YAYASAN AL ISLAH
Di dalam Folder ini terdapat kegiatan-kegiatan Yayasan Pengembangan SDM Al Islah. Layanan On Line Bagi Kegiatan Al Islah, layanan kegiatan Pendidikan Bahasa Inggris, Layanan Pendidikan Komputer, Dan Sebagainya
Posted by
at
10:15:37
Nenekku satu-satunya yang selama ini kukenal menjaga kami. Senyumnya yang tulus, kopinya yang manis. Berangkat di sebuah sore yang meredup. Selamat jalan. Ya Allah peringanlah nenekku, Al Fatihah untuknya, semoga kau perindah kehidupannya di sana. Tak lagi kami bisa bertemu seperti dulu. Matamu terang dan melihat kami, tapi kami tak lagi mampu menemukanmu di dunia fana ini. Ya Allah nenekku telah kau panggil. Dia selama ini setia menemani kami berjalan pelan, tumbuh, besar, dan dewasa. Apa yang harus kami lakukan ya Allah. Kata Abu Bakar Ash Shidiq, telah berlalu sebelummu rasul-rasul, utusan Allah, apakah jika telah wafat mereka, maka kau akan kufur dan berbalik. Wahai manusia, rasul hanyalah manusia, telah berlalu sebelum rasulullah, rasul-rasul sebelumnya. Akan tetapi sesungguhnya Allah tetaplah hidup sepanjang masa.
Hik hik kasihan, ini dari saya, siswa Al Ishlah dengan Nomor Induk 111110999,Nama : Saridinah binti Saridin,Lahir :Mbungkal, semoga saya diluluskan sama Pak Dian, eh lulus ding,
PROPOSAL PEMBERIAN
MATA KULIAH DI LINGKUNGAN
SISWA AKADEMI MILITER NASIONAL (AMN)
MAGELANG
TEKNIK DAN STATEGI
PERANG CYBER (CYBER WAR)
BAGI SISWA AKADEMI MILITER
UNTUK
HARGA DIRI BANGSA DAN NEGARA
DI CYBER SPACE
Disusun Oleh :
Gempar Ikka Wijaya
Staf Ahli Khusus Dirjen Aplikasi Telematika
Departemen Komunikasi Dan Informatika
Untuk Bapak Gubernur AMN
Jenderal Sriyanto
Jakarta
2007
ALUR PIKIR
KEBUTUHAN PEMBERIAN MATERI
TEKNIK DAN STATEGI
PERANG CYBER (CYBER WAR)
BAGI SISWA AKADEMI MILITER
DAN JAJARAN TNI PADA UMUMNYA
UNTUK
HARGA DIRI, KEDAULATAN
BANGSA DAN NEGARA
DI CYBER SPACE
1. Teknologi Informasi dan Komunikasi berkembang sangat pesat
2. Sebuah ruang baru aktivitas bagi seluruh umat manusia muncul
3. Cyber space saat ini menjadi sebuah ruang yang nyata bagi seluruh aktivitas kehidupan manusia di seluruh dunia
4. Hampir semua aktivitas kehidupan manusia saat ini telah dipetakan di dalam ruang cyber
5. Jati diri manusia sejati saat ini ditentukan nilainya dari eksistensi fisik di dunia nyata dan di cyber space. Jati diri space dalam beberapa bidang aktivitas kehidupan manusia bahkan jauh lebih tinggi derajat nilainya dari jati diri fisik yang telah dikenali sepanjang ribuan tahun.
6. Jati diri cyber bahkan di beberapa negara maju saat ini menjadi penentu utama seluruh detak kehidupan manusia di dunia nyata. Di Amerika Serikat Social Security Number (SSN) menjadi jauh lebih dikenali oleh sistem kebangsaan dan kenegaraan dibandingkan dengan keberadaan fisik manusia. Dalam beberapa kasus bahkan keberadaan fisik manusia tidak menjamin manusia mendapatkan posisinya sebagai manusia atau bahkan sebagai warga negara. Warga negara yang tidak masuk dalam data base warga negara sebuah bangsa dapat ditolak dan dapat dihambat hak-hak warga negaranya karena jati diri cybernya yang tidak eksis.
7. Kejadian yang sama juga dialami oleh Negara.
8. Negara dunia yang tidak memiliki jati diri cyber akan ditolak sebagai negara. Indonesia ditolak sebagai sebuah negara di beberapa lokasi perdagangan dunia karena jati diri cyber Indonesia tidak dikenali oleh data base lokasi perdagangan tersebut.
9. WSIS (World Summit On Information Society) sebuah pertemuan di bawah organ PBB ITU (International Telecommunication Union) mencanangkan bahwa pada tahun 2010 seluruh negara di dunia harus dapat dikenali aktivitas-aktivitas utama kemasyarakatannya di dalam lingkungan dan ruangan cyber global. Seluruh instansi pemerintah harus terhubung ke akses point yang menghubungkannya ke ruang cyber global. Seluruh sekolah, rumah sakit, desa harus telah terhubung ke titik akses ruang cyber global.
10. Negara yang tidak terhubung ke titik akses ruang global cyber pada tahun 2010 sebagaimana yang ditetapkan oleh WSIS akan dihapus jati dirinya.
11. Seluruh aktivitas kebangsaan dan kenegaraan akan dianggap tidak pernah ada di lingkungan global, jika tidak dikenali dengan baik identitas negara cybernya. Negara akan berada dalam situasi terblokade total dari ruang cyber global.
12. Munculnya jati diri negara cyber adalah kenyataan baru yang tidak terelakkan dalam realitas sejarah global saat ini.
13. Perebutan untuk menempati posisi terhormat di seluruh dunia menjadi tujuan berdirinya bangsa-bangsa dan negara di dunia.
14. Munculnya jati diri negara dan bangsa cyber membuat ruang perebutan posisi terhormat ini juga terjadi di ruang cyber
15. Perang cyber (cyber war) adalah salah satu peperangan untuk menempati posisi terhormat yang saat ini menjadi peperangan yang jauh lebih dahsyat dampaknya dibandingkan dengan perang konvensional
16. Dengan berbagai persiapan sumber daya manusia, strategi, peralatan perang, dan biaya yang mahal perang konvensional untuk mempertahankan harga diri bangsa dan negara terkadang harus dilakukan.
17. Dalam peperangan konvensional dibutuhkan waktu yang panjang, biaya yang mahal, dan pengorbanan yang besar bahkan jiwa para prajurit dan tentara penjaga kedaulatan negara dan bangsa
18. Akan tetapi dengan tanpa adanya persiapan sumber daya manusia, strategi, peralatan perang, dan biaya yang mahal perang sebuah peperangan cyber (cyber war) terhadap wilayah kebanggaan, kedaulatan, dan harga diri dapat dimulai.
19. Seorang manusia saja telah dapat memulai peperangan cyber (cyber war) yang bahkan dampaknya jauh lebih dahsyat dari peperangan konvensional.
20. Dengan hanya berbekal sumber daya yang sangat sederhana perang cyber telah dapat dimulai Dan harga diri, kebanggaan, kedaulatan bangsa menjadi terancam.
21. Sedemikian dahsyatnya dampak peperangan cyber yang terjadi di cyber space
22. Ancaman peperangan cyber ini telah dialami juga oleh Bangsa Indonesia, bersamaan waktunya dengan kemunculan dunia cyber di seluruh dunia
23. Indonesia adalah negara besar dan agung di dunia. Tuhan Yang Maha Esa menganugerahkan limpahan kekayaan alam, ketinggian budi pekerti, dan puncak-puncak dari seluruh peradaban dunia yang membuat bangsa dan negara ini menjadi disegani di seluruh dunia
24. Harga diri dan Kebanggaan Bangsa dan Negara Indonesia adalah segala-galanya bagi seluruh Warga Negara Indonesia.
25. Anugerah kebesaran bangsa dan negara ini harus dijaga dengan baik. Salah satu tugas TNI (Tentara Nasional Indonesia) adalah menjadi pengawal kebesaran, kedaulatan, dan harga diri bangsa dan negara.
26. Ancaman perang cyber dan penodaan kebesaran/kedaulatan bangsa melalui cyber space adalah salah satu ancaman nyata jati diri bangsa dan negara. Beberapa kali penodaan harga diri dan kedaulatan bangsa melalui cyber space telah dilakukan oleh para musuh negara baik dari dalam ataupun dalam negeri.
27. Beberapa situs cyber yang menghina kedaulatan negara seperti situs Papua Merdeka, Gerakan Aceh Merdeka, RMS, dan gerakan separatis lainnya leluasa berkembang dan tumbuh di dunia cyber tanpa adanya upaya sistematis membalas serangan cyber ini. Beberapa upaya mendiskreditkan situs cyber milik negara juga telah dilakukan.
28. Lepasnya wilayah Timor Timur dari pangkuan Ibu Pertiwi juga berawal dari gagalnya pencegahan pada serangan cyber yang dilakukan oleh para musuh negara di cyber space.
29. Di masa depan kuantitas penodaan harga diri dan kedaulatan bangsa ini akan tumbuh berkembang dengan pesat. Tanpa adanya upaya sistematis dari para penjaga kedaulatan bangsa dan negara terutama TNI maka harga diri dan kedaulatan bangsa akan semakin dihinakan oleh para musuh bangsa dan negara
30. Di masa depan seluruh instalasi penting bangsa dan negara akan terhubung ke jaringan cyber. Tanpa adanya persiapan yang sistematis memahami cyber space ini, jati diri dan kedaulatan bangsa akan terancam.
31. Berdasar alur pikir di ataslah maka perlu diberikanlah pemahaman mendasar mengenai teknik dan strategi perang cyber untuk mempertahankan jati diri dan kadaultan bangsa dan negara di ruang cyber. Pemahaman ini harus dimiliki oleh seluruh siswa AMN (Akademi Militer Nasional) secara khusus dan seluruh anggota Tentara Nasional Indonesia secara umum.
32. Kemampuan memahami alur dan strategi perang cyber ini akan memberikan bangsa dan negara kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi berbagai serangan dari cyber space
MATERI
TEKNIK DAN STRATEGI PERANG CYBER
Materi teknik dan Strategi Perang Cyber yang akan diberikan ini meluputi :
1. Pemahaman domain telematika sebagai domain yang dibentuk dari tiga matra communication (telekomunikasi), computer, dan content
2. Implikasi berkembangnya teknologi telematika bagi bangsa dan negara
3. Berkembangnya lingkungan Cyber Space Global
4. Kasus beragam ancaman nyata cyber war pada kedaulatan bangsa dan negara
5. Teknik dan Strategi yang harus dikembangkan dalam Perang Cyber
NARA SUMBER
1. Contact Person : Gempar Ikka Wijaya, Staf Khusus Dirjen Aplikasi telematika, Departemen Komunikasi Dan Informatika, Sms. 08164812811.E-mail :gempar_99@yahoo.com
2. Dirjen Aplikasi telematika Departamen Komunikasi Dan Informatika republik Indonesia (www.depkominfo.go.id)
3. Forum Komunikasi Informasi dan Transaksi Elektronik (infotranselektronik.blog.com)
4. Yayasan Padepokan Al Ishlah Unggul (wijaya.blog.com)
5. Asosiasi Pengelola Jasa Internet Indonesia (APJII)
6. PANDI (Pengelola Yayasan Nama Domain Indonesia)
7. PT Telekomunikasi Indonesia
METODE PEMBERIAN MATERI
Materi dapat disampaikan dengan metode pemberian pelatihan konsep dan praktek di dalam kelas, menjadi bagian dari kurrikulum secara umum. Selain itu pilihan metode pemberian materi juga dapat dilakukan dengan cara dan pendekatan model materi sistem modul atau dengan pendekatan seminar internal.
CONTACT PERSON
Contact Person : Gempar Ikka Wijaya, Staf Khusus Dirjen Aplikasi telematika, Departemen Komunikasi Dan Informatika, Sms. 08164812811.E-mail :gempar_99@yahoo.com
buat teman-teman yang pengen buka situs yang diblokir, coba link ini :
http://www.AntiBlocking.Info
http://www.BeatFiltering.Info
http://www.CloseFilters.Info
http://www.MafiaUnBlocker.Info
http://www.PhpUnBlocker.Info
http://www.PremiumUnBlocker.Info
http://www.PeoplesUnBlocker.Info
http://www.UrgentUnBlocker.Info
http://www.CovertIP.Info
http://www.HiddenInternet.Info
http://www.HiddenNet.Info
http://www.UnknownInternet.Info
http://www.UnseenInternet.Info
http://www.DisguiseIP.Info
http://www.AlwaysCovert.Info
http://www.PerfectUnBlocker.Info
http://www.HiddenVisits.Info
http://www.UniqueCloak.Info
http://www.LonelySurfing.info
http://www.ActiveUnblocker.info
http://www.EffectiveUnblocker.info
http://www.WorkingUnblocker.info
http://www.TrustedUnblocker.info
http://www.FastSurf.info
http://www.SecureUnblocker.info
http://www.ProtectedUnblocker.info
http://www.LargeUnblocker.info
http://www.StayUnknown.info
http://www.StayUnseen.info
Tips n Trick :
http://download2.gilaupload.com/filepointer.php?fid=2a683f9810c99e63243521e00c2b6d67
Tanggapan Tentang
Diberlakukannya
Undang Undang Informasi Transaksi Elektronika
Semi Thalassa
Newbie_neutron@yahoo.com
Tulisan ini saya buat untuk menanggapi secara pribadi tentang diberlakukannya UU ITE,yang nantinya akan menjadi pedoman setiap pengguna internet dalam melakukan aktivitasnya di dunia cyber,serta untuk mengkritisi pemerintah umumnya,serta pihak2 terkait(pemerintahan) yang seharusnya melakukan tindak lanjut dari disahkannya UU ITE ini,atas segala kekurangannya saya mohon maaf.
Sebelum Disahkannya Undang Undang….
Dimulai dari sebulan sebelum disahkannya undang undang ITE,saya sudah membaca desas desus nya sudah terdengar di forum2 yang memiliki subforum bb17 sebut saja Kaskus.com dan forum.gilaupload.com yang juga memiliki online storage di IIX(indonesian Internet Exchange) (saya tidak bisa tampilkan disini screen shotnya karena uda ditutup subforumnya) membaca thread di forum tersebut saya berfikir bahwa undang2 ini nantinya mungkin akan sama dengan undang2 anti pornografi.saat itu sekitar 1 bulan sebelum ada RUU nya,komunitas2 masi bebas,namun sudah banyak komentar tentang nantinya akan bagaimana setelah adanya UU yang mengatur per internetan di indonesia atau sebut saja bahasa kerennya Indonesian Cyberlaw,saat itu saya berfikir bahwa undang2 iini paling nasibnya sama dengan undang2 lain yang hanya menjadi issue namun tidak jadi/masih lama
Setelah RUU Disahkan Menjadi UU ITE
Setelah booming RUU ITE,dan saya dapat draft nya ternyata lebih dari pada itu,dan yang difokuskan untuk tindakan hacking dan pornografi.dan saya sudah menduga bahwa akan ada reaksi protes dari pihak hacker dan pecinta bb17(buka bukaan 17thn).
