapat menjalankan mesin pencari yang paling ramai trafiknya di Internet. Proyek kecil-kecilan Sergey Brin dan Larry Page asal Stanford berkembang menjadi gardu Web yang paling banyak dibicarakan dan salah satu dari beberapa nama Dalam situsnya tidak terdapat iklan, mengenakan biaya sangat rendah terhadap sebagian kecil pengunjungnya, memiliki domain “.org,” dan memiliki 23 pekerja. Saat ini meskipun memiliki tampilan sederhana, Craigslist mengakumulasikan 14,1 Sumber: http://inumarulez.blogspot.com/2009/04/artikel-unik-50-orang-terpenting-dalam.html DAPATKAN SAHAM DI SITUS YANG PALING BANYAK DIKUNJUNGI | Free Ads … Orang CERDAS selalu MEMIKIRKAN MASA DEPAN dng MEMILIKI *SAHAM di situs yang paling banyak dikunjungi* pada tahun 2012. Sudah lebih dari 300 ribu orang dr seluruh. … Entry free ads, pasang *iklan* gratis cepat terindex search engine, free ads or *iklan* anda jadi mudah ditemukan konsumen yg sedang googling. free ads *iklan* tanpa batas karakter dilengkapi gambar dan foto, membuat *iklan* anda lebih persuasif dan tajam… entry ad dot com … Sumber: http://freeads.web.id/dapatkan-saham-di-situs-yang-paling-banyak-dikunjungi-5.html Welcome To Marthen’s Blog: Si Pembuat Facebook *Situs* itu secara bertahap dan konsisten terus memperluas jaringan. Saat ini ada lebih dari 175 juta pengguna aktif dengan berbagai fasilitas yang ada di *situs* itu. Facebook kini menjadi *situs* keempat yang *paling* sering *dikunjungi* di dunia. … 20 persen *saham* di Facebook senilai 3 miliar dollar AS. Majalah Forbes mendeklarasikan Zuckerberg sebagai miliuner ”self made” termuda di planet ini. Namun, jangan tanyakan perihal kehidupan pribadinya, tidak *banyak* yang diketahui. … Sumber: http://marthen-petramultimedia.blogspot.com/2009/05/si-pembuat-facebook.html 69 Situs Download Gratis Pernak-Pernik HP Kamu « Spirit Of Kaizen /Di *situs* ini, anda *dapat* mendapatkan informasi download ringtone yang *paling* populer sehingga anda *dapat* menemukan ringtone yang sedang hot atau jadi tren dan *paling* sering didownload. 7. Myxer Tones *….* *Situs* ini merupakan *situs* berita terbaik yang menyediakan pemberitahuan lewat sms (text alert) gratis dengan kategori berita seperti bursa *saham*, skor pertandingan olahraga, waktu rilis film, berita lokal dan cuaca. 45. Peekamo http://peekamo.com …/ Sumber: http://maskhuzam.wordpress.com/2009/04/24/69-situs-download-gratis-pernak-pernik-hp-kamu/ *Disclaimer*: Hasil pencarian yang ada di atas murni berasal dari mesin pencari tanpa adanya perubahan sedikit pun. Kami tidak bertanggungjawab atas daftar URL diatas. Sponsor * Galeri Foto Artis Indonesia * Cari Jodoh Bule * Resep Masakan Indonesia Praktis Serta Kumpulan Aneka Resep Masakan Enak * Tanyakan.Com Tentang Saya Oktavita Hai ^^ Ketemu ‘ma Penulis Oktavita.com ^_+ Panggil aja *vita*. Hobi nulis entah itu tips atau sekedar gosip jadi alasan bikin blog ini. ThansQ dah mampir .^_^. Lebih lanjut ke sini dee : Tentang Saya Kategori * Acara TV (17) * Berita Global (23) * Berita Musisi - Lagu (87) * Bincang-bincang (1) * Buat Cowok (6) * Business (11) * Diari (5) * Download MP3 (54) * Facebook (1) * Film Indonesia Terbaru (2) * Foto Seksi (25) * Free Wordpress Plugins (1) * Gosip Artis (260) * Gosip Panas (72) * Jadi Cantik Yuuk (20) * Jadi Sehat Yuuk (3) * Lirik Lagu (64) * Lowongan Kerja (1019) * Perayaan (3) * Pernikahan Selebritis (39) * Profil Artis (10) * Ramalan (2) * Request Gosip (1) * Resensi Buku (1) * Resensi Film (9) * Secangkir Ilmu (2) * Secuil Tips (11) * Selebriti pacaran (31) * Semangkuk Kisah (1) * SMS ucapan (10) * Teknologi (9) * Tips Perawatan Miss.V (2) * Tips Perawatan Payudara (4) * Tips Perawatan Rambut (4) * Tips Perawatan Tubuh (5) * Tips Perawatan Wajah (9) * Travel (1) * Ulang Tahun Artis (6) Posting Terbaru * Kekacauan Konser Slank Dan Letto - Konser Rythm Of Unity * Klip Video ST 12 * Acara Lamaran Nuri Maulida dan Fery Setiawan * Dara The Virgin Band - Dara Rizki Ruhiana * Tika T2 Hamil? * Tya Azhari * Derby Romero Memperkosa Sherina Munaf? * Sherina Munaf Diperkosa Dan Hamil? * Usmanova Ilmira Hamil 5 Minggu * Anak Inul Daratista, Yusuf Ivander Damares * Beranda * Disclaimer * Tentang Saya *Gosip Artis Terbaru, Download MP3, Lirik Lagu Indonesia, Resep Masakan Copyright © 2008 - 2009 by Oktavita.Com - powered by WordPress * Gossip City Theme is created by: Design Disease by Celebrific.

  25. Anonymous says:

    Facebook ditawarkan dana 200 juta dari Rusia
    Artikel Lain
    Antec mini-ITX Skeleton chassis
    Hitachi kerjasama dengan WDC, ambil pabrik WDC di Malaysia
    PhotoFast 533x Plus 32GB Compact Flash
    Kumo, search engine Microsoft minggu depan keluar
    Produk Corsair palsu masuk Indonesia, update mengenal produk palsu
    Produsen chip Nanya dan Hynix naikan harga memory
    Game The Sims 3, sudah nongol 2 minggu sebelum direlease
    Peluncuran Windows 7, tidak terulang seperti Vista
    HP tarik baterai notebook bermasalah, jumlahnya 70.000 buah
    PowerColor HD 4770 AGP, siapa yang bilang
    Seagate pangkas 1100 karyawan
    Microsoft Windows 7 keluar Desember 2009
    Google pasang iklan di TV, promosi browser Chrome
    Visio ambil alih posisi 1 penjualan LCD TV
    Lockheed Martin lupa besihkan hard drive, dijual ke eBay
    Nvidia rugi 200 juta dollar, walau pasarnya 69 persen
    Computex 2009 Taipei dilaksanakan sesuai jadwal, walaupun agak takut dengan flu babi
    Microsoft ganti nama Windows Genuine Advantage, merubah cara peringatan di Windows 7
    AMD gabung operasi grafik dan CPU
    Software Firefox dukung Multiprocesor
    Date 25/05/2009
    • Facebook kembali ditawarkan dana , kali ini oleh perusahaan diluar Amerika

    Sebuah group perusahaan internet Digital Sky Technologies telah menawarkan dana segar untuk Facebook. Nilainya mencapai 200 juta dollar kata WSJ pada Jumat lalu. Sementara dari pihak Digital Sky belum memberikan komentar atas isu yang beredar.

    Dari pihak Facebook , Chief Executive Facebook Mark Zuckerberg mengatakan kepata Reuters hari Minggu. Jika ada penawaran investasi yang baik, tentu kami akan mempertimbangkan sehingga Facebook memiliki cadangan untuk melakukan sesuatu dimasa mendatang. Dari sisi Digital Sky memiliki perusahaan email yaitu Mail.ru. Sedangkan di sisi Facebook telah mendapat dana dari Microsoft pada tahun 2007, dengan penempatan dana sebesar 240 juta dollar atau 1.6% dari saham Facebook.

    Saat ini Facebook telah memiliki 200 juta penguna aktif, meningkat 2 kali lipat sejak bulan Agustus tahun lalu. Perusahaan Facebook juga menjadi salah satu situs yang memiliki situs foto terbesar yang dapat saling berbagi. Mencapai lebih dari 15 milyar foto telah terlayani oleh Facebook.

  26. Anonymous says:

    http://blog-indonesia.com/blog-archive-5116-85.html
    http://narmadi.blogspot.com/2008/03/aturan-teknis-bwa-23-ghz-terbit.html
    http://www.pdf-search-engine.com/akses-satelit-pdf.html

    73 Perusahaan Ikut Tender BWA
    Achmad Rouzni Noor II - detikinet

    BTS (rou/inet)

    Jakarta - Pemerintah mengungkap ada 73 perusahaan yang ikut serta dalam tender broadband wireless access (BWA) di pita 2,3 GHz yang terbagi menjadi 15 zona wilayah di seluruh Indonesia.

    Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo, Gatot S Dewa Broto, mengaku belum tahu apakah pendaftar merupakan perusahaan sendiri atau perusahaan konsorsium.

    “Hal itu baru bisa dilihat pada saat aanweizing atau pengembalian dokumen isian. Sebab jika konsorsium, perusahaan harus melampirkan MoU (memorandum of understanding/nota kesepahaman) di antara para pihak,” jelasnya kepada detikINET, Rabu (6/5/2009).

    Dalam keterangannya disebutkan, 73 perusahaan yang telah mendaftar sebagian besar di antaranya datang dari kalangan penyelenggara jasa Internet, operator, dan penyedia jasa telekomunikasi lainnya.

    Dilihat dari perusahaan-perusahaan yang mendaftar, terdapat tiga operator telekomunikasi besar, yaitu Telkom, Indosat, dan Bakrie Telecom. Sementara, Excelcomindo Pratama (XL) dan Telkomsel jauh sebelumnya sudah menyatakan tidak ikut dalam tender kali ini.

    Pada kesempatan lain, Staf ahli Menkominfo Suhono Harso Supangkat berharap, setiap zona dari tender BWA akan diikuti oleh lima peserta untuk mendapatkan harga penawaran terbaik dan menimbulkan kompetisi dalam pelayanan.