Reaksi BB17
Reaksi dari penggemar bb17 dan pengelola forum yang memiliki subforum BB17 adalah lebih memilih untuk mengalah terhadap undang undang,karena memang nampaknya mereka mengakui bahwa BB17 memiliki muatan asusila seperti yang termuat pada Pasal 27 ayat 1 UU ITE ”Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan” sebut saja Kaskus.us yang menutup subforum BB17 nya,sebut saja forum Kaskus.us dengan BB17,Indoforum.org dengan Vivid Corner, Forum.gilaupload.com dengan Universitas Kebob(kebob merupakan samaran dari Bok*p),dan masih banyak yang lainnya.
Dan forum.gilaupload.com yang menghapus subforum “Universitas Kebob”nya(tidak bisa di print screen krn sudah tidak ada)
Reaksi Komunitas Hacker
Lain lagi reaksi dari hacker yang tidak puas terhadap diberlakukannya UU ITE,salah satu hacker yang tidak puas dengan diberlakukannya UUITE melakukan deface terhadap depkominfo.go.id
Dan juga situs golkar.or.id
Jelas terlihat bahwa protes dari hacker beralasan,karena mereka merasa terancam oleh banyak pasal yang termuat dalam UU ITE tersebut, sedangkan banyak hacker2 yang mau berbagi pengetahuan yang mungkin orang lain tidak tau.
Dampak untuk komunitas hacker pasca diberlakukannya UUITE
Sebagai informasi,bahwa yogyafree.net yang berbasis di jogja ini telah ada sejak tahun 2004 dan merupakan situs/forum hacking teraktif/terlengkap di indonesia,selain masih banyak situs/forum yang membahas dunia hacking lainnya seperti echo.or.id – sempat sepi beberapa lama,dan jambihackerlink-sempat tidak terurus pasca pendirinya pensiun ( informasi tambahan ini berdasarkan pengamatan pribadi)
Reaksi keras dari para hacker tanah air ini menurut saya bisa dianggap wajar,karena saya saja yang bukan hacker(mungkin belum ^^) merasa keberatan apabila memandang dari sudut pandang hacker,jelas saja,banyak pasal yang mengekang hacker,sedangkan tentunya yang namanya hacker tidak mau dikekang,orang dikekang sama system aja bakal diakalin biar bisa ditembus…hehehe
Positif Negatif UU ITE…
Semua kegiatan pengajuan harga, kontak kerja sama, penagihan berbasis elektronik dilindungi hukum. Semua kiriman email ke klien yang terdokumentasi bisa menjadi bahan pertimbangan hukum, bila suatu waktu terjadi masalah dalam proses kerja sama. Untuk yang kerjanya di dunia maya, tentu ini memiliki nilai positif.
Jika kita melakukan transaksi perbankan (misalnya melalui Klik BCA) dan dirugikan karena (misalnya) ketekan tombol submit 2 kali, dan ini tidak diantisipasi oleh pengelola transaksi, maka kita berhak secara hukum menuntut pengelola transaksi tersebut. Tuntutan ini juga bisa berlaku untuk mereka yang menjadi merchant egold, PayPal, dsb.
Bila ada perusahaan yang mendaftarkan nama domain dengan maksud menjelekkan produk/merk/nama tertentu, perusahaan tersebut bisa dituntut untuk membatalkan nama domain
Semua yang tertulis dalam sebuah blog menjadi resmi hak cipta penulisnya dan dilindungi hak kekayaan intelektualnya.(uu HAKI)
Bila ada yang melakukan transaksi kartu kredit tanpa sepengetahuan pemilik kartu (carding),jelas bisa dituntut melalui hukum.
Lalu contoh hal negatif yang mungkin timbul
Isi sebuah situs tidak boleh ada muatan yang melanggar kesusilaan. Kesusilaan kan bersifat normatif. Mungkin situs yang menampilkan foto-foto porno secara vulgar bisa jelas dianggap melanggar kesusilaan. Namun, apakah situs-situs edukasi AIDS dan alat-alat kesehatan yang juga ditujukan untuk orang dewasa dilarang? Lalu, apakah forum-forum komunitas gay atau lesbian yang (hampir) tidak ada pornonya juga dianggap melanggar kesusilaan? Lalu, apakah foto seorang masyarakat Papua bugil yang ditampilkan dalam sebuah blog juga dianggap melanggar kesusilaan?memang masih belum jelas bagai mana suatu kata asusila dimaksudkan dalam UU ini
Kekhawatiran para penulis blog dalam mengungkapkan pendapat. Karena UU ini, bisa jadi para blogger semakin berhati-hati agar tidak menyinggung orang lain, menjelekkan produk atau merk tertentu, membuat tautan referensi atau membahas situs-situs yang dianggap ilegal oleh UU, dll. Kalau ketakutan menjadi semakin berlebihan, bukanlah malah semakin mengekang kebebasan berpendapat?
Seperti biasa, yang lebih mengkhawatirkan bukan UU-nya, tapi lebih kepada pelaksanaannya. Semoga saja UU ini tidak menjadi alat bagi aparat untuk melakukan investigasi berlebihan.
UU ITE dalam pelaksanaan…
Kurangnya sosialisasi dari pemerintah mungkin merupakan salah satu faktor mengapa UU ITE ini tidak dimengerti oleh pengguna IT ini,Terang saja,biasanya kita berbahasa yang to the point dan jelas maksud dan tujuannya,sedangkan UU ITE ini tidak demikian adanya,banyak pasal dan ayat yang tidak dimengerti atau mungkin sulit dimengerti,ini yang bisa membuat perbedaan persepsi antara bahasa hukum dan penangkapan makna dari komunitas IT.
Andai saya jadi pemerintah atau pihak yang berwenang mengurusi tentang hal ini,kira kira beberapa hal yang mungkin akan saya lakukan…
Memberikan Sosialisasi
Pemerintah kiranya perlu membuat sebuah tim khusus/tim independen untuk mensosialsisasikan Undang Undang ini,karena jika tidak maka akan terjadi kesemerawutan dalam penyampaiannya,dan kemungkinan akan tidak tepat sasaran,dan juga sebaiknya orang2 yang berada dalam tim ini merupakan orang orang yang Qualified,karena banyak orang dengan titel ‘staff ahli’ ternyata tidak ahli,dan sebaiknya melibatkan banyak komponen pengguna internet,misal 1 orang bloger,1 orang profesional,dll dll yang akan saya sebutkan dibawah ini.sehingga penjelasan dari mereka akan lebih dapat dimengerti
Sosialisasi yang saat ini “katanya” sudah dilakukan tp ternyata tidak efektif.entah hal apa yang membuat demikian,mungkin,sosialisasinya kurang..menurut saya seharusnya sosialisasi dilakukan pada
ISP-Internet Service Provider,sebagai pihak yang menyampaikan Akses internet,tentu ISP sangat perlu mendapat pengarahan tentang diberlakukannya UU ITE ini,semisal ; pasal2 mana saja yang berkaitan dengan penyampaian informasi terhadap publik?perlukah pemblokiran situs2 tertentu?situs2 apa saja yang harus di blok?bagaimana caranya?mengapa?dan banyak lain halnya,selama ini berdasarkan pengamatan saya,Mungkin ISP yang diarahkan/diatur hanya sebatas ISP pemerintah mis;Telkom,Indosat,satelindo,dl sedangkan ISP kecil atau sekelas RtRw-Net tidak sama sekali.
Web Hosting,Web Domain reseler,pihak hosting web dan domain tentu juga merupakan objek dari Bab IV UU ITE,beberapa peran perusahaan hosting web domain mungkin bisa dikatan hanya sekedar tempat web dihosting,namun terlepas daripada itu menurut saya tetap saja perlu pengarahan tentang UU ITE tsb,semisal tentang pengaturan nama domain,data pemilik web,dan termasuk menolak apabila ada client yang mendaftar domain/hosting web yg berbau SARA/melanggar asusila
Pengguna Internet,jika menyebut pengguna internet yang harus dijadikan objek dari UU ITE sangatlah luas dan banyak,skarang saja ada sekitar 25juta orang,dan diperkirakan akan bertambah hingga 57,8 juta pada tahun 2010 nanti.ini merupakan “PR” pemerintah yang cukup sulit mengingat banyak kalangan yang menggunakan internet dengan berbagai keperluan juga tentunya..menurut saya kalangan2 yang perlu diberi sosialisasi/penyuluhan tentang UU ITE ini
-Komunitas Blogger – ini mungkin sudah dilakukan,oleh menkominfo beberapa waktu lalu,dan juga saya sempat mendengarkan rekaman pembicaraannya.seperti yang tertulis pada situs milik Bpk Romi Satria wahono,tapi sebagaimana efektifnya?dan seberapa dikenalnya UU ITE ini dikalangan blogger sendiri apakah sudah semua blogger tau dan mengerti?sepertinya tidak,perlu sosialialisasi lebih banyak lg.
-Komunitas Hacker/underground – sejauh ini blom ada lirikan pemerintah terhadap komunitas yang sering dianggap ‘ancaman’,justru menurut saya komunitas ini sangat perlu sosialisasi dan penjelasan,mungkin bisa dilakukan dengan cara yang sama terhadap kawan2 blogger,mengapa blogger disosialisasi kok underground tidak?undang lah juga komunitas2 underground tanah air,agar mereka mengerti dan paham dengan apa UU ITE ini.
-Kalangan Professional – Sejauh ini juga saya belom pernah dengar ada team dari pemerintah datang ke suatu kantor,lalu memanggil IT Departmen nya lalu melakukan sosialisasi tentang bagaimana2 nya UU ITE ini,mengapa saya katakan hanya IT Departmen nya saja?ya tentunya team pemerintah tidak perlu datang ke perusahaan,sebut saja PT.Indomobil Suzuki lalu memanggil seluruh karyawan dan menjelaskannya bukan?sedangkan belum tentu smua karyawan mengerti tentang IT?biarlah urusan intern perusahaan itu diurus oleh IT Departmen nya,memang ada pengalaman disuatu perusahaan(sedikit cerita pribadi)IT departmen nya juga kurang atau malah sangat kurang paham tentang IT..sungguh mengenaskan memang…
-Pegawai Negri Sipil- Ini nih yang sangat mengenaskan..PNS2 yang ada dijajaran departemen2 indonesia kebanyakan tidak mengerti IT sedangkan mereka sehari2 berhubungan dengan IT.bahkan perusahaan sekaliber TELKOM saja belom tentu seluruh orang IT nya kompeten dalam hal IT(pengalaman pribadi jga) makanya perlu sosialisasi sangat dalam untuk para PNS,terutama mereka yang menggunakan internet dan komputer
-Polisi/aparat penegak hukum- Ini saya kurang tau memang apakah aparat penegak hukum nya sendiri sudah benar2 paham tentang apa yang ada dalam undang2 tersebut,bisa saja malah aparat penegak hukum nya belom tau betul tentang UU ITE ini dan nantinya main tangkap saja,ini juga yang merusak citra aparat kita,dan mungkin juga sudah terlalu banyak oknum didalam nya..
-Mahasiswa - Spertinya belom pernah juga saya dengar tim dari pemerintah datang ke kampus A,lalu mengadakan penyuluhan terhadap UU ITE ini,sedangkan hampir seluruh mahasiswa saat ini pastinya sudah harus dapat menggunakan internet..jangankan mengerti tentang pasal2 UU ITE,hanya sebatas ‘tau’ saja tidak,berdasarkan survei pribadi yang saya lakukan pada teman2 kampus,kebanyakan tidak mengerti bahwa ada UU ITE ini,hal ini mungkin bisa dimaklumi mengingat kurangnya sosialisasi pemerintah…saya pribadi(karena seorang mahasiswa)merasakan sangat perlu sosialisasi,jika pemerintah malas untuk datang ke kampus,lalu melakukan penyuluhan terhadap mahasiswa dalam 1 universitas,cukuplah dengan memanggil mahasiswa2 yang kompeten dari tiap major untuk melakukan sosialisasi sendir dalam jurusan/himpunannya.
-Pengelola Warnet/penyedia layanan Hot Spot,pengelola warnet/hot spot kiranya juga sangat perlu diberi pengarahan tentang pengaturan teknis diwarnet mereka,karena tak dapat dipungkiri bahwa 80% pengguna internet di indonesia mengaksesnya dari warnet/layanan publik lainnya.
* Membuat Web/wadah pertanyaan
Selama ini yang saya lihat selalu saja pemerintah bersikap mau menang sendiri,buat keputusan tanpa melihat bagaimana2 nya..alangkah baiknya karena ini menyangkut pengguna internet maka buat suatu web dimana dipublikasikan kepada seluruh masyarakat indonesia,tentang UU ITE ini,jadi nanti kalo ada pertanyaan2an atau kasus kasus dapat di posting di web dan semua orang yang mengakses web tersebut juga bisa tau.
Pemerintah…oh Pemerintah…
Untuk Kedepannya saya juga tidak yakin apakah undang2 ini akan dijalankan dengan baik dan efektif atau tidak,tapi bila melihat dari kondisi cyber indonesia yang sudah terpuruk nampaknya UU ITE ini perlu diberlakukan dengan tegas,untuk memperbaiki citra pengguna intenet indonesia,sayang sekali kan bahwa perusahaan e-comerce sekaliber Amazon.com tidak mau melayani pelanggan dari indonesia.kalo ditanya kenapa Paypal.com yang merupakan saingan amazon.com mau melayani(baru2ini)transaksi indonesia saya juga ga tau..untuk pendaftaran domain dari indonesia pun saya pernah ditolak karena country region(indonesia)
Keraguan saya tentang UUITE masih ada, Keraguan bahwa UU ITE yang sudah diberlakukan ternyata tidak berjalan efektif dan sesuai target(kalo ada target).UU ITE mungkin menjadi cara untuk memeras Masyarakat pengguna internet dengan mengatasnamakan Hukum oleh aparatur Hukum.Keraguan bahwasannya aparat penegak Hukum ternyata masih banyak yang belum siap karena belum menguasai banyak bidang Telematika itu sendiri. Mungkin Aparat Kepolisian lebih siap dengan Unit CyberCrime yang dimilikinya,namun apakah sudah benar2 paham?tentunya polisi harus lebih pintar dari pada maling dong…?
UU Informasi Transaksi Elektronik…atau…UU Pornografi Internet…..
Mengapa Situs Porno Dilarang? Bagaimana Tahu Itu Porno?