    Ia memperkirakan, zona yang akan menjadi rebutan di kalangan peserta adalah area Pulau Jawa atau wilayah yang pasar internetnya telah terbentuk.

    “Dan sudah pasti harga untuk zona yang skala ekonominya tinggi akan lebih tinggi ketimbang area masih rendah penetrasinya. Saya perkirakan di zona Jawa akan ada dua pemenang nantinya,” jelas pria yang juga bertindak sebagai tim pengarah tender.

    Seperti diketahui, tender frekuensi BWA di 2,3 GHz dibagi menjadi 15 zona wilayah tender, yakni Sumatera Bagian Utara, Tengah, dan Selatan, Jabodetabek, Jawa Bagian Barat, Tengah, dan Timur. Kemudian, Bali Nusa Tenggara, Papua, Maluku dan Maluku Utara, Sulawesi Bagian Selatan dan Utara, Kalimantan Bagian Barat dan Timur, serta Kepulauan Riau.

    Peserta tender maksimal boleh menawar dua blok frekuensi 2X15 MHz (30 MHz) untuk BWA nomadic di masing-masing zona wilayah tender tersebut.

    Berikut adalah nama-nama perusahaan calon peserta seleksi yang mendaftar dan mengambil dokumen sampai hari terakhir:

    1. Berca Hardaya Perkasa.
    2. Swhara Digjaya.
    3. Primacom Interbuana.
    4. Indosat.
    5. Rekajasa Akses.
    6. Telekomunikasi Indonesia.
    7. Power Telecom.
    8. Asiakomnet Multimedia.
    9. Infokom Elektrindo.
    10. Centrin Online.
    11. Sejahtera Globalindo.
    12. Tangara Mitrakom.
    13. Iforte Solusi Infotek.
    14. Total Info Kharisma.
    15. Bitnet Komunikasindo.
    16. Elang Mahkota Tehnologi.
    17. Rahajasa Media Internet.
    18. Indosat Mega Media.
    19. Solusi Aksesindo Pratama.
    20. Indonusa System Prima.
    21. Imani Prima.
    22. Broadband Multimedia (First Media).
    23. Global Komunika Dewata.
    24. Jasnikom Gemanusa.
    25. Telemedia Dinamika Sarana.
    26. Smart Telecom.
    27. Cyberindo Aditama.
    28. Dyviacom Intrabumi.
    29. Lintas Nusantara Komunikasi.
    30. Lintas Artha.
    31. Batam Bintan Telekomunikasi.
    32. Citra Sari Makmur.
    33. Comtronics Systems.
    34. Apple Communication Indonesia.
    35. Eresha Technologies.
    36. Batu Hitam Indonesia.
    37. Indonesia Mesh Networks.
    38. Data Utama Dinamika.
    39. Dini Nusa Kusuma.
    40. MSH Niaga Telecom (sebelumnya Natrindo Kartu Panggil).
    41. Ciburial Indah S.
    42. Telindo Nusantara.
    43. Uninet Media Sakti.
    44. Ipnet.
    45. Patra Telekomunikasi Indonesia.
    46. Mora Telematika Indonesia.
    47. Wahana Inovasi Nusantara.
    48. Jasnita Telekomindo.
    49. Broadband Network Asia.
    50. Terracom Donyanet.
    51. Bakrie Telecom.
    52. Internet Madju Abad Milenindo.
    53. Yurindo Media Komunikasi.
    54. Dwi Era Setunggal.
    55. Internux.
    56. Khasanah Tehnologi Persada.
    57. Sinergitama Komindo.
    58. Mobicom Selularindo Gemilang.
    59. Khasanah Timur Indonesia.
    60. Nurama Indotama.
    61. Mobilkom Telekomindo.
    62. Indonesia Comnets Plus.
    63. Mithaharum Abadi.
    64. Datakom Wijaya Pratama.
    65. Surya Waringin Mas.
    66. Tigatra Komunikatama.
    67. Satata Neka Tama.
    68. Centrin Nuansa Teknologi.
    69. Gilland Teknikatama.
    70. Estiko Ramandha.
    71. Adiwarta Perdania.
    72. Indo Pratama Teleglobal.
    73. Jetcoms Netindo. ( rou / rou )

  27. v51aya says:

    Berca masuki telekomunikasi, Harga pita BWA Rp877,28 miliar

    Oleh Fita Indah Maulani & Roni Yunianto
    Bisnis Indonesia

    JAKARTA: PT Berca Hardayaperkasa menjadi pemenang tunggal WiMax atau Internet pita lebar di 14 blok pita 2,3 Ghz yang menandai perusahaan tersebut memasuki bisnis telekomunikasi.
    Perusahaan itu menguasai zona 2 Sumatra bagian tengah, zona 3 Sumatra bagian selatan, zona 8 Bali dan Nusa Tenggara, zona 11 Sulawesi bagian selatan, zona 13 Kalimantan bagian barat, dan zona 14 Kalimantan bagian timur.

    Departemen Komunikasi dan Informatika tahun ini akan menerima dana sebesar Rp877,28 miliar dari hasil lelang broadband wireless access (BWA) atau WiMax di 15 zona yang baru berakhir kemarin.

    Perusahaan pemenang tender akan menyetorkan up front fee sebesar Rp438,64 miliar dan biaya hak penyelenggaraan (BHP) tahun pertama sebesar Rp438,64 miliar. Dana BHP tersebut akan dibayarkan setiap tahun kepada pemerintah.

    Setoran terbesar akan diberikan oleh PT Berca sebesar Rp145,4 miliar yang menguasai enam zona dengan potensi pasar besar dari 15 zona yang ditawarkan dan memenangi masing-masing satu blok di dua zona lainnya.

    Pada zona 1 Sumatra bagian utara Berca menang dengan harga penawaran Rp6,6 miliar dan di zona 15 Kepulauan Riau dengan harga penawaran Rp4 miliar.

    Setoran terbesar kedua berasal dari PT First Media yang berhasil memenangi zona 4, wilayah Banten, Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi dengan penawaran Rp101,21 miliar untuk satu blok, ditambah satu blok di zona 1 dengan penawaran sebesar Rp7,2 miliar.

    Menkominfo Muhammad Nuh menyambut gembira atas kesuksesan penyelenggaraan lelang secara elektronik tersebut.

    Harga penawaran atau harga akhir lelang mencapai sembilan kali lipat dari harga dasar di setiap zona yang hanya sebesar Rp52,3 miliar, tuturnya.

    Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah tidak terlalu kecewa dengan hasil tender WiMax yang menjadikan Telkom tidak dominan.

    Itu memang bagian dari strategi kami. Kami sudah memiliki BWA di 3,3 GHz, dan 2,3 GHz di wilayah USO melalui Telkomsel. (Arif Pitoyo) (fita.indah@bisnis.co.id/roni.yunianto@bisnis.co.id)

  28. v51aya says:

    Since last Tuesday, the BWA auction has been started and finished yesterday. Below are the result.
    The BWA Tender Winner
    Region Winner Bid Value (IDR)
    1, North Sumatera
    PT First Media Tbk 7,201000,000.
    PT Berca Hardaya Perkasa 6,650,000,000.
    2, Central Sumatera
    PT Berca Hardaya Perkasa 5,125,000,000
    PT Berca Hardaya Perkasa 5,109,000,000
    3, South Sumatera
    PT Berca Hardaya Perkasa 5,125,000,000.
    PT Berca Hardaya Perkasa 5,100,000,000.
    4, Banten & Jabodetabek
    PT First Media 121,201,000,000
    PT Intermux 110,033,000,000
    5, West Java
    PT Comtronic System, PT Adiwarta Perdana 25,218,000,000
    PT Indosat Mega Media 18,408,000,000
    6, Central Java
    PT Telkom 18,654,000,000.
    PT Comtronic System, PT Adiwarta Perdana 17,858,000,000.
    7, East Java
    PT Comtronic System, PT Adiwarta Perdana 31,518,000,000.
    PT TELKOM 29,742,000,000.
    8, Bali & NTB
    PT Berca Hardaya Perkasa 5,100,000,000
    PT Berca Hardaya Perkasa 5,000,000,000
    9, Papua
    PT Telkom 775,000,000.
    Konsorsium WiMAX Indonesia 567,000,000.
    10, Maluku & North Maluku
    PT Telkom 533,000,000.
    Konsorsium WiMAX Indonesia 533,000,000.
    11, South Sulawesi
    PT Berca Hardaya Perkasa 5,299,000,000.
    PT Berca Hardaya Perkasa 5,296,000,000.
    12, North Sulawesi
    PT Telkom 1,177,000,000
    PT Berca Hardaya Perkasa 708,000,000
    13, West Kalimantan
    Berca Hardaya Perkasa 6,991,000,000.
    Berca Hardaya Perkasa 6,990,000,000.
    14, East Kalimantan
    PT Berca Hardaya Perkasa 3,490,000,000.
    PT Berca Hardaya Perkasa 3,429,000,000.
    15, Riau Island
    PT Berca Hardaya Perkasa 4,000,000,000.
    Konsorsium WiMAX Indonesia 1,899,000,000.

    As can be seen, each region has 2 winners as there are two block available for this auction. The total price is IDR 458,414m. This price is about 9 times of reserved price which is only IDR 52, 132m. Congratulation to all of the winners.

  29. v51aya says:

    ICON+ Won the Last USO Packets

    July 09, 2009 By: Syahrial Ali Category: News

    PT. Indonesia Comnets Plus (ICON+), a national electric company (PLN) subsidiary has succeeded in winning the two remaining USO packets, namely packet no 4 and no 5. The packets no 4 consists of North Sulawesi , Gorontalo, Central Sulawesi, West Sulawesi, South Sulawesi, South East Sulawesi, Maluku and North Maluku. While the packet 5 consists of Papua and West Irian Jaya.

    In packet 4, ICON+ was competing with Indonusa System Integrator Prima, while in packet 5 ICON+ is only participant. ICON+ won the contract for IDR 274b (USD 270m) and IDR 455b (USD 450m) for packet 4 and packet 5 respectively.

    When the last 2 packets have been assigned, it means all USO packets have been tendered out. Below are the winners of the other 5 USO packets which all are won by Telkomsel.

    Paket 1 consists of Aceh, North Sumatera and West Sumatera in the area of Sumatera. Winner: Telkomsel, price: IDR 553b.

    The packet-2 consists of Jambi, Riau mainland , Riau islands , Bangka Belitung Islands , Bengkulu , South Sumatera, and Lampung . Winner: Telkomsel, price: IDR 333b

    Packet 3: Kalimantan area, consists of West Kalimantan, Central Kalimantan, East Kalimantan and South Kalimantan. Winner: Telkomsel, price: IDR 365b

    Packet 6 consist of Bali, Nusa Tenggara Barat and Nusa Tenggara Timur. Winner: Telkomsel, price: IDR 209b.

    Packet-7 consists of Banten, West Java, Central Java, DIY and East Java. Winner: Telkomsel, price: IDR 201b.

    6 Operators compete for USO

    November 03, 2008 By: Syahrial Ali Category: News

    Six out of ten Indonesian Telecommunication Operators pass the qualification for providing telecommunication facilities to the villages (universal service obligation/USO). This process actually is a re-tender as the previous tender (won by PT Aces) was cancelled by DG Postel.

    The USO project will provide the communication facilities for 31.824 villages in 32 provinces from all over Indonesia. This project is divided into 7 packets and each participant can win all the packets. Currently, not all packets are ready to be tendered, because according to Government rules, the number of participants who pass the qualification should be at least 5 .
    Below are the result:

    Packet 1: NAD, North Sumatera Utara, and West Sumatera: Result – not enough qualified participant (only 3), so need to rerun the qualification

    Packet 2: Jambi, Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, South Sumatera, and Lampung; Result OK, and the participants are: TELKOM, TELKOMSEL, INDOSAT, INDONUSA, SAMPOERNA

    Packet: West Kalimantan Barat, Central Kalimantan, East Kalimantan, and South Kalimantan Selatan. Result – not enough qualified participant (only 3), so need to rerun the qualification.

    Packet 4: North Sulawesi, Gorontalo, Central Sulawesi, West Sulawesi, South Sulawesi, South East Sulawesi, Maluku, and North Maluku. Result – not enough qualified participant (only 2), so need to rerun the qualification.

    Packet 5: Papua and West Irian Jaya. Result – not enough qualified participant (only 2), so need to rerun the qualification.

    Packet 6: Bali, Propinsi NTB, dan Propinsi NTT – not enough qualified participant (only 3), so need to rerun the qualification.

    Packet 7: Banten, West Java, Central Java, DIY, and East Java. Result: OK, and the participants are: TELKOM, TELKOMSEL, INDONUSA, SAMPOERNA

    So, only 2 of 7 packets are ready to be tendered. However, company who have passed the qualification do not a second submission.

    Telkomsel Won Another $100m Project

    January 14, 2009 By: Syahrial Ali Category: General

    The Indonesian Ministry of Communication and Information Technology M. Nuh today has appointed Telkomsel as the winner of USO (Universal Service Obligation) for 3 packets, packet no 1, packet 3 and packet 6. The packets values are $50, $30m and $20m respectively, so the total is around $100m.

    Unlike for the packet-2 and packet-7 last week, on packet 1, 3 and 6, Telkomsel is the only participant. When Telkomsel fulfills all the administration requirement, they become the winner.

    As a winner, Telkomsel shall provide telecommunication and information access services for villages in these 3 regions. Paket 1 consists of Aceh, North Sumatera and West Sumatera in the area of Sumatera. Packet 3 is Kalimantan area, namely West Kalimantan, Central Kalimantan, East Kalimantan Timur and South Kalimantan (For your information, North Kalimantan is Malaysian Teritorry). Meanwhile packet 6 consist of Bali, Nusa Tenggara Barat and Nusa Tenggara Timur.

    Now, we are waiting for packet 4 and packet 5. Will Telkomsel sweep it out? Be patient as the winner will be announced soon. ?
    Telkomsel Won $50m Project

    January 08, 2009 By: Syahrial Ali Category: News

    Today, Telkomsel the biggest GSM and 3G operator in Indonesia has been appointed by Ministry of Information and communication as the winner of USO (Universal Service Obligation) for 2 packets, packet no 2 and packet no 7. The packet-2 value is around $30m, while the packet-7 is only around $20m, so the total value for both packets is around $50m.

    As a winner, Telkomsel shall provide telecommunication and information access services for villages in both regions. The packet-2 consists of Jambi ( 751 villages ), Riau mainland (701 villages), Riau islands ( 90 villages), Bangka Belitung Islands (141 villages), Bengkulu (969 villages), South Sumatera (1752 villages), Lampung (793 villages). Meanwhile, the packet-7 consists of Banten (530 villages), Jawa Barat (1038 villages), Central Java (1551 villages), DIY (19 villages), East Java(1436 villages).

    Winning this tender will be beneficial for Telkomsel as it supports Telkomsel internal program to cover all villages in Indonesia. Congratulation to Telkomsel.

  30. v51aya says:

    BWA Tender Info – Regions (1)

    March 17, 2009 By: Syahrial Ali Category: General

    Since I wrote down about Broadband Wireless Access in Indonesia last year, several emails have been received asking about the BWA tender in Indonesia. Many foreign readers have difficulties when they have to read BWA White Paper as it is written in Indonesian. To help those people I tried to summarized several ideas in that paper and write it down here. It will be posted in several articles. Hopefully this will be useful.

    There will be 15 regions in BWA tender as showed on the map below. This information is an updated one, as previously I wrote only 14 regions

    BWA Regions

    1. Region I : North part of Sumatera consists of :
    a. Nangroe Aceh Darussalam
    b. North Sumatera

    2. Region II : Central part of Sumatera
    a. West Sumatera
    b. Riau
    c. Riau Island
    d. Jambi

    3. Region III: South path of Sumatera
    a. Bengkulu
    b. Lampung
    c. South Sumatera
    d. Bangka Belitung

    4. Region IV : Banten and Jabotabek
    a. Banten
    b. Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi

    5. Region V: West part of Java
    a. West Java except Bogor, Depok and Bekasi

    6. Region VI: Central Java
    a. Central Java
    b. DI Yogyakarta

    7. Region VII: East Java:
    a. East Java

    8. Region VIII: Bali and Nusa Tenggara
    a. Bali
    b. West Nusa Tenggara
    c. East Nusa Tenggara

    9. Region IX: Papua
    a. Papua
    b. West Papua

    10. Region X: Maluku and North Maluku
    a. Maluku
    b. North Maluku

    11. Region XI : South path of Sulawesi

    a. South Sulawesi
    b. West Sulawesi
    c. South East Sulawesi

    12. Region XII: North part of Sulawesi
    a. North Sulawesi
    b. Gorontalo
    c. Central Sulawesi

    13. Region XIII: West part of Kalimantan
    a. West Kalimantan
    b. Central Kalimantan

    14. Region XIV: East part of Kalimantan
    a. East Kalimantan
    b. South Kalimantan

    15. Region XV: Riau Island
    a. Riau Island

    Region XV is created on purpose to make easier coordination in border area with Malaysia and Singapore.

    Each region represents one license. However, there will be
    a nationwide license as well.

    WiMAX Indonesia

    September 19, 2008 By: Syahrial Ali Category: Technology

    Since last year we have had lot of issues concerning WiMAX in Indonesia. Firstly concerning the licenses. Previously, the licenses will be released last year (2007), then postpone to February this year and up until now there is no news on when the WiMAX licenses will be released.

    Several sources said that the delay in licensed release is on purpose to give time to the local industry to prepare everything to be able to compete with international manufacturers. In terms of empowering local industries no one will argue it. However, these industries shall be given a time limit so that they have to be ready on scheduled time. If they fail, regulator shall have an alternate plan.

    Secondly, on May this year, an Indonesian WiMAX Chip has been launched. Currently they are on production phase. Thanks to Trio Adiono and team who make us proud as Indonesian. The successful development shall be supported to be successful in market.

    Meanwhile, Telkomsel, a giant GSM/3G Indonesian operator has made trial WiMAX technology in their network. WiMAX is used for backhaul only, to transmit signal from core network to Femto BTS point to multipoint. This is not for commercial purpose, said Yoseph Garo Vice President Technology and Business Incubation. He continued that Telkomsel has chosen LTE as its next technology.

    When will WiMAX be implemented in Indonesia? WiMAX is considered to be able to overcome digital divide in Indonesia. WiMAX can be implemented with very low cost compared to current system but with higher capabilities and features. We still have to wait.

    Local Vendor Not Ready, Tender BWA in Dilemma

    June 03, 2009 By: Syahrial Ali Category: General

    If we read the BWA tender document, it’s mentioned that one of the requirement is the local content portion. It should be 20% with 35% CAPEX. However, up until now, no local vendor is ready. Shall the tender will be postponed?

    Last week, Hariff, one of the company which will manufacture the BWA equipment performed a trial in Serpong. The trial was not so successful. It can only serve 15 subscribers with the coverage of only 6 km. This is far from International standard which should serve at least 100 subscribers.

    Due to this fact, many parties asked to postpone the tender. They argued that there will be some problem when thender continues. The winner will have to wait the local vendor readiness, meanwhile they have to spectrum levy. So, shoould we wait the local vendor readiness? For how long?

    However, the tender process is still on going right now. There is no sign to postpone it.

    Indonesia Reaearch and Technology Minister, Mr. Kusmayanto Kadiman in one occasion said the BWA should not wait for the local readiness. As the tender is in progress, there are several ways out to do. When the winners will be assigned as they are, but the deployment will be delayed. Other soliution is to change the local content requirement.

    Special respect shall be addressed to the regulator who have mention the local content requirement in tender document to give special treat to local industry. However, this good will was not responded well by local industry. What’s a pity.

    I personally support for tender continuity. Just give the time limit for local vendor, when they are still not ready, the exception rule shall be applied. We don’t want to wait too long for new technology implementation. Look other neighbour countries, such as Malaysia and even East Timor, they have implemented WiMAX.