Ardhi Suryadhi - detikinet
Jakarta - Mengapa situs porno dilarang? Demikian Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) menyeritakan kembali ketika dirinya ditanya wartawan. Alih-alih menjawab secara langsung, Nuh malah balas bertanya.
“Tolong berikan saya jawaban, bagaimana cara membangun bangsa ini dengan menyuburkan pornografi,” tegasnya. “Kalau tidak ada jawabannya, maka itulah mengapa situs (pornografi) tersebut dilarang karena tujuan kita ingin membangun bangsa” ujarnya.
Selain situs pornografi, menurut Nuh, masih ada dua situs lain yang turut dilarang. Ketiga situs tersebut adalah situs yang mengandung konten kekerasan dan emosional berbasis SARA.
Demikian ditegaskan Nuh di sela-sela Round Table Discussion: The Future of Telecommunication yang diselenggarakan oleh Center for ICT Studies Foundation (ICT Watch) dan didukung oleh detikINET di kantor Depkominfo, Jakarta, Rabu (26/3/2008).
Lalu bagaimana mengetahui sebuah situs itu masuk dalam kategori porno atau bukan? “Caranya gampang. Pokoknya kalau ada situs yang mensyaratkan pengaksesnya berusia 17 atau 18 tahun, maka sudah pasti itu (situs) porno,” tandas Nuh yakin.
cobalah iseng2 SIGN UP di yahoo ato gmail ato hotmail (dan sejenisnya), di sana juga ada batasan usia, gw dah coba di yahoo, masukin data fake dan keluar seperti ini:
Parents: To complete your child’s Yahoo! registration, please first sign in with your own Yahoo! ID or create an account for yourself.
You need to be at least 18 years old to provide consent for this account.
Jadi apakah situs sejenis YAHOO / HOTMAIL / GMAIL termasuk kategori situs PORNO?
Demikian ulasan saya semoga bisa menjadi suatu masukan yang dapat membantu,atas segala kekurangannya saya mohon maaf.
Semi Thalassa
Websites like yours are an excellent source of information for new and experienced users alike.
Data Rumah Sakit Di Bojonegoro
———————————
1. RSI Pemuda
2. RS Bhayangkara/bHAYANGKARI
3. Rumah Sakit Anak Dan Bersalin Muslimat NU Muna Anggita
Address:Jl Jend A Yani 10-A, Sumbang, Bojonegoro
BOJONEGORO 62115
Phone : 0353-884147
4. RS Aisyiah, RS Tipe C
RSAB Aisyiah Bojonegoro Jl. Hasyim Asyari 17 Bojonegoro
RS Anak & Bunda Bojonegoro Telp : 0353- 881748 fax : 0353- 885978
http://www.pdpersi.co.id/?show=infors/jatim/bojonegoro
5. RSUD Kab. Bojonegoro
RSU Dr.R.SOSODORO DJATIKOESOEMO, RSU Type B
RSU Unit Swadana Daerah, Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo, Kabupaten Bojonegoro
Jl. Dr. Wahidin No. 36 Bojonegoro
Telp. (0353) 881193
Web: http://www.rsudsosodoro.com
EMERGENCY CALL:(0353) 881118
Alamat: Jl. Dr. Wahidin No. 40 Bojonegoro
Telp. (0353) 881193, Fax. (0353) 881740, Hotline: (0353) 7709888
Email1: rsudsosodoro@yahoo.co.id
Email2: info@rsudsosodoro.com
Website: http://www.rsudsosodoro.com
Radio Medik: YC3 ZOH Frekuensi: 147.180 KHz
Kecamatan Sumberrejo
—————————————
1.RSUD Sumberejo, - 0353-331530
http://rsudsumberejo.com/
2. RS Muhamadiyah Sumberejo Jenis RS Jl. Raya Sumberejo Bojonegoro
KALITIDU
Islam Assalam, RS, Jl. Raya Kalitidu No 266 Kalitidu Bojonegoro
http://www.pdpersi.co.id/persi/?show=propinsi
PADANGAN
1.RSUD Padangan Tipe D
Pusat Kesehatan Masyarakat ( PUSKESMAS ) Padangan ditingkatkan menjadi Rumah Sakit Type D, Berdasar Perda 8/2005, 4 Januari 2005
at 17-01-2008 14:32:57, by http://www.tinyurl.com/2ttdgs
RUMAH SAKIT DI BOJONEGORO
- RSI JL. HASYIM ASYIARI (BARAT ALOON-2)
- RS MUNA ANGGITA JL. A. YANI (TIMUR KOTA)
- RS PEMUDA JL. PEMUDA
- RS TETUKO JL. P. SUDIRMAN
DATA LAYANAN KESEHATAN DI BOJONEGORO
Menurut data http://www.depkes.go.id/direktori.php?dir=rs&keyword=35&hal=1
Di Propinsi Jawa Timur terdata sebanyak 166 Rumah Sakit, akan tetapi data ini pada tahun 2009 (Akhir September 2009 bukanlah data yang valid, berdasarkan data di depkes ini hanya ada 3 RS yang dikenali (RS Muhammadiah Sumberrejo, RS Aisyiah Bojonegoro, dan RSU Bojonegoro), padahal terdapat banyak rumah sakit lain di Bojonegoro. Berikut ini adalah validasi data Rumah sakit di Bojonegoro yang berhasil dikumpulkan oleh Al Ishlah
Kode Kabupaten 3522
Berdasarkam data Dari pemkab Bojonegoro (Bojonegoro dalam angka 2006) pada tahun 2005 terdapat 6 Rumah sakit dengan kapasitas 409 tempat tidur
Ada 26 Apotik pada tahun 2005, dokter ada 8 orang, 4 dokter umum, 4 spesialis (2005)
Ta[io daam uraian di dalam laporan ternyata disebutkan bahwa dokter ada sebanyak 135 orang (2005, entah mana yang benar, Dokter Umum 89, Spesialis 21, Dokter Gigi 25, 17 Apoteker, 18 Sarjana Kesehatan, 18 Sarjana Keperawatan, 469 Perawat, 18 Perawat Gigi, 61 Asisten Apoteker, 385 bidan, ahli sanitasi 33, Ahli Gizi 20, 13 teknisi Medis (Elektromedik/Rongent 6, Anestesi 6, Fisioterapis 1), Analis lab 17
Pemegang kartu askes 22.295 orang, Puskesmas ada 29,Puskesmas dengan perawatan ada 6, Puskesmas pembantu 72, Polindes 274, Posyandu 1493, Psling (Puskesmas keliling?) 31,
Total Puskesmas 35, Puskesmas pemgantu 72
Otonomi daerah memberikan otoritas yang tinggi terhadap Bupati/Walikota se Indonesia, keputusan Bupati/Walikota akan sangat menentukan perkembangan RSD di Kabupaten Kota dan propinsi bagi RSD yang pemiliknya adalah pemerintah Propinsi. Karenanya pengelolaan Rumah Sakit Daerah di Indonesia sangat beragam dari mulai RSD yang belum diberdayakan dengan kewajiban setor PAD ke Pemerintah Daerah (89%), RSD dengan kemandirian pengelolaan keuangan (10%), RSD diberdayakan menjadi BUMD (0,2%), dan RSD yang diberdayakan menjadi Perusahaan Daerah atau PT (0,8%).
Perubahan Undang Undang 22 tahun200 dan Undang Undang 25 Tahun 2000 memungkinkan tenaga dokter dan manajer rumah sakit menjadi tenaga strategis dan bisa berpindah dari satu daerah kedaerah lain, mendorong terjadinya rekuitmen berdasarkan kompetensi SDM.
Alamat Kantor :
Rukan Royal Palace,
Jl Prof. Soepomo Blok B-31, Jakarta Selatan.
Telepon : 021-8314428
email : arsadapusat (at) yahoo.com
c.p : Sdri. Yunia
Berikut ini adalah data-data Puskesmas di seluruh Bojonegoro
Terdapat 35 Puskesmas di Seluruh Bojonegoro berdasarkan data yang sama yang diangkat oleh Depkes di atas
3522010101 MARGOMULYO 3522020101 NGRAHO 3522030101 TAMBAKREJO
3522040101 NGAMBON 3522040102 SEKAR, Ngambon 3522050101 BUBULAN
3522050102 GONDANG, Bubulan 3522060101 TEMAYANG 3522070101 SUGIHWARAS
3522080101 KEDUNGADEM 3522080102 KESONGO Kedungadem 3522090101KEPUHBARU,KepohBaru
3522090102 NGLUBER Kepoh Baru3522100101 BAURENO 3522100102 GUNUNGSARI Baureno
3522110101 KANOR 3522120101 SUMBEREJO 3522120102 MEJUWET Sumberejo
3522130101 BALEN 3522150101 KAPAS 3522150102 TANJUNGHARJO Kapas
3522160101 BOJONEGORO 3522160102 WISMA INDAH Ledok Kulon Bojonegoro
3522170101 TRUCUK Sumberejo Trucuk
3522180101 DANDER 3522180102 NGUMPAK DALEM Dander 3522190101 NGASEM
3522190102 NGANTRU Ngasem 3522200101 KALITIDU 3522200102 PUNGPUNGAN Kalitidu
3522210101 MALO 3522220101 PURWOSARI 3522230101 PADANGAN
3522240101 KASIMAN Batokan Kasiman 3522240102 KEDEWAN Kasiman
Berdasar Data Bojonegoro Dalam Angka 2005
NGRAHO 1 3
MARGOMULYO 1 1
TAMBAKREJO 1 5
NGAMBON 1 0
SEKAR 1 1
BUBULAN 1 1
GONDANG 1 1
TEMAYANG 1 2
SUGIHWARAS 1 4
KEDUNGADEM 2 4
KepohBaru 2 5
BAURENO 2 5
Kanor 1 3
SUMBEREJO 1 5
Balen 1 3
Suko Sewu 1 3
Kapas 2 2
Bojonegoro 2 1
Trucuk 1 3
Dander 1 3
Ngasem 1 3
Kalitidu 1 4
Malo 1 3
Purwosari 1 2
Padangan 1 3
Kasiman 1 2
Kadewan 1 10
Berita RS Bojonegoro
Bojonegoro Daerah Nomor Satu Rawan Bencana di Jawa
Selasa, 17 Maret 2009 18:19:00 WIB
Reporter : Abdul Qohar
Bojonegoro - Lantaran sering terkena banjir, Bojonegoro menempati urutan pertama di Pulau Jawa, sebagai daerah rawan bencana dengan nilai kerugian terbesar.
Hal itu dikatakan Kasubid Pembersihan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mulatno saat rapat koordinasi bencana di Bakorwil II Bojonegoro, Selasa (17/3/2009).
Apalagi, kata Mulatno, sejak sebulan belakangan ini, Bojonegoro dua kali dilanda banjir. Puluhan ribu warga pun menjadi korban karena rumah dan sawahnya tergenang, serta memakan 7 korban jiwa.
“Bojonegoro paling rawan terkena banjir. Bisa dibilang, ini bencana terbesar di Jawa,” kata Mulatno, Selasa (17/3/2009).
Karena itu, BNPB terus menekankan agar daerah-daerah di Indonesia secepatnya membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah, mulai tingkat propinsi dan kabupaten/kota.
Sebab, sambungnya, untuk bisa mencairkan dana dari BNPB, harus ada lembaga yang khusus menangani masalah itu di daerah. Khususnya daerah yang rawan bencana, seperti Lamongan, Tuban, Bojonegoro dan Gresik.
“Lembaga itu yang nantinya akan menangani masalah bencana dan langsung bertanggungjawab kepada pimpinan daerah masing-masing,” ujarnya. (eda)
Duh! Selesai Tahun 2007, RSI Bojonegoro Tak Jelas
Minggu, 16 Agustus 2009 18:45:41 WIB
Reporter : Abdul Qohar
Bojonegoro (beritajatim.com) – Selesai dibangun sejak tahun 2007 lalu, nasib Rumah Sakit (RS) di Jl Veteran Kota Bojonegoro hingga kini nasibnya tidak jelas.
Bahkan Pemkab Bojonegoro juga belum belum bisa memastikan nasib RS yang diproyeksikan sebagai Rumah Sakit Internasional (RSI) yang didanai APBD Rp 110 miliar tersebut. Sehingga, proyeksi menjadi RS Internasional juga masih sebatas angan-angan saja.
Kepada beritajatim.com, Minggu (16/8/2009), Bupati Bojonegoro Suyoto menerangkan, pihaknya tidak ingin rumah sakit tersebut selalu disebut Rumah Sakit Internasional.
Karena, dengan sebutan bertaraf internasional, maka fasilitas harus menyesuaikan. Sedang di Bojonegoro, dokter spesialis saja masih banyak yang kurang. Contohnya adalah spesialis jantung yang hingga kini belum ada.
“Kami mengakui, kalau saat perencanaan dan pembangunan RS tersebut terdapat kesalahan desain,” terangnya.
Karena, setelah ada audit dari Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan
(BPKP), ternyata ada potensi penyimpangan yang cukup besar. Sehingga, pemkab saat ini masih melakukan audit lagi secara menyeluruh.
“Walaupun begitu, kita tidak bias menyalahkan desain awalnya. Makanya, kita berhati-hati melangkah sebelum salah kaprah,” sambung pria yang juga Ketua DPW PAN Jatim tersebut.
Dijelaskan, beberapa desain RS masih perlu adanya perbaikan. Diantaranya adalah, dinding ruang operasi standarnya bisa dicuci, tapi ternyata bangunannya hanya tembok biasa.
Selain itu, ruang Unit Gawat Darurat (UGD) berada di lantai III dan hanya ada satu tangga darurat dan 1 lift. “Kami mempertanyakan kalau ada emergency terus apa yang dilakukan?,” sambungnya.
Dari analisa, ada tiga hal penting yang disebut bupati terkait RS yang dibangun saat pemerintahan dipegang bupati HM Santoso dan wabup M Thalhah (periode 2003-2008) itu.
Di antaranya, perlu ada masukan dari tim dokter dan perawat di RSUD Sosodoro Djatiekusumo sebelum ditempati nantinya. Sebab, pelibatan pihak rumah sakit umum sekaran sangatlah penting.
“Kalau memang harus segera ditempati, maka ada beberapa alternatif sudah digodok pemkab terkait penggunaan gedung RS tersebut,” lanjutnya.
Salah satu adalah, bisa saja bagungan megah tersebut untuk sekolah kesehatan yang ada juga hubungannya dengan RS. Memang itu hanya alternatif saja.[dul/ted]
Bojonegoro Jadi Kota Mati
Senin, 31 Desember 07 - by : admin
BANJIR MELUAS Pantauan dari udara menunjukkan genangan yang merata di hampir seluruh wilayah Bojonegoro kota. Beberapa jalan utama Bojonegoro terendam air setinggi 1,5 meter akibat luapan air Bengawan Solo.