    WA Reserved Price Varies from IDR 45m to IDR 15.16b

    June 13, 2009 By: Syahrial Ali Category: General

    After waiting so long, finally last week Finance Department agreed with the reserved price proposed by Communication and Information Department. The total reserved price for both blocks (30MHz, TDD) are IDR 52.35b. The price varies from the cheapest IDR 45m per block (Zone 10, Maluku and North Maluku) to the most expensive IDR 15.16b (Zone 4, Jakarta, Bogor, Tangerang and Bekasi).

    Compares to 3G reserved price, BWA reserved price is much cheaper. 3G reserved price was IDR 100b for 5MHz FDD (or 10MHz), or IDR 10b/MHz. BWA reserved price on the other hand was only IDR 52.35b for 30MHz (TDD), or IDR 1.745b/MHz or just 17.5% of 3G price.

    Many parties were questioning about the high price for the Jakarta and the surrounding areas. They think that this price was too high, but they were very happy with other price.

    There were 73 participants and this will probably reduce for some number when they receive the reserved price figures.

    Below are the complete list of reserved price for all region.
    Zone Area Price
    1 North part of Sumatera IDR 1.3b
    2 Central part of Sumatera IDR 491m
    3 South part of Sumatera IDR 426m
    4 Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi IDR 15.16b
    5 West Java except Bogor, Depok, Bekasi IDR 1.9b
    6 Central part of Java IDR 1.25b
    7 Eastern part of Java IDR 3.38b
    8 Bali and Nusa Tenggara IDR 444m
    9 Papua IDR 96m
    10 Maluku and Maluku Utara IDR 45m
    11 South part of Sulawesi IDR 433m
    12 North part Sulawesi IDR 191m
    13 Kalimantan bagian Barat IDR 577m
    14 East Kalimantan IDR 288m
    15 Riau islands IDR 232m

    Bear in mind that each region has 2 blocks to be tendered.

    So, the total reserved price value are IDR 26.17b x 2 = IDR 52.35b

    Indonesia Releases BWA License Soon

    October 21, 2008 By: Syahrial Ali Category: News

    Indonesian Telecommunication Authority has released a tentative schedule for the selection of Broadband Wireless Access Provider. According to New BWA White Paper, all the processes shall be finished by the last week of 2008. On the 3rd week of November 2008, there will be an announcement for the selection and then followed by the auction process which will end at the 4th week of December.

    The spectrum frequency band for this auction are 2.3GHz and 3.3GHz.

    On 2.3GHz, only 15 MHz will be auctioned, i.e. 2375 – 2390 MHz. Meanwhile, in 3.3GHz, there are 100MHz which are divided into 8 blocks of 12.5 MHz. Unfortunately, for 3.3GHz the most interested area (Jakarta metropolitan area) is already occupied. The participant shall be from network or service provider, incumbent or new entries. Both licenses are just for nomadic BWA.

    The license will be regional based, where Indonesia is divided into 14 regions.

    The spirit of this license is to use local resources, that is minimum 30% CAPEX and 50% OPEX.

    So, hurry up. Prepare your document soon!

    For detail information, please read the new BWA white paper.

    BWA Tender Info (2) – Bands & Specification

    March 22, 2009 By: Syahrial Ali Category: General

    There are several bands that are allocated for broadband usage in Indonesia. These are the bands.

    1. Band 287 – 294 MHz and 310 – 324 MHz
    2. Band 1428 – 1522 MHz
    3. Band 2053 – 2083 MHz
    4. Band 2300 – 2400 MHz 42
    5. Band 3300 – 3400 MHz 46
    6. Band 3400 – 3600 MHz 59
    7. Band 10150 – 10300 MHz & 10500 – 10650 MHz

    However, only 1 block of 15MHZ (2375 – 2390MHz) will be auctioned in the first stage, around April this year. Other blocks will be auctioned in a later time.

    The auction consists of several steps:
    a) Registration

    b) Qualification ; On this step, participants shall hand in proposal and deployment commitment for duration of the next 5 years. They also are required to write down the commitment to use local ICT industries and resources, namely 30% CAPEX and 50% OPEX.

    c) Auction – two stages with sealed amplop.
    d) Post auction step

    Participants are open to all telecommunication network and service provider or new telecommunication network provider.
    The standard and specification are for BWA 2.3 GHz nomadic.
    There are 15 regions as mention in previous posting.

    The winner will be given a license to operate fixed network packet switched based.

    * Share/Save/Bookmark

    Re: Selamat datang WiMAX di Indonesia.
    03/08/2009 08:38 Shorten alamat URL post ini
    ‘Lonjakan Internet hidupkan WiMax’
    Penggelaran jaringan dimulai kuartal IV

    JAKARTA: Penyelenggara WiMax optimistis dapat mencapai skala ekonomi, menyusul kepastian pertumbuhan pengguna Internet yang berlipat ganda.

    Wendra Halingkari, Vice President PT Berca Hardayaperkasa, mengatakan skala ekonomi dapat tercapai selama jumlah pemakai Internet dapat ditingkatkan.

    “Tujuan kami dan pemerintah sama yaitu untuk menyebarluaskan akses Internet dalam rangka proyek nasional,” ujarnya Jumat pekan lalu.

    Dia berbicara seusai penyerahan ketetapan pemenang lelang tender seleksi jaringan tetap lokal berbasis packet switched di pita frekuensi 2,3 GHz. Berca merupakan salah satu pemain baru sekaligus penyelenggara terbesar dengan menguasai enam zona penggelaran WiMax pada tender pertama ini.

    Menurut Wendra, jika mengacu pada proyeksi, analisis dan strategi pemakaian Internet yang telah diperhitungkan, pengguna Internet dapat ditingkatkan.

    “Kami punya optimisme, peningkatan ini berlipat ganda, penggunaan Internet semakin memasyarakat dan semua pihak diuntungkan,” tegasnya.

    Dicky Mochtar, Direktur PT First Media Tbk menuturkan kendati harga frekuensi yang dibayar operator sangat tinggi tidak lantas harga ke konsumen akhir menjadi mahal.

    “Kalau dihitung dengan nilai sekarang, mungkin sepertinya tidak mungkin murah, tetapi jika melihat peningkatan akses Internet yang eksponensial dan dari sisi perangkat [belajar dari pengalaman di luar negeri] akan sangat murah, maka perhitungan [skala ekonomi] akan tercapai,” ujarnya.

    Optimisme senada disampaikan perwakilan manajemen PT Internux yang menguasai zona Banten dan Jabotabek. “Harga Internet akan murah meskipun kemarin tinggi, kami sudah berhitung sebelum menawar karena kami tidak mau tawaran kami menjadi bumerang,” tutur eksekutif Internux tersebut.

    Indar Atmanto, Presdir PT Indosat Mega Media (IM2), mengatakan dengan pengalaman yang sudah ada, pihaknya sudah memperhitungkan tingkat kebutuhan pengguna Internet.

    “Kami yakin dengan kecepatan yang lebih tinggi, perangkat dan kapasitas semakin besar serta pengguna yang semakin banyak maka harga akan turun dan mencapai skala ekonomi,” ujarnya.

    Mulai kuartal IV

    Seluruh operator WiMax rata-rata sudah menjajaki dan menguji perangkat base transceiver stations (BTS) yang dikembangkan manufaktur lokal bersama manufaktur asing.

    Wendra mengatakan dalam menggelar infrastruktur WiMax, nantinya Berca tidak akan berjalan sendiri. “Pasti dibutuhkan kerja sama dengan pemain lain dan ini harus!. Bahkan bisa saja nantinya kerja sama dijalin antaroperator yang beda zona.”

    Dicky mengatakan First Media merencanakan penggelaran jaringan BTS di Sumatra, Banten dan Jabotabek pada kuartal IV tahun ini. “Kami jajaki semua vendor yang ada, mulai dari tahapan desain, pengadaan, penggelaran. Kami berharap dapat menggelar secepatnya, karena kuartal IV sudah harus jalan,” tegas Dicky.

    Menkominfo Mohammad Nuh mengatakan kepada industri lokal pemerintah telah memberikan dukungan dalam menciptakan ketersediaan pasar.

    “Tantangan paling berat bagi bisnis itu ada di ketersediaan pasar, porsinya 60%-70% itu market, kalau membuat barang mungkin lebih mudah.”

    Nuh mengingatkan agar ketersediaan akses WiMax dapat diikuti pertumbuhan industri derivatif di antaranya industri konten. (roni.yunianto@bisnis.co.id)

    Oleh Roni Yunianto
    Bisnis Indonesia

    BWA Tender Info (3) – Complete Schedule Released

    April 21, 2009 By: Syahrial Ali Category: News

    As scheduled, Department of Communication and Information Technology keeps their promise to start the process of BWA tender in Indonesia. As stated in the Minister Decree on Jan 19th, 2009, the tender process shall be started in 3 months times. When the April 19th is on Sunday, then the announcement is released on Monday April 20th.

    Yesterday, the chief executive of BWA tender has released a memorandum of information concerning the BWA tender in Indonesia. This info memo document can be downloaded here. The document contents all information concerning the BWA tender, including the schedule, bands, foreign share etc.

    Below are the complete schedule of the tender process.
    No Activity Dates
    01 Tender Announcement April 27, 2009
    02 Tender Document Pick Up April 27 – May 1, 2009
    03 Written Statement Submission May 4, 2009
    04 Submission of questions about tender document May 4, 2009
    05 Tender Clarification Meeting May 5, 2009
    06 Submission of Tender Requirements including Bid Bond May 6-15, 2009
    07 Qualification document Opening May 18-22, 2009
    08 Qualification Result May 25, 2009
    09 Qualification Result Clarification Period May 26 – June 1, 2009
    10 Tender Clarification & training period May 28 – June 2, 2009
    11 Tender Session June 3-5, 2009
    12 Tender Winner Announcement June 5, 2009
    13 Refusal Period June 8-9, 2009
    14 Winner Assigment June 10, 2009

    It is also mentioned that there are 15 regions and 2 block of frequency, namely 2360-2375MHz and 2375-2390MHz.

    As informed many times in this blog, you should be ready now. BWA tender will really be performed very soon.