BOJONEGORO – Banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo melumpuhkan jantung kota Bojonegoro, Jatim. Jalan-jalan menjadi lorong air setinggi dada orang dewasa dan dipenuhi warga yang mengungsi.
Banjir yang menerjang sejak Jumat (28/12) terus meluas di wilayah kota.Kemarin, hampir tidak ada jalan kota yang tak tergenang air. Sejak pagi, ratusan warga terus dievakuasi untuk keluar dari rumahmereka yang terjebak banjir dengan ketinggian mencapai 1,5 meter. Akses menuju lokasi banjir yang berada di wilayah kota dekat tanggul Sungai Bengawan Solo sudah terputus.Tanggultanggul yang dibangun warga di sepanjang Jalan MH Thamrin, KH Mansur hingga Jalan Jaksa Agung Suprapto sudah jebol dan air mengalir dengan deras menuju wilayah kota.
Akibatnya, jalan utama Kota Bojonegoro seperti Jalan Untung Suropati, Diponegoro, Gajah Mada, Teuku Umar hingga Jalan Pemuda tergenang hingga ketinggian 1,5 meter lebih. Warga yang hendak mengungsi seperti masuk lorong-lorong air. Saat di jalan raya, sebagian mereka menggunakan perahu dari batang pisang dan sebagian tetap berjalan kaki, yang orang dewasa hanya kelihatan bagian dada dan kepalanya.“YaAllah,airnya tambah besar,”keluh salah satu warga.
Kondisi sangat mengenaskan terjadi di Rumah Sakit (RS) Pemuda, Jalan Pemuda Bojonegoro. Sejak Sabtu (29/12) malam,aliran listrik mati dan sedikitnya 15 pasien terjebak banjir.Mereka akhirnya dipindahkan ke lantai dua rumah sakit. Namun, lantaran pelayanan yang tidak memungkinkan dengan kondisi banjir,pihak rumah sakit mengevakuasi pasien ke RSU Kec Sumberrejo. “Di atas (lantai II) masih ada 10 pasien. Kondisi pasien yang masih kritis kita pindahkan ke Sumberrejo dan yang mulai membaik kita pulangkan.” ”Karena kondisinya memang tidak memungkinkan,” kata Agus Efendi, salah satu tim medis RS Pemuda. Dalam ruangan di RS Pemuda, ketinggian air siang kemarin mencapai 1 meter, sedangkan jalan raya di depannya lebih dari 1,5 meter.
Keluarga pasien pun harus menggunakan perahu untuk mengevakuasi pasien. Kondisi hampir sama terjadi di RSUD Sosodoro Djatikusumo. Sejak pagi, RS milik Pemkab Bojonegoro di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo ini mulai mengevakuasi para pasien.Beberapa ruang rawat inap sudah tergenang air setinggi pinggang orang dewasa. Menghadapi kondisi ini, warga hanya bisa berharap banjir segera surut. Namun, kenyataannya justru berbeda dengan harapan. Sejak pagi hingga sore kemarin, genangan air terus meluas. Jalan A Yani dan Jalan Veteran yang jaraknya hampir 1 km dari tanggul di Desa Ledok Wetan juga sudah tergenang air. Bahkan, Jalan Veteran yang merupakan akses ke Kab Tuban dan Terminal Bojonegoro juga sudah ditutup total. Berdasarkan pantauan papan duga, ketinggian air di Bengawan Solo pada pukul 12.00 WIB kemarin mencapai 16.19 peilschaal.
Menurut Moelyono,Kepala Badan Pengawasan dan Dampak Sumber Daya Air Bengawan Solo yang menaungi Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan Gresik,ketinggian air di papan duga yang terletak dekat pasar Kota Bojonegoro itu bahkan sudah mencapai 19.22 peilschaal. Dia menambahkan, luapan air di Bojonegoro kemarin disebabkan banjir kiriman di antaranya dari Sragen, Solo,dan Wonogiri. Moelyono menjelaskan, luapan air Bengawan Solo ini juga turut mengancam beberapa daerah lain di sepanjang aliran seperti Tuban, Lamongan, dan Gresik.
Di Tuban, beberapa kecamatan yang terancam antara lain Rengel, Kedungrejo, Tanjungrejo, dan Plumpang. ”Warga telah membuat tanggul dari karung platik berisi pasir sepanjang 3 km di kawasan yang terancam banjir sebagai antisipasi,” tandas Moelyono. Sementara di Lamongan juga ada beberapa kawasan yang rawan terkena banjir, di antaranya wilayah sekitar Kec Babat. Sementara wilayah yang terancam di Gresik adalah Kec Bungah.
sumber:www.seputar-indonesia.com
Pembangunan Kamar Kelas Ekonomi Rumah Sakit Bojonegoro Ditunda
Senin, 17 Juli 2006 | 20:30 WIB
TEMPO Interaktif, Bojonegoro:
Tim pembangunan rumah sakit bertaraf Internasional di Bojonegoro, Jawa Timur membatalkan penambahan fasilitas untuk kamar kelas ekonomi karena tidak cukup dana. Penambahan ruang untuk kelas ekonomi akan dipikirkan jika pembangunan rumah sakit seharga Rp 110 miliar ini selesai.
“Terpaksa ditunda dulu. Nanti kalau pembangunan fisiknya sudah selesai semua, baru memikirkan kamar kelas ekonomi,” kata Kepala Dinas Pemukiman Prasarana Wilayah
Kabupaten Bojonegoro Mardiyanto di Bojonegoro Senin (17/7).
Menurut Mardiyanto, alasan penundaan itu karena rancangan anggaran sebesar Rp 110 miliar untuk pembangunan disusun pada tahun 2005. Padahal pelaksanaan pembangunan baru dimulai akhir 2006. Sehingga terjadi pembengkakan harga material bangunannya.
Dalam rancangan pembangunan, rumah sakit internasional ini akan dilengkapi sebanyak 277 kamar. Kamar kelas I sebanyak 64 unit, kamar kelas II sebanyak 75 unit, kamar kelas ekonomi sebanyak 96 unit. Sedangkan kamar VIP sebanyak 22 unit dan VVIP sebanyak 6 unit. Fasilitas lain berupa ruang ICU sebanyak 8 tempat tidur dan ruang isolasi sebanyak 6 kamar. sujatmiko
Jatah Berobat Pasien Miskin di RS Bojonegoro sampai 1 September
Rabu, 09 Juli 2008 | 20:10 WIB
TEMPO Interaktif, BOJONEGORO:Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo, Bojonegoro, memberikan jatah berobat pasien pemegang kartu miskin hingga 1 September mendatang. Selanjutnya, rumah sakit pemerintah ini hanya akan menerima pasien miskin yang masuk database.
Kebijakan ini mengacu aturan Departemen Kesehatan, yang menginsruksikan perubahan jadwal dari 1 Juli, diundur hingga 1 September. ”Jika lewat 1 September, pasien yang memegang kartu miskin tetap kita tolak,” kata Direktur RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, Sunhadi, Rabu (9/7) siang.
Sebelumnya, sejumlah warga di Bojonegoro dan sekitarnya dikecewakan oleh kebijakan rumah sakit tersebut, yang menolak pasien pemegang kartu miskin.
Jupri, 33 tahun, warga Soko, Tuban, mengatakan RS Sosodoro Djatikoesoemo, menolak surat keterangan miskin dari aparat desa dan kecamatan. Alasannya, nama bersangkutan tidak masuk di database Jamkesmas. Jupri datang ke rumah sakit itu, karena lokasinya dekat, jika dibandingkan dengan rumah sakit umum Dr Koesmo, di Kota Tuban, yang berjarak sekitar 40 kilometer dari rumahnya.
Di Bojonegoro, penerima program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamskesmas) –yang dahulu disebut Askeskin– tahun 2008, sebanyak 576.927 jiwa, atau 163.469 kepala keluarga.
Menurut Sunhadi, ketika pelaksanaan program Askesin tahun 2007, PT.Askes masih mempunyai tanggungan Rp 3 miliar kepada RSUD Sosodoro Djatikoesoemo. Tanggungan itu, di antaranya dari biaya perawatan dan obat-obatan.
Di Bojonegoro, rata-rata jatah untuk pasien miskin sebesar Rp 700 juta perbulan, atau sekitar Rp 8,4 miliar pertahun, khusus untuk biaya perawatan. Tetapi, jumlah tersebut bisa membengkak, karena belum dihitung biaya untuk obat-obatan, yang jika ditotal mencapai Rp 10 miliar lebih.
Sebelumnya Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bojonegoro meminta RS Sosodoro Djatikoesoemo tetap melayani pasien miskin yang tidak masuk database. Permintaan legislatif ini menjadi salah satu agenda pada dengar pendapat dengan Dinas Kesehatan Bojonegoro. ”Rumah sakit salah jika menolak pasien dengan alasan tidak masuk database,” kata Ketua Komisi C, Ali Mustofa kepada Tempo. Sujatmiko
Rumah Sakit Pemkab Bojonegoro Overload
Rabu, 11 Maret 2009 21:41:00 WIB
Reporter : Abdul Qohar
Bojonegoro – Dalam beberapa hari belakangan ini jumlah pasien di Rumas Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sosodoro Djatiekusumo membludak.
Bahkan tidak sedikit, pasien RSUD masuk daftar tunggu untuk mendapatkan kamar di rumah sakit milik Pemkab Bojonegoro tersebut.
Data yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, Rabu (11/3/2009) menyebutkan, kalau seminggu sebelumnya kondisi di RSUD tidak seperah hari ini.
Tetapi, memasuki musim pancaroba tersebut, puluhan pasien masuk dalam hari yang sama. Sehingga, banyak yang tak kebagian jatah kamar.
Selama ini, kapasitas rumah sakit hanya menampung kurang lebih 202 pasien saja. Namun semua saat ini telah terisi, walaupun pihak rumah sakit telah menambah tempat tidur cadangan khusus untuk kelas III.
Misalnya, Ruang Asoka yang semestinya hanya menampung 21 pasien, belakangan ini terpaksa ditambah tempat tidur cadangan cadangan menjadi 32.
Hal itu dibenarkan oleh Humas RSUD dr Sosodoro Djatikusumo, dr Thomas Djaja. Dikatakan, kalau kondisi tersebut tidak menyurutkan pelayanan di rumah sakit.
“Ratusan pasien di rumah sakit menderita sakit bervariasi. Namun, trend penyakit seperti demam berdarah maupun diare,” katanya.
Dikatakan, kalau pihaknya tidak bisa menjamin kalau kapan mereka yang masuk daftar tunggu bisa masuk ke ruangan. Sebab, segala upaya telah dilakukan termasuk menambah tempat tidur.[dul/ted]
Pilpres Selesai, Ribuan Warga Bojonegoro Ngaplo
Rabu, 08 Juli 2009 17:11:42 WIB
Reporter : Abdul Qohar
Bojonegoro (beritajatim.com) – Ribuan warga Kabupaten Bojonegoro harus merelakan suaranya tidak terpakai di pilpres kali ini, Rabu (8/7/2009).
Sebut saja sebanyak 64 penghuni Lapas Kelas II A Bojonegoro yang mempunyai hak pilih tidak bisa mencoblos karena tidak membawa A-7. Mereka sudah berusaha keras, namun hak mereka untuk menyampaikan aspirasi juga bertepuk sebelah tangan.
“Kami sebenarnya juga ingin memilih, namun dihalang-halangi karena tidak membawa A-7,” kata Sauji (47) salah seorang penghuni Lapas Bojonegoro asal Desa Bangunrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, kepada beritajatim.com.
Sebenarnya, pihak lapas sudah berkonsultasi dengan KPUK Bojonegoro untuk meminta surat tambahan dan pengecualian menggunakan KTP maupun KK.
“Sebab, kami jamin mereka tidak akan melarikan diri atau berpindah tempat ke TPS lain. Karena, di lapas hanya ada satu TPS,” kata Kalapas Bojonegoro Krisnanto BcIP.
Hingga akhir penutupan pencontrengan, 64 penghuni lapas tetap tidak bisa menggunakan haknya memilih Capres-Cawapres sesuai dengan hati mereka.
Warga yang tidak bisa menggunakan hak suaranya juga terjadi di hampir semua rumah sakit di Kabupaten Bojonegoro. di RSUD dr Sosodoro Djatiekusumo, ada sebanyak 300 pasien yang terpaksa harus golput.
Itu belum termasuk orang yang menunggu dan membesuk pasien. Mereka rata-rata mengeluhkan tidak adanya TPS keliling seperti dulu, sehingga mereka masih tetap bisa menggunakan haknya walaupun sedang terkapar di rumah sakit.
Selain di RSUD dr Sosodoro Djatiekusumo, dibeberapa rumah sakit lainnya juga sama. Semisal RS Aisiyah, RS Muna Anggita, RS Bhayangkara Wahyu Tetuko, RS Pemuda dan beberapa rumah sakit lainnya.
Wakil Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf atau biasa disapa Gus Ipul kaget saat ditanya wartawan mengenai hal tersebut. “Masak seperti itu, bukankah ada TPS di lapas. Kok bisa mereka tidak bisa memberikan suaranya,” terang Gus Ipul.
Oleh karena itu, dirinya akan mencatat temuan-temuan itu dan akan segera dibahas di tingkat Provinsi Jatim. “Kami akan berkoordinasi dengan KPU,” sambungnya.
Sementara itu Ketua KPUK Bojonegoro, Mundzar Fahman menjelaskan, tidak bisa warga binaan di lapas Bojonegoro memilih karena tidak ada aturan yang mengatur semua itu.
“Kalau mereka terdata sebagai pemilih atau mempunyai KTP dan KK, maka mereka bisa menggunakan hak suaranya,” lanjut Mundzar.
Mengenai warga yang tidak bisa menggunakan hak suaranya karena sedang dirawat di RS, Mundzar tidak bisa berkomentar banyak.
“Karena memang aturannya tidak ada untuk membuat TPS khusus di rumah sakit seperti sebelumnya,” tambah Mundzar.[dul/ted]
Pasien DB Naik Tajam [2005-12-20 18:12:26]
Korban demam berdarah pada 2005 ini mengalami peningkatan yang cukup
signifikan dibandingkan 2004 lalu. Pada 2004 lalu, sesuai data yang
dilansir Dinkes Bojonegoro, korban DB tercatat 154 orang, seorang di
antaranya meninggal dunia. Sedangkan pada 2005 ini, korban DB sedikitnya
mencapai 180 an orang, empat orang di antaranya meninggal dunia. Yakni,
pasien dari Desa Sukorejo Malo, Desa Ngantru Kecamatan Ngasem, Kelurahan
Sumbang, dan Parengan, Tuban.