  31. v51aya says:

    Internet Murah WIMAX
    Ditulis oleh Super Administrator Selasa, 04 Agustus 2009 19:31

    Pemerintah Indonesia telah menetapkan pemenang delapan lelang akses pita lebar tanpa kabel atau Broadband Wireless Access dengan teknologi WIMAX (Worlwide Interoperability for Microwave Access). Ini berita halaman 1 dari Koran Kontan (Kompas Gramedia) tertanggal 1 Agustus 2009.

    Wimax adalah salah satu teknologi BWA yang menyediakan jaringan data dan internet kecepatan tinggi tanpa kabel dengan cakupan area yang luas. Teoritisnya bisa mencapai 12-15 km dari posisi pemancar. Wimax lebih luas dari WiFi (Wireless Fidelity). Pada Wimax, tidak diperlukan tower/menara antena tidak perlu banyak karena cakupannya yang luas, sehingga mengurangi biaya investasi.

    Para pemenang lisensi Broadband Wireless Access (BWA) berjanji memberikan tarif internet murah ke masyarakat meskipun dalam pembelian frekuensi harus mengeluarkan dana yang cukup besar.

    “Jika dilihat dari jumlah pengguna internet yang ada sekarang, tentu hitung-hitungan harga yang dipasang bisa saja tinggi. Tetapi kami yakin jumlah pengguna internet akan bertambah,dan itu membuat harga yang ditawarkan ketika teknologi Wimax dikomersialkan lebih murah ketimbang sekarang,” kata Direktur Utama First Media Dicky Moechtar usai acara penyerahan keputusan penetapan pemenang seleksi BWA 2,3 GHz, di Gedung Menkominfo, Jakarta, Jumat (31/7/2009).

    First Media merupakan satu dari delapan pemenang lisensi BWA. Pemenang lainnya adalah Telkom, Indosat Mega Media, Internux, Jasnita Telekomindo, Berca Hardayaperkasa, Konsorsium Wimax Indonesia, dan Konsorsium Comtronics System dan PT Adiwarta Perdania.

    Dikatakan Dicky, permintaan akses internet di Indonesia lumayan tinggi, hal itu terbukti dari eksponensialnya jumlah pengguna selama 3 tahun belakangan ini.

    Kendati demikian, Dicky enggan mengungkapkan biaya investasi yang dikeluarkan perseroan karena semuanya masih dalam hitungan. “Yang jelas diluar belanja modal First Media tahun ini sebesar USD20 juta dollar,” katanya.

    First Media yang memenangi zona Jabotabek dan Banten rencananya akan mengeluarkan dana sekitar 121 milar rupiah per tahun untuk menyewa frekuensi dan biaya hak penyelenggaraan (BHP).

    Yup semoga pemerintah bisa memberikan layanan internet murah meriah cepet dan berkualitas.
    Semoga seperti di Singapore yang bisa menyediakan layanan internet gratis bagi masyarakatnya.

    dikutip dari (tekno.okezone.com)

  32. syarif says:

    Mobile-8 Berharap Kreditor Konversi Piutang
    Konversi piutang menjadi saham merupakan upaya untuk memperbaiki kinerja keuangan.
    Kamis, 8 Oktober 2009, 10:59 WIB
    Arinto Tri Wibowo

    Peluncuran layanan Fren Duo di ICS 2009 (VIVAnews)

    BERITA TERKAIT
    • Direksi-Komisaris Mobile-8 Dirombak Lagi
    • Chatting Unlimited Rp 2.500 per Minggu
    • SLI Mobile-8, Bayar 5 Menit Gratis 3 Menit
    • Internet Sehat dan Aman Tiba di Bandung
    • Mobile-8 Tunda Bayar Kupon Obligasi
    web tools

    VIVAnews - Manajemen PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) berharap kreditor dan pemegang obligasi untuk menerima tawaran perseroan untuk mengonversi piutang menjadi saham.

    “Kami akan meminta izin pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham 30 Oktober 2009 terkait penerbitan saham tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD),” kata Direktur Utama Mobile-8 Telecom Merza Fachys ketika dihubungi VIVAnews di Jakarta, Kamis 8 Oktober 2009.

    Menurut dia, konversi utang menjadi penyertaan saham di Mobile-8 Telecom tersebut merupakan upaya perseroan untuk memperbaiki kinerja keuangannya.

    “Kami sangat berharap kreditor bersedia menerima tawaran konversi piutang menjadi penyertaan saham ini,” ujar Merza.

    Dia menjelaskan, saat ini Mobile-8 masih memiliki kewajiban yang terkait penerbitan obligasi dolar Amerika Serikat (AS) senilai US$ 100 juta dan obligasi rupiah Rp 675 miliar.

    Selain itu, dia menambahkan, perseroan masih memiliki utang usaha kepada vendor dan mitra kerja. “Kalau mereka (kreditor dan pemegang obligasi) bersedia mengonversi piutangnya, ini akan sangat membantu,” ujarnya.

    Merza mengakui, saat ini sejumlah kreditor dan pemegang obligasi sudah mulai bernegosiasi dengan manajemen terkait upaya konversi piutang menjadi penyertaan saham tersebut. “Negosiasi masih berlangsung. Pokoknya kami siap siapa pun yang mau,” tuturnya.

    Konversi utang menjadi saham tersebut merupakan alternatif restrukturisasi utang yang paling baik bagi perseroan. Manajemen menilai, kewajiban perseroan harus segera dikurangi. “Sebab kalau tidak, beban perseroan akan makin berat,” kata dia.

    Dia menambahkan, bila konversi utang menjadi saham terealisasi, kondisi keuangan Mobile-8 akan menjadi sehat kembali.

    Untuk itu, dia juga meminta kerelaan pemegang saham Mobile-8 apabila kepemilikan saham mereka akan terdilusi seiring penerbitan saham tanpa HMETD tersebut.

    Merza menilai, upaya perseroan tersebut diharapkan dapat memperkuat fundamental Mobile-8, sehingga harga saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga membaik.

    “Kalau harga saham Mobile-8 meningkat, semua pihak akan diuntungkan,” tuturnya.

    Pada transaksi pagi ini, harga saham Mobile-8 dengan kode perdagangan FREN melemah Rp 1 (1,81 persen) ke level Rp 54. Volume transaksi mencapai 91,38 ribu lot senilai Rp 2,42 miliar.
    arinto.wibowo@vivanews.com

    Mobile-8 Jajaki Investor Baru
    Investor baru bisa masuk melalui pembelian saham hasil penawaran umum terbatas.
    Jum’at, 29 Mei 2009, 19:04 WIB
    Arinto Tri Wibowo, Nerisa

    Ilustrasi Menara BTS (flickr.com)

    BERITA TERKAIT
    • Direksi-Komisaris Mobile-8 Dirombak
    • Mobile-8 Bantah Rumor Akan Tutup
    • Mandiri Sekuritas Penasihat Keuangan Mobile-8
    • Bapepam Gelar Rapat Bahas Kasus Mobile-8
    • BEI-Mobile 8 Telah Bertemu
    web tools

    VIVAnews - PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) tengah menjajaki beberapa calon investor baru untuk menyuntikkan dana segar bagi perseroan.
    Investor baru bisa masuk melalui pembelian saham hasil penawaran umum terbatas (rights issue) perseroan. Perusahaan operator telekomunikasi berbasis code division multiple access (CDMA) itu berharap penjajakan itu bisa rampung secepatnya.

    “Tahun ini, kalau bisa, as soon as possible,” kata Direktur Utama Mobile-8 Telecom Wityasmoro S Handayanto usai paparan publik perusahaan di Menara Kebon Sirih, Jakarta, Jumat 29 Mei 2009.

    Dia menambahkan, pemegang saham sudah bertemu beberapa calon investor dan mendiskusikan kesempatan itu. Meski demikian, perusahaan belum memperoleh penjelasan dari pemegang saham Mobile-8 terkait masuknya investor baru tersebut.

    Wityasmoro mengungkapkan, investor baru bisa menjadi pembeli siaga (standby buyer) pada rights issue perseroan. Meski demikian, pemegang saham lama juga berpotensi meningkatkan kepemilikan sahamnya jika berminat turut serta pada rights issue itu.

    “Kalau dananya hanya dipakai untuk itu (restrukturisasi obligasi), mana ada yang mau,” katanya saat ditanyakan apakah dana investor baru hanya dialokasikan untuk restrukturisasi utang obligasi.

    Wityasmoro menambahkan, Mobile-8 memiliki dua opsi pada restrukturisasi obligasi rupiah, yakni memperpanjang waktu jatuh tempo (rescheduling) utang obligasi atau campuran antara rescheduling dan swap ke ekuitas.

    Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Mobile-8 Chris Taufik menambahkan, keputusan restrukturisasi obligasi rupiah perusahaan diharapkan selesai menjelang 30 Juni 2009, sebelum rapat umum pemegang obligasi (RUPO).
    PT Mandiri Sekuritas selaku penasihat keuangan perseroan tengah membahas restrukturisasi bersama dengan steering commitee.

    Sementara itu, obligasi dolar AS akan dibahas pada rapat kedua 15 Juli 2009. “Kami sedang mempersiapkan tanggapan Mobile-8,” tuturnya.

    Mobile-8 menargetkan penambahan pelanggan baru sepanjang 2009 menjadi 4-5 juta untuk produk Hepi dan Fren. Selain itu, pelanggan aktif diharapkan bertumbuh hingga 20 persen hingga akhir 2009.