Kasubsi Pelayanan Medis RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Rahmad
Junaidi mengatakan, hingga pukul 10.00 kemarin, penderita DB yang masih
dirawat inap di rumah sakit milik pemkab tersebut mencapai 5 orang.
Kesemuanya adalah anak-anak. Mereka berasal dari Desa Mojokampung Kecamatan
Bojonegoro, Desa Kedungsari Kecamatan Temayang, Desa Dukuhkidul Kecamatan
Ngasem, Desa Mojomalang Kecamatan Parengan Tuban, dan Desa/Kecamatan
Kalitidu. “Sebenarnya ada 6 pasien. Tapi, yang seorang sudah pulang tadi
pagi (kemarin, Red). Yakni, dari Desa Tikusan Kecamatan Kapas. Tapi,
semuanya hanya DB, belum sampai ada yang mencapai DSS (dengue shock
syndrome),” katanya kemarin.
Rahmad mengakui, pada 2005 ini, pergerakan penyakit yang disebabkan
gigitan nyamuk aides aegypti tersebut pergerakannya lebih tinggi
dibandingkan pada 2004 silam. Pada 2004 lalu, korban DB tercatat 154 kasus
(sesuai data Dinkes), seorang di antaranya meninggal dunia.
Sedangkan pada 2005 ini, lanjut dia, jumlah korban yang dirawat di rumah
sakit yang berada di Jalan DR Wahidin itu tercatat 148 orang. Rinciannya,
Januari (1 orang), Februari (2), Maret (4), April (4), Mei (1), Juni (1),
Juli (1), Agustus (12), September (15), Oktober (17), November (43), dan
Desember (hingga 20 Desember per pukul 10.00, 47).
Menurut dia, jumlah itu belum termasuk pasien yang dirawat di rumah sakit
swasta lainnya yang ada di Bojonegoro. Baik di RS Aisiyah Bojonegoro, RSAB
Muna Anggita, dan Balai Kesehatan Pemuda atau rumah sakit lainnya. Sebab,
berdasarkan catatan dari sumber yang bersangkutan, selama empat bulan
terakhir ini saja, tercapat lebih 30 pasien positif menderita DB. “Jadi,
2005 ini memang korban DB lebih banyak,” jelasnya.
Jumlah pasien DB ini, lanjut Rahmad, dimungkinkan masih bisa bertambah.
Sebab, Desember masih ada 10 hari. Dan, kondisi ini masih memungkinkan
untuk masih jatuhnya korban DB. (Sumber:Jawa Pos)
13 Maret 2009
Jumlah Tenaga Medis juga Tidak Ideal
Rumah Sakit Pemkab Bojonegoro Overload
Bojonegoro, Bhirawa
Sejak beberapa hari ini jumlah pasien di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro membludak, bahkan tidak sedikit pasien masuk daftar tunggu untuk mendapat kamar dirumah sakit milik pemkab tersebut.
Kenyataan ini terjadi sejak pasca banjir meski sejumlah penyakit yang diderita korban bukan saja karena dampak banjir yang melanda Bojonegoro beberapa pekan kemarin. Banyak pasien yang harus menunggu giliran untuk mendapatkan jatah kamar di RSUD tersebut.
Humas RSUD Sosodoro Djatikoesoemo—Thomas Djaya, mengatakan, kondisi ini terjadi sejak beberapa hari ini. BOleh dikata pasang surut pasien selalu terjadi bersamaan musim panca roba dan bukan semata karena musibah banjir. Setidaknya itu bisa dibuktikan dengan kompleksnya penyakit yang ada. Bukan hanya gatal-gatal atau diare tapi penyakit yang jauh lebih parah juga mendominasi.
Kapasitas rumah sakit hanya menampung 202 pasien ,ter nyata semua terisi. Bahkan dengan ditambah bad cadangan khusus untuk kelas III juga terisi penuh, mislanya ruang Asoka semestinya menampung 21 pasien terpaksa ditambah bad cadangan menjadi 32.
”Jadi pihak rumah sakit sudah menambah bad-bad cadangan namun masih belum juga bisa memenuhi kebutuhan membludaknya jumlah pasien yang rawat tinggal,” ujarnya. Ditambahkan, ratusan pasien dirumah sakit menderita sakit yang bervariasi, tapi untuk tren penyakit seperti demam berdarah maupun diare sejauh ini normal-normal saja dan tidak ada lonjakan karena banjir.
Diungkapkan, jumlah pasien DB hanya 2 orang, GE atau diare 5 orang, 1 pasien HIV dan lainnya penyakit dalam.
Tenaga Minim
Sementara itu, seiring membludaknya pasien di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, ternyata tidak seimbang dengan jumlah tenaga medis di rumah sakit milik pemkab tersebut. Artinya jumlah pasien dan kondisi rumah sakit sangat tidak sebanding.
Menurut Thomas Djaya, idealnya 1 tempat tidur atau bed dijaga 3 tenaga medis termasuk dokter. Namun kenyatanannya yang terjadi di rumah sakit hanya terdapat separoh dari pagu dan perhitungan ideal yang ditentukan Menteri Kesehatan.
Data yang ada menunjukkan, di RSUD Djati KOesoemo hanya memiliki 359 tenga medis, terdiri dari 43 dokter, 155 perawat, 44 tenaga non keperawatan dan 177 non medis. Thomas mengatakan, jumlah tersebut jika dikalikan dengan jumlah tempat tidur yang dimiliki rumah sakit yakni 202 unit, maka seharusnya tenaga dirumah sakit idealnya sebanyak 606 orang.
Untuk kepentingan ini, pihaknya berharap Pemkab perlu menambah jumlah tenaga medis.”Kami memang belum memiliki jumlah tenaga medis yang memadahi, dalam arti jumlah ideal dangan perbandingan kamar dan bad yang ada,” ujarnya.
Meski mengalmai kekurangan tenaga medis, pihak RSUD tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dengan mengoptimalkan tenaga yang ada. Thomas berharap, masyarakat tidak selalu memojokkan pelayanan rumah sakit dan sebaliknya harus ada pengertian dan saling membantu.
Intinya, dengan kondisi pegawai yang kurang semestinya masyarakat bisa memaklumi. Ia yakin kalau antara keluarga pasien dengan pihak rumah sakit saling pengertian, maka semuanya akan bisa teratasi tanpa ada yang dirugika.n han
Rabu, 27/07/2005 14:14 WIB
Perempuan Bojonegoro Mengandung Bayi Selama 27 Tahun!
Budi Sugiharto - detikNews
Surabaya - Betapa tidak mencengangkan! Bayangkan saja, seorang ibu yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani mengandung bayinya selama 27 tahun. Dia hamil sejak 1978 dan bayinya baru keluar pada Selasa, 26 Juli 2005. Kok bisa? Kasus yang dialami Taminah ini memang langka. Gara-gara peristiwa yang dialaminya ini, Taminah, yang kini berusia 54 tahun, harus terbaring di rumah sakit sejak akhir Juni 2005. Sebelum dirujuk ke RS Dr Soetomo, Surabaya, Taminah yang warga Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Bojonegoro ini sempat dirawat di RSU Bojonegoro, Jawa Timur. Saat ditemui di RSU Dr Soetomo, Surabaya, Rabu (27/7/2005), Taminah tampak masih lemah, setelah sehari sebelumnya menjalani operasi kandungan. Namun, wanita desa ini tidak keberatan menceritakan kisah ‘misterius’ yang dialaminya itu. Ceritanya berawal pada awal tahun 1978. Saat itu, Taminah mengandung anak ketiganya. Kandungan dari bulan pertama hingga bulan kesembilan normal-normal saja. Taminah tidak merasakan hal-hal aneh selama mengandung. Biasanya, di usia kehamilan sembilan bulan sepuluh hari, para wanita hamil akan melahirkan bayinya itu. Namun, hal ini tidak terjadi pada Taminah. Setelah kehamilannya melewati sembilan bulan 10 hari, Taminah dan suaminya baru curiga mengenai kehamilannya itu. Dia pun khawatir atas kehamilannya itu. Karena itulah, di akhir 1978, Taminah memeriksakan kandungannya itu kepada bidan. Oleh bidan di desa setempat, diketahui bahwa bayi yang dikandungnya sudah meninggal dunia. Taminah pun disarankan untuk menjalani operasi. Taminah jelas sedih kehilangan bayinya itu. Tapi yang lebih menyedihkan hatinya, dia tidak punya biaya untuk menjalani operasi. Dia bersama suaminya, sehari-hari hanya bekerja sebagai buruh tani. Karena itulah, dia memilih membiarkan kandungannya itu. Yang agak aneh, selama kehamilannya dan seusai dipastikan bahwa bayinya telah meninggal di dalam kandungan, Taminah tidak pernah mengalami pendarahan. Taminah pun tetap membiarkan bayi yang telah meninggal itu tetap berada di kandungannya. Roda waktu pun terus berjalan, hingga bertahun-tahun. Namun Taminah tidak memiliki masalah serius selama membiarkan bayinya yang sudah tidak bernyawa itu di dalam rahimnya. Tapi dia memang sering mengalami rasa sakit dan nyeri yang yang luar biasa di bagian perutnya. “Tapi, rasa nyeri itu kadang-kadang muncul, kadang-kadang hilang. Tapi saya biarkan saja,” kata Taminah yang masih tampak lemah di ruang khusus bedah berat RSU Dr Soetomo. Setelah bertahun-tahun, perutnya yang sebelumnya membuncit, juga lambat laun mengempis sendiri. Taminah menganggap bahwa kandungannya sudah ‘beres’. Tapi, pada Juni 2005, rasa sakit dari bagian perutnya itu pun muncul kembali. Rasa sakit yang dirasakannya tidak seperti sebelumnya. “Yang terakhir, lebih nyeri,” aku dia. Di perut bagian kanan, ada benjolan. Benjolan itu akhirnya pecah dan mengeluarkan cairan putih. Akhirnya, Taminah pun dibawa ke RS Bojonegoro tanggal 29 Juni 2005. Tim medis langsung melakukan ronsen untuk mengetahui kondisi perut Taminah. Dari hasil pemeriksaan itu, diketahui ada gumpalan di perutnya. Tim dokter menyatakan gumpalan itu adalah janin. Karena alat medis terbatas, RS Bojonegoro merujuk Taminah ke RSU Dr Soetomo pada 12 Juli 2005. Tim dokter pun segera menangani kasus langka ini. Setelah melakukan observasi dan pemeriksaan medis lainnya, tim dokter memutuskan untuk melakukan operasi pada 26 Juli 2005 untuk mengeluarkan janin tersebut. Dan tim dokter pun berhasil. Operasi sukses. Menurut dr Poejo Hartono, dokter spesialis kandungan yang ikut menangani operasi Taminah, kepada wartawan dalam jumpa pers di RS Dr Soetomo, Rabu (27/7/2005), janin yang berhasil dikeluarkan dari perut Taminah itu sudah mengeras dan tidak bernyawa. Janin berkelamin laki-laki dan berberat 1,6 kg itu berada di rahim Taminah selama 27 tahun. Kini janin itu sedang diobservasi oleh tim medis RS Dr Soetomo untuk dilakukan penelitian. (asy/)
Bertekad Wujudkan Satu Desa Satu Dokter
alhah: Agar Pelayanan Kesehatan Murah dan Efisien.
Komitmen Wakil Bupati Bojonegoro M. Thalhah terhadap peningkatan dan pemerataan kesehatan masyarakat tak perlu diragukan lagi. Beragam program dan gagasan siap direalisasikan untuk menyehatkan lahir dan batin masyarakat.
Menurut rektor Universitas Bojonegoro (Unigoro) itu. Untuk mewujudkan masyarakat yang sehat harus ada peningkatan dan pemerataan dana kesejahteraan untuk berbagai bidang kesehatan.
“Tak hanya sebatas di kota, namun juga sampai di desa-desa, sehingga masyarakat desa bisa terjangkau pelayanan dokter dengan mudah.” kata alumnus Ponpes Langitan, Tuban. itu.
Konkretnya, lanjut ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro tersebut, adalah satu desa satu dokter. Dengan adanya satu dokter di setiap desa, peluang masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang murah, efisien, dan cermat bisa terealisasi.
“Selama ini pelayanan kesehatan belum optimal karena rasionya masih satu dokter satu kecamatan. Nah, kita upayakan ke depan satu dokter satu desa,” jelas doktor ilmu hukum Universitas Islam Indonesia (III) Jogjakarta itu.
Peningkatan pelayanan kesehatan, kata tokoh asal Desa Kemiri. Kecamatan Malo, itu, juga dapat dilakukan dengan pemberian subsidi kesehatan bagi kelompok masyarakat kurang mampu. Juga, mengusahakan peningkatan kesejahteraan petugas-petugas kesehatan.
“Mereka (petugas, Red) juga perlu ditingkatkan kesejahteraannya. Kalau kita memperlakukan secara profesional, termasuk dengan memberikan gaji yang layak, otomatis kinerjanya juga bisa optimal. Sebab, problem mendasarnya sudah tuntas,” papar mantan sekretaris PC NU Bojonegoro itu.
Mantan wakil ketua DPRD Bojonegoro itu mengingatkan, hal yang perlu diperhatikan lagi adalah peningkatan sarana dan prasarana kesehatan. Karena itu, pengembangan sarana penunjang kesehatan, termasuk pengadaan laboratorium kesehatan yang terjangkau masyarakat kurang mampu, harus dilakukan.
Ini penting direalisasikan. Karena selama ini kesan masyarakat desa terhadap laboratorium adalah mahal dan di kota. Dan sekarang, konsep ini perlu di balik. Menurut Thalhah. masyarakat desa perlu dibiasakan dengan “mengakrabi” laboratorium agar penyakit bisa dideteksi sejak dini.
“Tentunya dengan memberi kan subsidi minimal untuk tiaptiap puskesmas,” imbuh ketua tim fasilitasi dan mediasi pembebasan lahan Blok Cepu itu. Keberadaan apotek milik pemkab setempat dan RSUD, juga tak luput dari perhatian pria yang sering diundang untuk ceramah agama itu. Menurut Thalhah, pengembangan apotek dan RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoema Bojonegoro harus dilakukan secara menyeluruh. Ini agar kualitas pelayanan rumah sakit terhadap pasien terus membaik.
“Kita juga perlu mulai memikirkan bagaimana menghidupkan rumah sakit islam/haji,” ujarnya.
Selain pembenahan internal, upaya peningkatan dan pengembangan sarana kesehatan juga serius direncanakan Thalhah. Di antaranya, dengan mengupayakan bantuan peralatan rumah sakit dari Jerman. Dengan kondisi terkini Bojonegoro yang segera menyandang status daerah industri, rencana itu bukan hal yang mustahil.