    Sebelumnya, pada akhir 2008 pelanggan Hepi mencapai 333 ribu dan Fren 2,67 juta.
    • VIVAnews

    01/09/2009 - 15:24

    Mobile-8 Yakin Kuasai Paskabayar

    (istimewa)
    INILAH.COM, Jakarta –Setelah pertengahan Juni 2009 meluncurkan Fren Duo Prabayar, Mobile-8 meluncurkan Fren Duo Paskabayar. Dengan menargetkan segmen profesional dan komunitas bisnis, Mobile-8 optimis memenangi kompetisi di pasar paskabayar Indonesia.
    Layanan itu menawarkan dua nomor aktif secara bersamaan dalam satu kartu. Konsumen paskabayar diberikan tarif hemat CDMA FWA, didukung GSM yang memiliki mobilitas tinggi.
    “Bagi kami, paskabayar adalah pasar yang masih sangat besar potensinya di Indonesia. Untuk melayani pasar ini kami mencoba menghadirkan inovasi baru yang menggabungkan kelebihan yang ada di layanan selular dan FWA menjadi satu produk inovatif,” ujar Beydra Yendi, Direktur Marketing & Sales PT Mobile-8 Telecom Tbk.
    Ia mengatakan Fren Duo paskabayar itu dihadirkan sebagai solusi komunikasi bagi pelanggan Small Medium Enterprise. Selain itu juga menyasar keluarga dan komunitas yang membutuhkan layanan komunikasi hemat tanpa membatasi mobilitas penggunanya.
    Sukaca Purwokardjono, Group Head of Product Marketing & Strategy PT Mobile-8 Telecom Tbk menambahkan produk itu merupakan pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menawarkan dua nomor aktif di dalam satu kartu.
    “Tingginya permintaan pelanggan paskabayar untuk bisa menikmati keuntungan yang didapatkan di dalam layanan Fren Duo membuat kami percaya bahwa layanan Fren Duo paskabayar ini masuk di hati pelanggan kami dan dapat mendukung kami untuk memperbesar pangsa pasar paskabayar,” katanya.[ito]
    Senin, 19/10/2009
    Utang Mobile-8 berpotensi turun
    • Cetak

    JAKARTA: Kewajiban PT Mobile-8 Telecom Tbk berpotensi turun menjadi Rp3,50 triliun dari total kewajiban per 30 September 2009 yang mencapai Rp4,94 triliun terkait dengan rencana penyelesaian utang perseroan menjadi saham senilai Rp1,43 triliun.

    Aksi korporasi itu akan dimintakan restu dari pemegang saham pada 30 Oktober 2009.

    Apabila rencana tersebut disetujui oleh kreditur, perseroan berencana mengonversi utang obligasi dan utang usaha dengan nilai maksimal Rp1,43 triliun melalui penerbitan saham baru perseroan hingga 22,08 miliar dengan nilai konversi saham Rp65.

    “Perseroan menawarkan rencana penyelesaian utang kepada para kreditur dengan cara melaksanakan konversi utang menjadi saham baru perseroan melalui penambahan saham tanpa hak memesan efek terlebih dahulu,” ujar Sekretaris Perusahaan Mobile-8 Chris Taufik, kemarin.

    Adapun, utang perseroan yang akan diselesaikan melalui mekanisme tersebut, yaitu pertama, obligasi perseroan senilai Rp675 miliar. Utang itu telah direstrukturisasi, sehingga tenornya menjadi 15 Juni 2017.

    Bunga kupon obligasi juga diubah menjadi 12,375% selama sembilan kuartal dimulai pada 15 Juni 2007, sebesar 5% selama delapan kuartal dimulai pada 15 September 2009.

    Selanjutnya kupon sebesar 8% untuk 12 kuartal dimulai pada 15 September 2011 dan 18% selama 12 kuartal dimulai pada 15 September 2014. Adapun kupon terutang untuk periode 15 Maret dan 15 Juni 2009 akan dibayarkan dalam empat kali pembayaran hingga 15 Maret 2010.

    Kedua, perseroan memiliki utang usaha per 30 September 2009 kepada 5 perusahaan, yaitu Samsung Electronics Co Ltd senilai Rp274,14 miliar, PT Mora Telematika Indonesia senilai Rp294,15 miliar, PT Inti Bangun Sejahtera senilai Rp139,48 miliar.

    Selain itu, perseroan juga memiliki utang kepada PT Sapta Prima Talenta senilai Rp89,80 miliar dan PT Investasi Hasil Sejahtera Rp43,35 miliar.

    Konversi saham

    Keterangan resmi perseroan menyebutkan bahwa kepemilikan Mobile-8 setelah terjadi konversi saham, yaitu untuk saham seri A meliputi Jerash Investment Ltd 15,30%, PT Global Medciacom Tbk 9,08%, Qualcomm Incorporated 2,39%, KT Freetel CO Ltd 0,96% dan masyarakat 20,08%.

    Selanjutnya, saham seri B, yaitu Mora Telematika 9,89%, Samsung Electronics 8,39%, pemegang obligasi I Mobile-8 24,54%, Inti Bangun 4,56%, Sapta Prima 3,26% dan Investasi hasil 1,58%.

    Mobile-8 Telecom membukukan kewajiban per 30 September 2009 mencapai Rp4,94 triliun.

    Sementara itu, pendapatan perseroan per 30 September 2009 mencapai Rp278,64 miliar dan rugi bersih 439,95 miliar.

    Pada perdagangan akhir pekan lalu, harga saham emiten berkode FREN ini ditutup stagnan dibandingkan dengan perdagangan 15 Oktober 2009, yaitu pada level Rp57. Dengan mengacu pada harga saham itu, kapitalisasi pasar perseroan Rp1,15 triliun.

    Oleh Sylviana Pravita R.K.N.
    Bisnis Indonesia

  33. syarif says:

    Jumat, 09/10/2009
    EKSPOSE
    Mobile-8 akan ganti manajemen

    * Cetak
    * Bookmark and Share

    JAKARTA: PT Mobile-8 Telecom Tbk berencana mengganti direksi dan komisaris.

    Menurut Presiden Direktur Mobile-8 Merza Fachys, pengambilan keputusan itu akan dilaksanakan pada rapat umum pemegang saham pada 11 November 2009.

    “Agenda RUPS adalah pergantian direksi dan atau komisaris,” katanya dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, kemarin.

    Pada 1 Juni 2009, Mobile-8 baru saja mengganti jajaran direksi perseroan itu menjadi Merza Fachys, Anthony C. Kartawiria, Beydra Yendi, dan Agus Heryanto Lukas.

    Adapun, Harmanto Tanidjaja menjadi presiden komisaris dan Felix Ali Chendra, Edwin Sudibyo menjadi komisaris perseroan. (Bisnis/spr)

    Mobile-8 Meningkatkan Jumlah Pelanggan Fren Duo Print E-mail
    User Rating: / 2
    PoorBest

    Bidik Segmen Profesional dan Komunitas Bisnis, Perkenalkan Fren Duo Paskabayar
    Jakarta, 1 September 2009 – Gebrakan besar di dunia telekomunikasi Indonesia kembali dicetak oleh PT. Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8). Sebelumnya pada pertengahan Juni 2009 telah meluncurkan Fren Duo Prabayar kali ini Mobile-8 meluncurkan Fren Duo Paskabayar.

    Dengan menargetkan segmen pasar profesional dan komunitas bisnis, Mobile-8 siap memenangi kompetisi pasar paskabayar di Indonesia.

    Dengan menawarkan dua nomor aktif secara bersamaan dalam satu kartu. Konsumen paskabayar akan diberikan Tarif Hemat CDMA ditunjang dengan layanan FWA, dan kenyamanan GSM untuk mobilitas tinggi dengan layanan seluler.

    Saatnya konsumen paskabayar bebas memilih
    Fren Duo Paskabayar adalah produk unggulan dari paskabayar yang menggabungkan kemampuan dua layanan dalam satu kartu RUIM, dengan produk ini pelanggan setia paskabayar dapat bebas memilih layanan yang sesuai dengan kebutuhannya, dengan layanan seluler Fren dan layanan nomor telepon rumah (FWA) di dalam satu kartu RUIM secara bersamaan (dua-on) Fren Duo Paskabayar memastikan solusi tepat untuk berkomunikasi. Kehadiran Fren Duo semakin mempertegas Fren sebagai layanan seluler yang paling ‘hemat dan tidak repot’.

    “Bagi kami, paskabayar adalah pasar yang masih sangat besar potensinya di Indonesia. Untuk melayani pasar ini kami mencoba menghadirkan inovasi baru yang menggabungkan kelebihan yang ada di layanan selular dan FWA menjadi satu produk inovatif yaitu Fren Duo paskabayar. Fren Duo paskabayar ini kami hadirkan untuk menjadi solusi komunikasi bagi pelanggan Small Medium Enterprise, keluarga dan komunitas yang membutuhkan layanan komunikasi hemat tanpa membatasi mobilitas penggunanya.” ujar Beydra Yendi, Direktur Marketing & Sales PT Mobile-8 Telecom Tbk.

    Sukaca Purwokardjono, Group Head of Product Marketing & Strategy PT Mobile-8 Telecom Tbk menambahkan, “Produk ini merupakan pertama dan satu-satunya produk Paskabayar di Indonesia yang menawarkan dua nomor aktif di dalam satu kartu. Tingginya permintaan pelanggan paskabayar untuk bisa menikmati keuntungan yang didapatkan di dalam layanan Fren Duo membuat kami percaya bahwa layanan Fren Duo paskabayar ini mendapat hati pelanggan kami dan dapat mendukung kami untuk memperbesar pangsa pasar paskabayar. Dengan layanan Fren Duo kami memberikan kenyamanan komunikasi layaknya layanan GSM dengan tariff CDMA yang sangat terjangkau.”

    Perpindahan layanan dari nomor Fren (Seluler) ke nomor FWA dapat dilakukan dengan sangat mudah dimana pelanggan cukup men-dial ke *55. Setelah terdengar nada, maka pelanggan telah berpindah ke nomor layanan FWA. Dan untuk kembali ke nomor layanan selular, pelanggan cukup men-dial *550. Untuk mengetahui status layanan, pelanggan cukup mengirim SMS dengan ketik: status dan kirim ke tujuan 551, kemudian pelanggan akan menerima message yang menyatakan status layanan yang sedang dinikmati.

    Dengan peluncuran produk ini kami memastikan setiap pelanggan setia paskabayar dapat mendapatkan extra kenyamanan dalam menggunakan produk Fren. Untuk saat ini layanan mobilitas terbatas (FWA) pada Fren Duo hanya dapat digunakan di dalam wilayah nomor kode area yang dimiliki.