Bayi Kembar Tiga di Bojonegoro Masih Kritis
Senin, 28 April 2008 - 05:09 wib
TEXT SIZE :
BOJONEGORO - Bayi kembar tiga, buah hati pasangan Lamidi (30) dan Tutik (17), warga Desa Sambongrejo, Kec Gondang, Kab Bojonegoro, ini tergolek lemah di ruang Tulip perawatan bayi Rumah Sakit Umum (RSU) dr Sosodoro Djatikoesoema, Bojonegoro.
Bayi-bayi mungil yang hanya memiliki berat badan masing-masing 1,1 kilogram (Kg), 1,1 kilogram, dan 850 gram itu hingga saat ini kondisinya masih kritis dan terus berjuang untuk bertahan hidup.
Yang lebih memprihatinkan lagi, tiga bayi kembar berjenis kelamin perempuan ini hingga saat ini belum kebagian tabung inkubator untuk membantu pernafasan. Padahal, dengan kondisi yang masih kritis dan belum stabil seperti ini, mereka sangat membutuhkan tabung inkubator untuk menghangatkan tubuh dan membantu pernafasan.
Ketiga bayi kembar ini hanya ditempatkan di tabung kaca dan keranjang bayi biasa tanpa bantuan peralatan yang memadai. Pihak rumah sakit pun seolah tak bisa berbuat banyak lantaran persediaan tabung inkubator di ruang perawatan bayi hanya berjumlah lima buah. Itu pun kelima tabung inkubator yang ada sudah terisi oleh bayi-bayi yang datang lebih dulu.
Dari hasil pemeriksaan dokter sebelumnya, saat dirujuk pertama kali ke rumah sakit kondisi ketiga bayi cukup menghawatirkan. Ketiga bayi mengalami kedinginan (hypotermi) kekurangan oksigen, dan tubuhnya berwarna kebiru-biruan. Seolah untuk bertahan hidup ketiga bayi mungil ini harus berjuang keras.
Ketiga bayi kembar yang belum diberi nama oleh orang tuanya ini, juga perlu mendapatkan penanganan intensif karena berat badannya jauh di bawah normal. Bayi normal memiliki berat badan minimal 2 kilogram. Sedangkan, mereka memiliki berat badan di bawah 2 kilogram.
Menurut dr Boy Hariyadi, dokter spesialis anak yang menangani perawatan ketiga bayi kembar ini mengungkapkan, kondisi tiga bayi kembar sampai saat ini masih kritis.
Semestinya, kata dia, dengan kondisi yang belum stabil seperti itu bayi harus ditempatkan di tabung iknubator. Tapi karena tabung inkubator sudah habis maka tiga bayi kembar itu terpaksa di tempatkan di tabung biasa dan keranjang bayi.
“Tidak mungkin kita mengambil bayi-bayi lain yang sudah berada di inkubator lalu diganti dengan tiga bayi kembar yang datangnya belakangan. Itu tidak etis dan pasti akan ditentang oleh orang tua bayi-bayi lainnya,” ujarnya, Minggu (27/4/2008).
Menurut dia, pihaknya sudah menyarankan kepada orang tua bayi untuk merujuk ketiga bayi kembar ini ke Rumah Sakit Umum (RSU) dr Soetomo, Surabaya, karena disana persediaan tabung inkubator lebih banyak dan peralatan perawatan bayi lebih lengkap. Tapi, kata dia, orang tua bayi menolak.
“Karena orang tuanya menolak merujuk tiga bayi ini ke Surabaya ya terpaksa kita rawat seadanya di sini. Saya berusaha merawat sebaik mungkin, soal mereka bisa bertahan atau tidak kita lihat saja perkembangannya nanti,” ungkapnya.
Dia mengaku belum tahu solusi apa yang terbaik untuk penanganan dan perawatan bayi kembar tiga ini. Sebab, peralatan medis yang tersedia di RSU dr Sosodoro Djatikoesoema juga sangat terbatas.
Dari pengamatan di ruang Tulip perawatan bayi, saat ini ada 18 bayi baru lahir yang menjalani perawatan di tempat ini. Tiga bayi kembar perempuan itu ditempatkan di salah satu ruangan dan berdekatan dengan bayi-bayi lainnya.
Hanya saja, bayi lainnya di ruang itu ditempatkan di tabung inkubator sedangkan tiga bayi kembar itu hanya ditaruh di tabung biasa dan keranjang bayi. Di ruang itu dijaga oleh dua perawat yang sesekali memeriksa dan melihat bayi.
Dokter pun hanya satu kali melakukan pemeriksaan kondisi bayi. Namun, jika kondisi bayi butuh pertolongan maka dokter biasanya dipanggil untuk segera menangani.
“Tiga bayi kembar itu kondisinya belum stabil. Kondisinya masih naik turun. Mereka juga lebih sering menangis jika dibanding bayi-bayi lainnya,” ujar salah satu perawat yang enggan disebutkan namanya.
(Muhammad Roqib/Sindo/kem)
Rumah Sakit Bojonegoro Diresmikan Agustus
Pembangunan rumah sakit Bojonegoro Type B hampir 80 persen selesai dikerjakan. Rumah sakit kelas internasional yang menelan biaya sebesar Rp 110 Miliar itu berdiri di atas lahan seluas 5 hektare di Desa Ngampel Kec Kapas atau persis di depan Terminal Rajeweksi Baru Jl Veteran.
Pengerjaannya dilakukan oleh PT Ampuh Sejahtera selaku kontraktor sekaligus bertanggungjawab membiayai penuh pembangunan rumah sakit prestisius tersebut. Jika pembangunan selesai, kemudian pernbayarannya dilakukan secara bertahap melalui APBD Bojonegoro dengan sistem multi years selama tiga tahun dari 2006 hingga 2008. Pembangunan dimulai awal bulan Februari 2007 lalu dengan dead line hingga pertengahan Desember 2007 mendatang.
Dead line itu menurut pihak Ampuh Sejahtera bukan pekerjaan yang ringan hingga pihaknya tidak bisa menganggap enteng pekerjaannya. Setidaknya itu dituturkan Alim Sugianto, Direktur PT Ampuh Sejahtera Alim. “Kami menargetkan seluruh pengerjaan proyek ini akan selesai tiga bulan lagi,” katanya. Dikatakan, bahwa sebenarnya target tersebut telah dapat rampung pengerjaannya pada pertengahan Bulan Agustus 2007 mendatang. “Karena di awal tahun ini memasuki musim penghujan, pengerjaan mengalami sedikit kendala,” jelasnya.
Ditanya mengenai fungsi rumah sakit Type B yang sempat menjadi perdebatan, Alim mengatakan bahwa hal tersebut bukan menjadi wewenangnya. Pihaknya hanya melaksanakan pembangunannya, selebihnya menjadi wewenang pihak Pemkab Bojonegoro.
Pembangunan dimulai dari perancangan hingga pengerjaannya merupakan tugas dari pihak kontraktor. Sedangkan mengenai peralatan medis dan sarana yang dibutuhkan adalah tanggungjawab pihak ketiga yang ditunjuk oleh Pemkab Bojonegoro berdasarkan aturan maupun perundang undangan yang berlaku.
Menurut Asisten I Setda Bojonegoro, Drs Kamsoeni,direncanakan rumah sakit berstandar internasional tersebut bakal dapat berfungsi sepenuhnya pada kuartal kedua tahun depan. Saat ditanya mengenai sejumlah investor yang akan diundang untuk mengisi interior maupun peralatan medis.
Menurutnya, jajaran Pemkab Bojonegoro terkait telah membahas kepastian investor tersebut. Kamsoeni mengakui telah dipersiapkan, namun pihaknya belum mengetahui siapa saja yang akan ikutserta. “Tentu semuanya sesuai dengan prosedur, tapi untuk bicara terkait investor nanti dulu saja. Karena saat ini pembangunannya masih dalam pengerjaannya,” ujarnya Kamsoeni.
RS Bhayangkara
Terkepung Banjir, RS Bhayangkara Bojonegoro Siaga 1
Meski air belum masuk ke dalam bangunan RS Bhayangkara Bojonegoro, tapi status dinyatakan Siaga 1, karena di halaman luar RS sudah seperti lautan. Bangunan RS terkepung banjir.
Demikian kata dr KRISTINA Kepala Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Bojonegoro pada Suara Surabaya, Senin (31/12) pagi.
“Posisi RS Bhayangkara di Jalan Panglima Sudirman Bojonegoro. Air memang tidak masuk tapi di halaman luar, air penuh seperti lautan. Rumah sakit bangunannya memang lebih tinggi, posisi dekat Polres dan tanggul,” ujarnya.
Namun demikian kata dr KRISTINA, pasien sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat di RS Sumber Rejo yang agak bebas banjir. Tapi ada beberapa yang masih tinggal di rumah sakit dalam kondisi stabil.
“Kemarin sore kami datang dari Surabaya untuk memasok logistik, dan kami mendapat bantuan dari Brimob menggunakan perahu karet untuk menuju ke RS Bhayangkara. Kami melawan arus, air sangat deras. Dengan air setinggi kepala orang dewasa, kondisi lampu mati hanya menggunakan senter, kami sekuat tenaga menuju RS Bhayangkara,” ungkapnya.
Menurut KRISTINA Logistik yang bisa ditempuh lewat jalan darat hanya bisa sampai di Stasiun Bojonegoro. Setelah itu harus menggunakan perahu karet.
“Saat ini kami tetap Siaga 1. Di rumah sakit sekarang ada 25 tim medis, mulai dokter perawat dan 5 anggota Brimob. Di sini masih ada 5 pasien, 3 pasien kondisinya sudah pulih tapi rumahnya juga terendam jadi masih ditampung di sini (RS Bhayangkara–Red). Kami juga siap menampung lagi pasien korban banjir, untuk pertolongan darurat,” kata dr KRISTINA Kepala RS Bhayangkara Bojonegoro yang posisinya juga berada di rumah sakit tersebut.(ipg)
[suarasurabaya.net/31 Desember 2007, 10:24:36, Laporan Iping Supingah]
Bojonegoro Bangun Rumah Sakit Senilai Rp 110 Miliar
Minggu, 16 Juli 2006 | 15:06 WIB TEMPO Interaktif, Bojonegoro:
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur membangun rumah sakit bertaraf internasional senilai Rp 110 miliar. Rumah sakit tipe B ini untuk menampung pasien dari Jawa Timur bagian barat yang berbatasan dengan Jawa Tengah seperti Kabupaten Blora dan sekitarnya.
Rumah sakit ini akan dibangun selama empat tahap mulai 2007 hingga 2010.
Bojonegoro Bangun Rumah Sakit Senilai Rp 110 Miliar
Minggu, 16 Juli 2006 | 15:06 WIB
TEMPO Interaktif, Bojonegoro:
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur membangun rumah sakit bertaraf internasional senilai Rp 110 miliar. Rumah sakit tipe B ini untuk menampung pasien dari Jawa Timur bagian barat yang berbatasan dengan Jawa Tengah seperti Kabupaten Blora dan sekitarnya.
Rumah sakit ini akan dibangun selama empat tahap mulai 2007 hingga 2010. Dana bangunan fisik berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Bojonegoro. Sedangkan dana pembelian alat kesehatan dan properti seperti helipad diambil dari anggaran pendapatan belanja negara. Saat ini pembangunan sedang memasuki masa lelang yang diikuti 12 perusahaan.
Juru bicara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Joni Nur Haryanto mengatakan, bangunan rumah sakit ini menggunakan sistem bangun dulu dan bayar di belakang hari. “Bulan depan proses lelang untuk tender proyek sudah selesai,” kata Joni di Bojonegoro, Ahad (16/7). Rumah sakit di atas lahan seluas 4,4 hektare ini memiliki 263 kamar.
Menurut Joni, tahapan pembangunan fisik dimulau tahun 2007 dengan dana sebesar Rp 40 miliar. Tahap kedua pada 2008 menghabiskan dana sebesar Rp 25 miliar dan sisanya akan dituntaskan pada tahun 2009 dan tahun 2010. sujatmiko
31/12/2007 - 15:41
Banjir, Layanan Bedah RSUD Bojonegoro Pindah
INNChannels, Bojonegoro - Pelayanan bedah di RSUD Dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Jatim, sejak terjadi banjir dialihkan ke RS Sumberrejo di Desa Sumberrejo, sekitar 16 km dari kawasan banjir.
Sedangkan untuk pelayanan kesehatan rutin tetap dilaksanakan di RSUD Dr Sosodoro Bojonegoro oleh tenaga paramedis yang jumlahnya terbatas dibandingkan dalam kondisi normal, kata Direktur RSUD Dr Sosodoro Djatikoesoemo, Sunhadi, di Bojonegoro, Senin (31/12).
Ia mengatakan kondisi pelayanan kesehatan di RSUD Dr Sosodoro Bojonegoro sejak terjadi banjir akibat luapan sungai Bengawan Solo, Sabtu (29/12), hanya dilakukan oleh 100 tenaga paramedis, sembilan di antaranya dokter.
Dalam kondisi normal, RSUD Dr Sosodoro dilayani 341 tenaga paramedis, 40 di antaranya tenaga dokter, baik dokter gigi, dokter umum, dan dokter spesialis. “Petugas maupun dokter yang lain mungkin juga sedang mengalami kebanjiran di tempat tinggalnya, sehingga tidak bisa bertugas,” katanya.
Menurut Sunhadi, dengan kekuatan 100 tenaga paramedis, pelayanan kesehatan rutin tetap berjalan, sedangkan untuk bedah dialihkan ke RSU Sumberrejo. Ia menolak jika RS Dr Sosodoro Bojonegoro dikatakan lumpuh dalam segi pelayanan.
“Justru, ketika banjir luapan sungai Bengawan Solo mulai menyerbu kawasan perkotaan Bojonegoro, banyak pasien dari RS Wahyu Tutuko, milik Polwil Bojonegoro, yang dipindahkan ke RSUD.
Hingga sekarang ini, di sekeliling RSUD Sosodoro tremasuk jalan di depannya, dikepung banjir. Tetapi seluruh ruang masih aman dari genangan air, kecuali sejumlah ruangan poli perawatan yang kemasukan air.
Ia menjelaskan saat ini RSUD Sosodoro Djatikoesoemo merawat 176 pasien yang menjalani rawat inap. Untuk melayani makan bagi pasien, RSUD kesulitan elpiji untuk memasak.
“Kami sangat membutuhkan elpiji,” katanya kepada Bupati Bojonegoro M. Santoso saat berkunjung ke rumah sakit.
Posko Kesehatan
Sementara itu, Kepala Dinkes Jatim Dr Iwan Moch Moelyono menjelaskan Tim Brigade Siaga Kesehatan RS Dr Soetomo Surabaya dan RS Syaiful Anwar, yang diketuai dokter ahli bedah Purwadi, membuat tiga posko pelayanan kesehatan di Kecamatan Kapas, Stasiun Kota Bojonegoro dan SMAN I.