    Mobile-8, Masterdata dan MAG - Dukung Program Pemerintah “Internet Sehat Aman” Print E-mail
    User Rating: / 0
    PoorBest

    ‘Internet Sehat Mobi’ Melindungi Generasi Muda Dari Resiko Konten Negatif
    Jakarta, 27 Agustus 2009 – Kerjasama strategis antara PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8), Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo), PT. Masterdata dan Mall Artha Gading (MAG) telah terbentuk. Keempat institusi ini sepakat untuk mendukung program ‘Insan’ (Internet Sehat Aman), yang ditandai dengan diluncurkannya layanan ‘Internet Sehat Mobi’ pada hari ini di Mal Artha Gading, Jakarta.

    Program ‘Insan’ yang diresmikan oleh Depkominfo pada 23 Februari 2009 memberikan manfaat yang sangat besar bagi para orang tua guru dan pendidik, khususnya dalam pengawasan alur informasi yang akan diterima oleh anak melalui internet. Tujuan program ‘Insan’ adalah memberikan perlindungan kepada generasi muda terhadap konten negatif sekaligus melakukan penetrasi terhadap tumbuhnya konten-kontan lokal yang positif.

    Dengan menggunakan layanan ‘Internet Sehat Mobi’ yang berupa modem dari Mobile-8 yang dipaketkan bersama notebook-notebook keluaran PT. Masterdata, pengguna secara otomatis tidak dapat mengakses situs pornografi, selanjutnya akan berkembang untuk konten-konten negatif seperti pelanggaran kesusilaan, perjudian, SARA, kekerasan dan sebagainya, termasuk pelanggaran privasi, perendahan martabat dan pelecehan seksual.

    Karenanya, ‘Internet Sehat Mobi’ sangat tepat bagi para orang tua, pendidik dan masyarakat yang peduli terhadap perkembangan mental generasi muda dengan cara menutup akses terhadap akses internet yang mengandung konten negatif, sedini mungkin.

    Merza Fachys, Presiden Direktur PT Mobile-8 Telecom Tbk mengatakan, “Internet Sehat Mobi ini kami sediakan untuk memberikan rasa aman bagi para orangtua dan guru dalam memberikan akses internet kepada anak-anak. Layanan internet kami ini mempunyai kemampuan menutup konten-konten yang memiliki efek negatif yang tentunya akan selalu kami update mengikuti perkembangan terbaru. Melalui layanan ini, kami bangga ikut menjaga perkembangan generasi bangsa di usia pertumbuhan. Seperti yang kita ketahui, saat ini penyebaran informasi sangatlah cepat dan tanpa batas, sehingga kami berharap dapat menghadirkan nilai positif berinternet bagi anak-anak kita. Kami juga mengajak masyarakat untuk terlibat secara aktif menginformasikan situs-situ baru yang bermunculan yang tidak baik untuk dikunjungi oleh anak-anak untuk dapat kami tutup aksesnya ke situs-situs tersebut.”

    Sementara Cahyana Ahmadjayadi, Kepala Badan Litbang SDM Depkominfo mengatakan, “Acara ini adalah dukungan nyata terhadap program Insan. Kedepan, kami berharap akan semakin banyak acara yang melibatkan pihak-pihak terkait seperti operator, penyedia konten, distributor peralatan komputer, institusi pendididikan dan masyarakat secara luas, yang semuanya bertujuan membentuk karakter generasi muda yang bertanggung jawab.”

    Keterlibatan PT. Masterdata sebagai distributor dan master dealer notebook merek-merek terkenal seperti Acer, Asus, Compaq/ HP, Hasee, Lenovo, dan Sony Vaio dalam acara yang diselenggarakan oleh Majalah BISKOM ini adalah memberikan nilai lebih pada setiap produk yang dipasarkan. Dengan membeli sebuah notebook dari Masterdata, konsumen sekaligus dapat membeli paket khusus modem ‘Internet Sehat Mobi’ yang tersedia di pasaran melalui distribusi Masterdata. Artinya, dengan membeli notebook tersebut, secara otomatis konsumen telah ikut mengkampanyekan program ‘Insan’.

    Soegiharto Santoso, Direktur PT. Masterdata yang sekaligus menjadi Tim Sosialisasi Program ‘Insan’ Depkominfo mengatakan, “Sebagai perusahaan swasta yang secara langsung maupun tak langsung menawarkan ‘media’ untuk melakukan akses ke dunia maya, merupakan sebuah kewajiban bagi kami untuk mendukung program pemerintah untuk melindungi generasi muda dari efek berbahaya dan merusak yang ditimbulkan oleh konten negatif.”

    Sementara MAG merupakan sebuah mall keluarga yang terletak di lokasi strategis di Jakarta Utara. Di masa mendatang, MAG akan memfokuskan diri sebagai mall teknologi informasi (TI). Dukungan terhadap acara ini adalah satu dari serangkaian langkah MAG untuk lebih mempopulerkan MAG kepada komunitas TI di tanah air.

    Djoko Mudjiono, General Manager MAG mengatakan, “Menciptakan Internet yang sehat dan aman untuk generasi muda bukan tanggung jawab orang tua dan para pendidik semata. Ini adalah tugas besar untuk semua pihak. MAG sendiri sebagai mall yang akan memfasilitasi sarana TI kepada para pengunjung, berkomitmen mendukung perkembangan TI yang mempunyai daya manfaat positif bagi generasi muda.”

    Acara ini juga menghadirkan Talkshow dengan nara sumber Cahyana Ahmadjayadi, Seto Mulyadi (Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak), dan Merza Fachys, dengan moderator Onno W. Purbo (Yayasan One Destination Center).

    Tentang ‘Internet Sehat Mobi’

    Paket Internet Sehat Mobi ini dapat dikenali dengan tanda stiker pada box modem yang berbentuk pita berwarna oranye beserta dengan tulisan Internet Sehat Mobi dan dipasarkan dengan harga sangat terjangkau bagi masyarakat, yaitu Rp. 499,000 (sudah termasuk PPN). Melalui teknologi CDMA EVDO rev.A yang dimiliki menghadirkan kecepatan hingga 3.1 Mbps, setara dengan kecepatan 3,5 G di teknologi GSM di area layanan Jakarta dan Bandung. Di area layanan Mobile-8 lainnya layanan ini tetap dapat dinikmati dengan kecepatan data 153Kbps setara GPRS, melalui teknologi CDMA 2000 1x yang dimiliki lainnya. Pelanggan dapat memilih layanan internet dari yang penggunaan berdasarkan paket Unlimited mulai dari Rp.50,000/bulan sampai dengan Rp. 250.000,-/bulan serta ditambah dengan Bonus Pulsa 50% untuk selama 5 kali isi ulang pulsa.

    Tentang Program “Internet Sehat” dan “Insan”

    Program Internet Sehat (www.internetsehat.org) digagas pertama kali oleh institusi nirlaba ICT Watch (www.ictwatch.com) pada tahun 2002 dan kini telah mendapatkan pengakuan secara internasional pada workshop OpenNet Iniative di Malaysia, Juni 2009. Sejumlah program Internet Sehat telah dijalankan oleh ICT Watch hingga saat ini, semisal Internet Sehat Blog Award, Lab Komputer Sehat, hingga pengadaan buku/booklet dan CD-ROM Internet Sehat. Untuk sejarah Internet Sehat, dapat dibaca di http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Sejarah_Internet_Sehat_oleh_ICT_Watch. Informasi lebih lanjut atau ingin bergabung sebagai relawan/donatur, silakan menghubungi surel[at]ictwatch.com.

    Kemudian Depkominfo meresmikan program ‘Insan’ (Internet Sehat dan Aman) pada 23 Februari 2009, melalui SK Menkominfo No. 28/KEP/M/Kominfo/1/2009. Saat ini, untuk meminimalisir dampak internet, di sejumlah negara mulai didengungkan kampanye ‘Healthy Internet Use’. Di negara-negara Asia, termasuk di Indonesia, dimana pengguna internet tumbuh dengan sangat pesat: rata-rata di atas 40% per-tahun, pengawasan penggunaan internet di kalangan generasi muda sangat diperlukan. Program ‘Insan’ bertujuan untuk menghindari generasi muda dari situs-situs dengan konten yang tidak sehat, sekaligus melakukan penetrasi terhadap pertumbuhan konten positif.

    Fren Duo Tercatat di MURI (Museum Record Indonesia) Print E-mail
    User Rating: / 0
    PoorBest
    Jakarta - 12 Juni 2009 - Bertepatan dengan diluncurkannya layanan Fren Duo di Jakarta, layanan ini juga mendapatkan penghargaan dan pengakuan oleh Museum Record Indonesia sebagai produk pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menggabungkan 2 layanan di dalam 1 kartu kepada pelanggannya.
    Layanan ini menggabungkan kemampuan mobilitasnya dengan kemampuan untuk memberikan tarif semurah telepon rumah atau tarif dalam kota. Sebagai pengakuan atas inovasi besar di industri telekomunikasi ini, layanan Fren Duo telah dinyatakan layak dicatat dan mendapatkan sertifikat dari MURI di dalam acara Indonesian Cellular Show 2009.

    Image

    “Setelah dilakukan pengujian dihadapan team Museum Rekor-Dunia Indonesia pada tanggal 26 Mei 2009, kami menyatakan bahwa Mobile-8 dengan produk Fren Duo sebagai Operator Telepon Pertama Yang Menggabungkan Dua Layanan Yaitu Seluler dan FWA dalam Satu Kartu. Layanan ini merupakan terobosan besar di dunia telekomunikasi dimana pelanggan sangat dimanjakan oleh Mobile-8 dengan diberikan kebebasan untuk menikmati layanan komunikasi dengan tarif semurah telepon rumah dan mengusung kemampuan mobilitas dan fleksibilitas yang tinggi. Kami menyatakan layanan ini pantas untuk kami catat sebagai produk kebanggan untuk industri telekomunikasi dan juga Indonesia,” dijelaskan oleh Jaya Suprana dari Museum Record Indonesia (MURI).

    Fren Gratiskan Bicara, Sebagai Bukti Persahabatan Print E-mail
    User Rating: / 1
    PoorBest
    “Tarif Sobat Kini Dapat Dinikmati Semua Pelanggan Fren”
    Jakarta, 25 Februari 2009 – Menyusul diluncurkannya Kartu Perdana Fren SOBAT beberapa waktu lalu, PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8) saat ini juga memberikan kesempatan kepada semua pelanggan FREN untuk dapat ikut menikmati kemudahan dan keuntungan yang ditawarkan di dalam layanan FREN SOBAT.
    “Tarif Fren SOBAT yang GRATIS bahkan diibaratkan dengan cukup bayar pake daun kini juga dapat dinikmati oleh semua pelanggan Fren reguler. Penawaran ini kami berikan sebagai apresiasi kepada para pelanggan setia dan masyarakat luas dan menjadi wujud komitmen kami untuk menghadirkan layanan telekomunikasi yang handal dan terjangkau bagi seluruh lapisan”, ujar Susanto Sosilo, Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Mobile-8 Telecom Tbk.

    Untuk dapat menikmati tarif gratis, pelanggan Fren reguler cukup melakukan pengisian ulang sebesar Rp 50 ribu bagi pengguna Fren yang sudah menjadi pelanggan sebelum tanggal 28 Januari 2009. Sedangkan yang menjadi pelanggan Fren setelah tanggal 28 Januari 2009 cukup melakukan isi ulang sebesar Rp 20 ribu. Semua pelanggan Fren yang telah melakukan pengisian ulang dengan ketentuan tersebut akan langsung dapat menikmati tarif bicara GRATIS ke semua nomor Fren di seluruh Indonesia selama 30 hari pertama.

    Selain gratis bicara ke sesama Fren selama 30 hari, pelanggan juga dapat menikmati SMS murah dengan tarif Rp 88/SMS ke semua operator, Bonus pulsa 25% yang bisa digunakan ke seluruh operator dan tarif promo panggilan interlokal (SLJJ) ke telepon rumah atau FWA GRATIS setelah 3 menit mengikuti masa aktif voucher yang diisi.

    Kehadiran Fren SOBAT adalah untuk memperkuat positioning Fren sebagai operator pilihan yang bersahabat yang menawarkan tarif Rp 8/menit untuk panggilan ke semua Fren se-Indonesia. Hal ini semakin menguatkan posisi Fren sebagai solusi telekomunikasi dengan tarif murah dan tidak merepotkan penggunanya. Beberapa waktu lalu, Mobile-8 meluncurkan kartu perdana Fren SOBAT yang ditawarkan seharga Rp. 20.000,-/paket yang berisikan 4 nomor Fren yang berurutan dan beragam fitur menarik, antara lain fasilitas conference call.

    Didukung oleh teknologi CDMA, menjadikan Fren memiliki kualitas sinyal dan kejernihan suara yang lebih baik dibandingkan operator lainnya. Pelanggan Fren juga tidak perlu repot melakukan registrasi atau ganti kartu ketika hendak melakukan perjalanan keluar kota atau keluar negeri. Hal ini dimungkinkan karena Fren memiliki ijin sebagai operator selular.

    Sejak Fren SOBAT diluncurkan, statistik pelanggan Fren memperlihatkan kecenderungan yang terus meningkat. Kami yakin momen ini akan terus berlanjut sehingga dapat meningkatkan jumlah pelanggan Fren.

  34. syarif says:

    Jakarta – Pada semester I 2008, PT Mobile-8 Telecom Tbk, mendapati kerugian bersih sebesar Rp 99,802 miliar, yang anjlok hingga 325% dari posisi semester I 2007 yang masih didapati laba bersih sebesar Rp. 44,353 miliar.

    Pada pos pendapatan usaha Selular Fren dan beban usaha mobile-8, masing-masing masih dapat menghasilkan Rp 456,055 milliar naik 17,39 % dan Rp 467,990 miliar naik 41,74%, disbanding kan dengan semester I 2007.

    Namun pada pos laba usaha, penyedia telepon tetap nirkabel Hepi, merugi hingga Rp. 11,934 milliar, turun 120,47%, dibandingkan semester I 2007 yang masih bias menghasilkan angka positif sebesar Rp 58,298 miliar.

    Peningkatan pos beban lain-lain menyebabkan perseroan membukukan rugi sebelum pajak sebesar Rp 141,857 miliar pada semester I 2008. Padahal pada semester I 2007, perseroan masih membukukan angka positif sebesar Rp 27,133 miliar.

    Bisnis Mobile-8 Makin Menurun
    2008-10-08

    PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8), mempersembahkan program barunya bernama Gesek-Gesek Grreengg 4 (GEGER 4) dimana melalui program ini pelanggan prabayar Fren dan Hepi berkesempatan memenangkan hadiah senilai ratusan juta rupiah.

    Sukaca Purwokardjono, Group Head of Product Marketing PT Mobile-8 Telecom, melalui pernyataan resminya (20/10/2009) menjelaskan, “Program ini bertujuan meningkatkan loyalitas pelanggan melalui apresiasi program, meningkatkan aktivasi melalui program dengan hadiah yang spektakuler serta membangun tingkat kesadaran terhadap merek Fren dan Hepi. Kami sangat berterima kasih terhadap para pelanggan Mobile-8 yang telah begitu setia menggunakan produk serta layanan lainnya dari kami. Program ini merupakan salah satu bentuk penghargaan kami,” jelas Sukaca.

    GEGER 4 ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya GEGER 3, yang telah dilaksanakan pada periode 22 Juni - 13 September 2009.

    Mobile-8 akan terus menghadirkan program-program yang lebih baik, untuk dapat memanjakan pelanggan Fren dan Hepi, agar para pelanggan tidak hanya dapat menikmati layanan yang hemat dan tidak repot, namun juga mendapatkan kesempatan memenangkan hadiah puluhan juta rupiah. “Program ini akan terus kami adakan 3 bulan sekali setiap tahunnya dengan memberikan banyak hadiah menarik kepada pelanggan yang telah setia bersama dengan kami. Program GEGER 5 juga akan kami hadirkan di bulan Oktober 2009 dengan berbagai hadiah yang tentunya lebih menarik”, tutup Sukaca Purwokardjono.

    Mobile-8 Manjakan Pelanggannya
    2009-10-20

    PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8) secara resmi memperkenalkan Mobi, layanan Mobile Broadband Internet berbasis teknologi CDMA EVDO Rev. A yang setingkat dengan layanan 3.5G di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Dengan kecepatan download hingga 3.1 Mbps serta upload hingga 1.8 Mbps, Mobi mendukung berbagai aplikasi yang memerlukan bandwidth besar sehingga memungkinkan proses pengiriman dan penerimaan file berukuran besar dengan cepat dan mudah.

    Di era globalisasi dan teknologi informasi saat ini, sudah menjadi gaya hidup anak muda untuk terkoneksi dengan teman maupun kegiatan lain dalam dunia maya. Disamping menggunakan Internet sebagai penunjang kuliah/pelajaran, mahasiswa dan pelajar sering mengirim dan menerima email dengan file sisipan berukuran besar atau menggunakan Internet dengan intensitas download dan upload yang sangat tinggi ketika mengakses situs-situs pertemanan seperti Friendster atau Facebook; atau melakukan download/upload file video di situs pertukaran video seperti YouTube.

    Dengan Mobi mahasiswa dan pelajar yang memiliki laptop dapat terkoneksi ke internet sepuasnya di luar lingkungan kampus/sekolah langsung dari laptop mereka tanpa perlu pergi ke warnet.
    “Peningkatan popularitas situs-situs jejaring sosial atau pertemanan (social networking) dan pertukaran video di lingkungan mahasiswa dan pelajar Indonesia telah meningkatkan kebutuhan terhadap layanan Internet broadband berkualitas tinggi dengan biaya terjangkau. Merupakan misi kami untuk menghubungkan masyarakat Indonesia dengan internet murah hingga masyarakat dapat mengakses informasi dan terhubung dengan dunia luar secara mudah,” kata Susanto Sosilo, Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Mobile-8 Telecom Tbk.

    Dengan paket bundling modem yang harganya hanya Rp499 ribu dan tarif hanya Rp 0,1 / KB, pengguna mendapatkan gratis pemakaian sebesar 1Gb beserta nomor Mobi. Mobi adalah layanan Internet 3.5G (EVDO CDMA) termurah di Indonesia. Tarif yang ditawarkan Mobi tentunya lebih murah dari biaya Internet di warnet pada umumnya, sehingga sangat cocok bagi para mahasiswa, pelajar, serta fresh graduated yang menggunakan laptop dalam menunjang aktifitas dan gaya hidup mereka.

    “Mobi merupakan terobosan besar di dunia layanan Internet broadband Indonesia karena layanan yang selama ini identik dengan kalangan ekskutif bisnis kini dapat diakses oleh pengguna dari kalangan mahasiswa dan pelajar. Selain itu, Mobi juga merupakan jawaban bagi pengguna yang ingin meng-update dengan cepat halaman situs pertemanan mereka dengan menambahkan foto-foto dan aplikasi-aplikasi baru atau saling bertukar berbagai file video menarik melalui YouTube,” tambah Susanto Sosilo.
    Mobi dengan teknologi EVDO Rev. A saat ini ditawarkan kepada para pengguna di kawasan Jabodetabek. Pengguna di luar Jabodetabek juga dapat mengakses layanan ini melalui jaringan CDMA 2000 1X yang menawarkan kecepatan akses hingga 153 Kbps, lebih cepat dari layanan GPRS yang ditawarkan di Indonesia.

    Pengguna dapat memanfaatkan Mobi melalui layanan prabayar dengan tarif mulai Rp 0,1/Kb yang dapat diisi ulang dengan voucher fisik atau elektronik Fren di mana pun. Pengguna Mobi prabayar yang membeli Modem 3.G CDMA EVDO Rev.A seharga Rp499 ribu dari IT Center sebagai Mitra Bisnis Mobile-8 akan mendapat gratis pemakaian sebesar 1Gb, sehingga dapat langsung browsing, chatting, dan berkegiatan dengan menggunakan internet sepuasnya. Mobi juga dapat diakses melalui layanan pascabayar dengan 3 paket pilihan, yakni Rp88,000 (kuota 500 Mb), Rp150,000 (kuota 1.25 Gb) dan Rp250,000 (kuota 3Gb), dengan tarif kelebihan kuota sebesar Rp 0,25/Kb.

    Mobile-8 Hadirkan Mobile Broadband Internet (MOBI)

Leave a Reply