Selain membawa delapan tenaga paramedis, termasuk dokter umum, tim juga membawa berbagai obat-obatan sendiri, termasuk bahan makanan biskuit untuk anak-anak. “Obat-obatan yang kami bawa lebih dari cukup dan sekarang ini kami menambah 25 tenaga paramedis dan perawat yang sekarang ini sedang dalam perjalanan ke Bojonegoro,” katanya.[Ant/L2]
Istri Ketua PCNU Bojonegoro Dibacok Penjahat
/
Senin, 20 Juli 2009 | 20:52 WIB
BOJONEGORO, KOMPAS.com- Rumah Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Bojonegoro, Wasis Hasyim, di Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu disatroni perampok. Istrinya, Sikun, mengalami luka parah akibat sabetan senjata tajam penjahat yang dipergokinya.
Peristiwa itu terjadi pukul Senin (19/7) sekitar 23.00. Pelaku berhasil memanjat pagar dan menjebol atap rumah. Saat itu, Sikun sedang sendirian di rumah karena suaminya mengantarkan anaknya ke Surabaya. Sikun yang saat itu usai mengambil air wudlu untuk menunaikan shalat malam terkejut melihat tersangka Slamet, warga Tambakasri Surabaya di depannya menggenggam kapak.
Pelaku yang ketahuan nyonya rumah langsung menyabetkan senjatanya ke tubuh Sikun. Sikun mengalami luka parah di kepala bagian kiri atas, bahu dan lengan kiri. Sikun sempat dirawat di Poliklinik Umum Kalitidu kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Muna Anggita Bojonegoro, karena lukanya terus mengeluarkan darah. Selain itu sejumlah guci pecah tersenggol pelaku.
Sikun sempat berlari ke luar rumah, berteriak meminta pertolongan warga. Warga yang masih cangkrukan (nongkrong) langsung menolongnya dan menghajar tersangka. Kepala Bagian Binamitra Kepolisian Resor Bojonegoro Komisaris Kusen Hidayat menyatakan, tersangka masih diperiksa intensif.
Berdasarkan pemeriksaan dan keterangsan saksi-saksi, sebelumnya warga melihat dua orang mencurigakan mondar-mandir di sekitar rumah Wasis pukul 22.00. Sikun dan Wasis Hasyim dikenal sebagai juragan emas di Pasar Kalitidu selain sebagai tokoh NU. Sikun juga pengurus Muslimat NU Bojonegoro. Diduga pelaku mengetahui dagangan emas yang biasa diperjualbelikan di pasar masih di rumah.
Di Gresik, Kepolisian Sektor Driyorejo menangkap Siyono, warga Kesamben Wetan Kecamatan Driyorejo yang berusaha mencuri di rumah tetangganya M Khusnul Arifin (26). Siyono terlilit hutang, sekitar pukul 00.30 muncul niat jahatnya untuk mencuri di rumah Khu snul yang berjarak 100 meter dari rumahnya.
Siyono masuk lewat plafon atas dengan menggunakan tali plastik 15 meter. Dia berhasil membawa dompet dan tas. Dalam kondisi gelap Siyono hendak kabur, namun kakinya menginjak sesuatu yang menimbulkan suara keras hingga membangunkan Khusnul.
Khusnul langsung menyalakan lampu, kaget melihat tetangganya. Siyono pun memukul Khusnul hingga pingsan. Kepala Polsek Driyorejo Ajun Komisaris Mulyono menyatakan pelaku tertangkap satu jam setelah kejadian.
Sent from Indosat BlackBerry powered by
Korban Banjir di Bojonegoro Mulai Terserang Penyakit
Oleh humas (Jum, 03/06/2009 - 19:09)
Tagged:
• Info Cabang
Bojonegoro
Korban banjir luapan Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, Kamis (26/2/2009) mulai mengeluhkan rasa sakit badan akibat lingkungannya terendam air berwarna coklat keruh yang dipenuhi berbagai limbah sampah. Kondisi itu terjadi di puluhan desa yang tersebar dalam 12 kecamatan.
Dari pantauan di lokasi banjir, sebagian besar korban banjir mengeluhkan sakit dikarenakan setiap waktu berhubungan genangan banjir. Selain itu air bersih untuk minum dan mandi tidak lagi dapat dirasakan oleh korban banjir. Semua sumur tanah maupun dasar sumur pompa sudah tercampur oleh genangan banjir. Ditambah lagi, situasi yang mencekam pada malam hari karena jaringan listrik padam selama banjir.
Seperti yang dituturkan Ngadiran (65), warga Dusun Tloko, Desa Mulyoagung, Kecamatan Balen saat mengikuti pelayanan kesehatan peduli korban banjir dari Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Cab Bojonegoro.
“Punggung saya terasa sakit sekali, ditambah juga dengan mata yang berkunang kunang, ini terjadi sejak banjir menggenangi dusun di sini,” kata Ngadiran dalam Bahasa Jawa.
Aksi pengobatan gratis itu diikuti oleh 250 warga dusun yang rata-rata rumahnya masih berdinding bambu yakni, keluarga dari RT 11, 12, 13 dan 14. Keempatnya di RW I yang dusunnya bersebelahan dengan Sungai Bengawan Solo. “Dusun kami ini selama turun menurun dan bergonta ganti presiden selalu dilanda banjir,” ujar Kasdan (40), salah satu Ketua RT di sana.
Dia dipercaya BSMI, untuk mencatat warga yang berobat dan rumahnya paling tinggi diantara rumah lainnya, sekaligus dipergunakan untuk melakukan aksi kemanusiaan. Kasdan menyebutkan bahwa keluhan sakit yang diderita warga dalam banjir yang sedang terjadi, diantaranya pegel linu, sakit perut, gatal gatal di bagian kaki, mual dan sakit kepala.
“Seingat kami, bantuan gratis dalam masa banjir terjadi dua kalinya di dusun ini, dulu saat zamannya Pak Harto dan kedua, ya malam ini,” jelas Kasdan.
Secara terpisah dr Arif mengatakan, pihaknya prihatin terhadap musibah banjir yang membuat warga bertempat tinggal di bantaran sungai. “Kami semampunya membantu pengobatan ini demi peduli antar sesama,” papar dr Arif.
Sedangkan dalam sehari, seorang bocah meninggal akibat terseret arus sungai dan seorang bocah lainnya selamat di TKP yang berbeda. Korban meninggal adalah Didik (15), warga Jalan Aspol Sukorejo Kecamatan Kota Bojonegoro. Sebelum tenggelam korban bersama tiga temannya memancing di anak Sungai Bengawan Solo di Desa Sukorejo, saat memancing kondisi sungai sedang meluap. Tiba tiba korban terpeleset dan diketahui tidak bernyawa.
Korban selamat, Rian Aji Pratama (8), warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk. Menurut Wakalpolres Bojonegoro Kompol Heru Purnomo, Rian berhasil ditolong ibunya sendiri. Saat itu korban bersama ibunya menyusuri sawah yang tergenang luapan banjir untuk membeli minyak tanah.
“Saat ditolong korban sudah pingsan, langsung dibawa ke rumah sakit. Korban berhasil diselamatkan setelah mendapat perawatan intensif di RS Bhayangkari, ” kata Wakapolres
3. RS Aisyiah
4. RSUD Kab. Bojonegoro
RSU Unit Swadana Daerah
Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo
Kabupaten Bojonegoro
Jl. Dr. Wahidin No. 36 Bojonegoro
Telp. (0353) 881193
TARIF & FASILITAS KAMAR PERAWATAN
Jenis Kamar Tarif / Hari (Rp) Fasilitas
VIP (Wijaya Kusuma) 150.000,- 1 Kamar untuk 1 orang, AC, Kamar Mandi/WC dlm ruangan, Telpon Panggil Pesawat,
Almari Kecil, Meja Kursi Tamu, TV Berwarna, Tempat Tidur yg bisa di Stel,
Hidangan Khusus VIP, Makanan Kecil, Alamari Es.
VIP (Bougenville) 150.000,- 1 Kamar untuk 1 orang, AC, Kamar Mandi/WC dlm ruangan, Telpon Panggil Pesawat,
Almari Kecil, Meja Kursi Tamu, TV Berwarna, Tempat Tidur yg bisa di Stel,
Hidangan Khusus VIP, Makanan Kecil, Alamari Es.
Utama (Anggrek) 135.000,- 1 Kamar untuk 1 orang, AC, Kamar Mandi/WC dlm ruangan, Telpon Panggil Pesawat,
Almari Kecil, Meja Kursi Tamu, TV Berwarna, Tempat Tidur yg bisa di Stel,
Hidangan Khusus VIP, Makanan Kecil.
Utama (Bougenville) 135.000,- 1 Kamar untuk 1 orang, Kipas Angin, Kamar Mandi/WC dlm ruangan, Bell Panggil Pesawat,
Almari Kecil, Meja Kursi Tamu, TV Berwarna, Tempat Tidur yg bisa di Stel,
Hidangan Khusus VIP, Makanan Kecil.
Kelas I Plus 51.600,- 1 Kamar untuk 2 orang, Kipas Angin, Kamar Mandi/WC dlm ruangan,
Almari Kecil, Meja Kursi, Tempat Tidur yg bisa di Stel.
Kelas I 35.600,- 1 Kamar untuk 2 orang, Kipas Angin, Kamar Mandi/WC dlm ruangan,
Almari Kecil, Meja Kursi, Tempat Tidur.
Kelas II 15.300,- 1 Kamar untuk 4 orang, Kamar Mandi/WC dlm ruangan,
Almari Kecil, Kursi, Tempat Tidur.
Kelas IIIA 6.500,- 1 Kamar untuk 6 orang, Kamar Mandi/WC dlm ruangan,
Almari Kecil, Meja, Tempat Tidur.
Kelas IIIB 5.000,- 1 Kamar untuk 6 orang, Kamar Mandi/WC dlm ruangan,
Almari Kecil, Meja, Tempat Tidur.
ICU 51.600,- AC, Tempat tidur yang bisa di stel, Oksigen Sentral serta alat-alat Medis Canggih
yang lain, Pengawasan Perawat yang Insentif.
NICU 51.600,- AC, Incubator, Penghangat Bayi.
Humas RSUD Sumberejo oleh:
RSUD Sumberejo - Bojonegoro - 0353-331530
http://rsudsumberejo.com/
RSUD Sumberrejo salah satu Rumah Sakit milik
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang berada
diwilayah timur, sesuai Surat Keputusan Menteri
Kesehatan Republik Indonesia
Nomor : 815/MENKES/ SK/VII/2007, dan Surat
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor : YM.02.04.3.2.3382 tentang ijin
penyelenggaraan RSUD dengan nama :
“RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SUMBERREJO”.
RSUD Sumberrejo termasuk klasifikasi
Rumah Sakit Umum kelas D,
yang menempati lahan seluas 3.554 m,
luas bangunan 1.259 m,
dengan 44 tempat tidur yang terdiri dari :
Paviliun : 4 tt
Kelas 1 : 12 tt
Kelas 2 : 7 tt
Kelas 3 : 20 tt
Isolasi : 1 tt
——————————-
TENTANG KAMI
Visi : Menjadikan Rumah Sakit sebagai andalan
pelayanan kesehatan di wilayah timur Bojonegoro
yang berkualitas dan terjangkau masyarakat.
Misi :
1. Mengoptimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat
sesuai Standar Operasional Prosedur
2. Meningkatkan kualitas kinerja seluruh petugas
3. Pemberdayaan sarana dan prasarana Rumah Sakit
dengan menejemen pelayanan yang baik
4. Memberikan pelayanan dengan biaya yang terjangkau
masyarakat
5. Meningkatkan upaya penyembuhan dan pemulihan
kesehatan masyarakat yang didukung oleh upaya
pencegahan dan penyuluhan kesehatan masyarakat
Motto :
Senyumku adalah ibadahku dan sembuhmu
———————-
Lokasi :
Jl Raya Sumberrejo 231
Kec Sumberrejo Kab Bojonegoro
Lokasi yang sangat mudah dijangkau, terletak
di jalan raya 15 Km arah timur Bojonegoro dan
sangat mudah akses dari dan ke Surabaya,
yang berjarak 85 Km.
Merupakan sentra dari beberapa Kecamatan di
wilayah timur Bojonegoro, dengan lalulintas ekonomi
yang selalu dinamis, sehingga fasilitas kesehatan
yang memadai sangat diperlukan sebagai penunjang
166 RS di Jawa Timur versi http://www.depkes.go.id/direktori.php?dir=rs&keyword=35&hal=2, diambil tanggal 22 September 2009, Datanya tidak lengkap (khusus untuk kasus Bojonegoro
3501 RSU Unit Swadana Pacitan RSU C Jl. Jen A Yani No. 51 Pacitan
3502 RS Griya Waluya RS Jl. Sultan Agung 68 Ponorogo
3502 RS Aisyiah Diponegoro RS Jl. Diponegoro No.50 Ponorogo
3502 RS Darmayu RS Jl. Dr. Soetomo 44 Ponorogo
3502 RS Aisyiah RS Jl. Dr Sutomo 18 Ponorogo
3502 RSUD Dr. Harjono S Ponorogo RSU B Jl. Ciptomangunkusumo Ponorogo
3503 RSU Dr. Soedomo Trenggalek RSU C Jl. Dr Soetomo No. 2 Trenggalek
3503 RS Budi Asih Trenggalek RS Jl. Mayjen Sungkono Trenggalek
3503 RS Mardi Mulia RS Jl. Sutomo 19 Trenggalek
3504 RS Islam Orpeha RS Jl. KHR Abdul Fatah Tulungagung
3504 RSU Dr Iskak Tulungagung RSU C Jl. WS Husudo Tulungagung
3505 RSU Ngudi Waluyo Wlingi RSU B Jl. Dr. Sucipto No.5 Wlingi
3506 RSU Pare RSU B Jl. Pahlawan Kusuma B I Pare
3506 RS PTP XXI Toeloengredjo RS Jl. A Yani No. 25 Pare Kediri
3506 RS Amelia RS Jl. Pahlawan No.25A Pare Kediri
3507 RS Baptis Batu RS Jl. Raya Tlekung No.I, Malang
3507 RSU Kepanjen RSU B Jl. Panggungrejo No.1, Kepanjen
3507 RSTP Batu RS Jl. A.Yani No.10-13 Batu Malang
3507 RS Jiwa Dr. Radjiman Wediodiningrat RSK A Jl. Jen. A.Yani Lawang
3507 RSU Bala Keselamatan RSU Jl. A.Yani 91 Turen , Kab.Malang
3508 RS Wijaya Kusuma RS Jl. A. Yani No.149 Lumajang
3508 RS PTP XXIV Jatiroto RS Jl. Sudirman Jatiroto Lumajang
3508 RSU Dr. Haryoto Lumajang RSU C Jl. A Yani 281 Lumajang
3509 RSUD Balung RSU C Jl. Rambipuji 19 Balung Jember
3509 RSUD Kalisat Kab.Jember RSU D Jl. M.H.Thamrin No.31 Jember
3509 RSGM Universitas Jember RSK Jl. Kalimantan No. 37 Jember
3509 RS Utama Husada RS Jl. Manggar No.134 Tegalsari, Ambulu Jember
3509 RSTP Jember RS Jl. Nusa Indah No. 28 Jember
3509 Rumkit Tk. III Baladika Husada Jember RS 3 Jl. PB Sudirman No. 49 Jember
3509 RS PTPN X Jember RS Jl. Bedadung No.2 Jember
3509 RSU Dr. Soebandi RSU B Jl. Dr. Soebandi No.1 Jember
3510 RSK Anak & Penyakit Dalam Banyuwangi RSK Jl. Basuki Rachmat Banyuwangi
3510 RS Khusus Bedah Yasmin RSK Jl. Letkol Istiqlah Banyuwangi
3510 RSIA Bunda RSIA Jl. Adisucipto 9 Banyuwangi
3510 RS Islam Fatimah RS Jl. Jember 25 Kabat Banyuwangi
3510 RSUD Genteng RSU C Jl. Hasanudin No.98, Genteng
3510 RS PTP XII Bakti Husada RS Krikilan Glenmore Banyuwangi
3510 RSU Blambangan RSU C Jl. Istiqlah No. 49 Banyuwangi
3511 RSU Dr. H.Koesnadi RSU C Jl. Piere Tendean Bondowoso
3512 RSU Situbondo RSU C Jl. Anggrek No. 68 Situbondo
3512 RS Elizabeth PTP Nusantara XI RS Jl. WR Supratman 2A Situbondo
3513 RSU Waluyo Jati Kraksaan RSU C Jl. Dr Sutomo No. 1 Kraksaan
3514 RS Islam Masyitoh Bangil RS Jl. A.Yani No.6 Bangil Jatim
3514 RSU Bangil RSU C Jl. Dr. Sutomo 101 Bangil
3514 RSIA Panca Dharma RSIA Jl. Raya 14A Pandaan Sukorejo
3514 RS Panca Dharma RS Jl. Raya 14 Sukorejo Pasuruan
3515 RSAB Jasem RSAB Jl. Samanhudi No.85A Sidoarjo
3515 RS Islam Siti Hajar RS Jl. Raden Patah No. 70 Sidoarjo
3515 RS Delta Surya RS Jl. Pahlawan Sidoarjo
3515 RS Pusdik Polri Porong RS 4 Pusdik Sabhara Porong
3515 RSU Siti Khodijah RSU Jl. Pahlawan Sepanjang Sidoarjo
3515 RSU Sidoarjo RSU B Jl. Mojopahit No.667 Sidoarjo
3516 RS Emma RS Jl. Raya Ijen No.67 Mojokerto
3516 RSU Prof Dr Soekandar RSU D Jl. Hayam Wuruk 25 Mojosari
3516 RS Kusta Sumberglagah RSK Sumberglagah Pacet Mojokerto
3517 RSU Jombang RSU B Jl. KHW Hasyim 52 Jombang
3517 RS Kristen Mojowarno RS Jl. Merdeka Mojowarno Jombang
3517 RSAB Muslimat RSAB Jl. U Sumohardjo 32-34 Jombang
3517 RS Islam Jombang RS Jl. Brig. Kretarto 22 A Jombang
3518 RSU Nganjuk RSU C Jl. Dr. Sutomo 62 Nganjuk
3518 RSU Kertosono RSU C Jl. Supriadi No. 29 Kertosono
3518 RS Satiti RS Jl. Lonsep No. 3 Kertosono
3519 RSU Panti Waluyo RSU C Jl. A Yani Km 2 Caruban Madiun
3519 RSTP Dungus RS Dungus Kec Wungu Kab Madiun
3520 RSU Dr. Saydiman Magetan RSU C Jl. Pahlawan No.2 Magetan
3521 RSU Dr. Soeroto Ngawi RSU C Jl. Dr Wahidin 27 Ngawi
3522 RS Muhamadiyah Sumberejo RS Jl. Raya Sumberejo Bojonegoro
3522 RSAB Aisyiah Bojonegoro RSAB Jl. Hasyim Asyari 17 Bojonegoro
3522 RSU Dr. S Djatikoesoemo RSU C Jl. Dr Wahidin 36 Bojonegoro
3523 RSU Dr. R Koesma Tuban RSU C Jl. Dr W S Husodo Tuban
3523 RS Kusta Nganget RSK Pos Jojogan Bojonegoro Tuban
3523 RS Medika Mulia Tuban RS Jl. Mojopahit 699 Tuban
3523 RSAB Muhammadiyah RSAB Jl. Diponegoro No.1 Tuban
3524 RS Muhammadiyah Lamongan RS Jl. Jaksa Agung Suprapto Lamongan
3524 RS Islam Nashrul Ummah RS Jl. Merpati No.62 Lamongan
3524 RSU Dr Soegiri Lamongan RSU C Jl. Kusumabangsa 7 Lamongan
3525 RSU Gresik RSU C Jl. Dr. W Sudiro Husodo Gresik
3525 RS PT Semen Gresik RS Jl. R A Kartini No. 280 Gresik
3525 RSIA Nyai Ageng Pinatih RSIA Jl. KH Abd Karim 76-78 Gresik
3525 RS Jiwa Aditama RSK Jl. Raya Bunder Gresik
3525 RS Petrokimia Gresik RS Jl. Jen Ahmad Yani 69 Gresik
3526 RSUD.Prof.Dr.Sitiawan Kartosoedirdjo Ban RSU C Jl. Pemuda Kaffa No. 9 Bangkalan
3526 RS AL Batuporon RS 4 Jl. Mawar Madura Kab Bangkalan
3527 RSU Sampang RSU C Jl. Rajawali No. 10 Sampang
3528 RSU Pamekasan RSU C Jl. Kesehatan No. 3-5 Pamekasan
3528 RSB & Penyakit Dalam Larasati RSB Jl. Mandilaras No.74 Pamekasan
3529 RSU Muh Anwar Sumenep RSU C Jl. Dr Cipto No. 42 Sumenep
3529 RS Mardi Waluyo RS Jl. Raya Kalianget Kab Sumenep
3571 RSK Bedah Dina L RSK Jl. Hayam Wuruk No.90, Kediri
3571 RSIA Muhammadiyah Kediri RSIA Jl. Achmad Dahlan No.39, Kediri
3571 RSB Nirmala Kediri RSB Jl. Jaksa Agung Suprapto No.5 Kediri
3571 RS Kusta Kediri RSK Jl. Veteran No. 48 Kediri
3571 RS Baptis Kediri RS Jl. Mauni 1-7 Kediri
3571 RS Bhayangkara Kediri RS 3 Jl. Kombes Pol Duryat 17 Kediri
3571 Rumkit Tk. IV Kediri RS 4 Jl. Mayjen Sungkono 44, Kediri
3571 RSU Gambiran RSU B Jl. KH Wahid Hasyim 64 Kediri
3572 RS Syuhada Haji RS Jl. Mojo No.12 Pakunden-Blitar
3572 RS Budi Rahayu RS Jl. Jend.A Yani 18 Blitar
3572 RSU Mardi Waluyo RSU C Jl. Dr. Sutomo No.29 Blitar
3573 RS Sumber Sentosa RS Jl. Kebonsari No. 221 Malang
3573 RS Islam Malang RS Jl. Mayjen Haryono 139 Malang
3573 RS Isam Aisyiyah Malang RS Jl. Sulawesi No. 6 Malang
3573 RS Islam Gondang Legi RS Jl. Hayam Wuruk 66 Gondang Legi Malang
3573 RSAB Muhammadiyah RSAB Jl. Wahid Hasyim 30 Malang
3573 RS Lanuma Abdul Saleh RS 4 Lanud ABD Saleh Malang
3573 RS LPK Malang RS Jl. Asahan No.7 Malang
3573 RSU Marsudi Waluyo RSU Jl. Mondoroko Singosari Malang
3573 RSU Dr. Saiful Anwar RSU B Jl. Jaksa Agung Suprapto No.2 Malang
3573 Rumkit Tk. II Dr. Soepraoen RS 2 Jl. Sodanco Supriyadi No.22, Malang
3573 RS Panti Nirmala RS Jl. Kebalen Wetan N0.2-8 Malang
3573 RS Panti Waluya Sawahan RS Jl. Nusakambangan 56 Malang
3573 RS PTPN XI Lavalete RS Jl. WR Supratman 10 Malang
3574 RSU Dr. Moh Saleh Probolinggo RSU C Jl. Panjaitan No.65 Probolinggo
3574 RS Dharma Husada RS Jl. Sukarno Hatta Probolinggo
3574 RS Wonolangan RS Jl. Raya Dringun Probolinggo
3574 RSUD Tongas RSU D Jl. Raya Tongas No. 229, Probolinggo
3575 RSU Dr. R.Soedarsono Pasuruan RSU C Jl. Dr Wahidin Selatan Pasuruan
3576 RSU Dr. Wahidin S Husodo RSU C Jl. Gajah Mada 100 Mojokerto
3576 Rumkitban Mojokerto RS 4 Jl. R Wijaya 58 Mojokerto
3576 RS PTP XXI-XXII Gatoel RS Jl. R Wijaya No.56 Mojokerto
3576 RS Reksa Waluya RS Jl. Mojopahit 422 Mojokerto
3576 RS Hasanah RS Jl. HOS Cokroaminoto Mojokerto
3576 RS Islam Sakinah RS Jl. RA Basuni No.12 Mojokerto
3577 RSUD Kota Madiun RSU D Jl. Campursari No.12
3577 RS Islam Siti Aisyah RS Jl. Mayjen Sungkono 38 - 40 Madiun
3577 RS Lanuma Iswahyudi RS 3 Lanud Iswahyudi Magetan
3577 Rumkit Tk. IV Madiun RS 4 Jl. Pahlawan No. 79 Madiun
3577 RS Santa Clara RS Jl. Biliton No. 15 Madiun
3577 RSU Dr. Soedono Madiun RSU B Jl. Sumbawa No. 6 Madiun
3578 RSU Haji Surabaya RSU B Jl. Manyar Kertoadi Surabaya
3578 RSK Penyakit Dalam Mukti Mulia RSK Jl. Kayun No. 3 Surabaya
3578 RS Al-Irsyad RS Jl. KH.Mansyur 210 Surabaya
3578 RS Budi Mulia RS Jl. Gubeng Raya 70 Surabaya
3578 RSIA Siti Aisyiah RSIA Jl. Pacar Keling No.15A Surabaya
3578 RSIA I.B.I. Surabaya RSIA Jl. Dupak 15A Surabaya
3578 RS Mata Undaan RS Jl. Undaan Kulon 19 Surabaya
3578 RS Sumber Kasih RS Jl. Menganti No.38-40 Surabaya
3578 RSB Adi Guna RSB Jl. Alun-alun Rangkah 1-3 Surabaya
3578 RS Taman Intan RS Jl. Ninden Intan Barat Sby
3578 RS Husada Utama RS Jl. Prof Dr Moestopo 31, 33 Surabaya
3578 RSU Tambakrejo RSU C Jl. Tambakrejo 45-47 Surabaya
3578 RS Mitra Keluarga Surabaya RS Jl. Satelit Indah II Surabaya
3578 RSB Pura Raharja RSB Jl. Puncang Adi No.12 Surabaya
3578 RS Gotong Royong RS Jl. Medokan Semampir Indah Sby
3578 RSK Bedah Bhakti Rahayu RSK Jl. Ketintang Madya I/16 Surabaya
3578 RSGM FKG Universitas Erlangga RSK Jl. Prof Dr Moestopo 47 Sby
3578 RS Jiwa Menur RSK A Jl. Menur 120 Surabaya
3578 RS Akabri Al Surabaya RS 4 Jl. Morokrembangan Surabaya
3578 RSU Dr. Soetomo RSU A Jl. Prof Dr. Moestopo Surabaya
3578 RS Al Dr Ramelan RS 1 Jl. Gadung No. 1 Surabaya
3578 RS William Booth RS Jl. Diponegoro 34, Surabaya
3578 RS Katholik Surabaya RS Jl. Diponegoro 51, Surabaya
3578 RS Darmo RS Jl. Raya Darmo 90, Surabaya
3578 RS Adi Husada Pusat RS Jl. Undaan Wetan 40-44, Surabaya
3578 RS Griya Husada Surabaya RS Jl. Dukuh Pakis No.2, Surabaya
3578 RS Pelabuhan Tg Perak RS Jl. Kalianget No.1-2, Surabaya
3578 RS AL Tanjung Perak RS 3 Jl. Laksda M.Nazir No.56, Surabaya
3578 RS Adi Husada Hapsari RS Jl. Kapasari No. 90-101 Surabaya
3578 RS Islam Surabaya RS Jl. Jend A Yani 2-4 Surabaya
3578 Rumkit Tk. III Brawijaya RS 3 Jl. Kesatrian No. 17 Surabaya
3578 RS AL Pal Surabaya RS 4 Jl. Taruna 66-68 Ujung Surabaya
3578 RS AL Gunungsari RS 3 Jl. Golf No. 1 Surabaya
3578 RS AL Juanda RS 4 Jl. Bachtiar Yahya No.1, Juanda, Surabaya
3578 RS Lanu Surabaya0 RS 4 Jl. Serayu 17 Surabaya
3578 RS AL Kodikal RS 4 Jl. Morokrembangan Surabaya
3578 RSGM Hang Tuah Surabaya RSK FKG Hang Tuah Surabaya
Di Propinsi Jawa Timur terdata sebanyak 924 Puskesmas
3578170101 SAWAHAN Jl. Arjuno 119 Sawahan
3578170102 PUTATJAYA Jl. Kupang Gunung Raya 5 Sawahan
3578170103 BANYU URIP Jl. Banyu Urip Kidul VI/8 Sawahan
3578180101 KEDUNGDORO Jl. Kaliasin Gg.Pompa Tegalsari
3578180102 DR.SUTOMO Jl. Kupang Segunting II/32 Tegalsari
3578190101 PENELEH Jl. Makam Peneleh 35 Genteng
3578190102 KETABANG Jl. Taman Surya 1 Genteng
3578200101 RANGKAH Jl. Rangkah VII/94 Tambaksari
3578200102 PACARKELING Jl. Jolotundo III B/16 Tambaksari
3578200103 GADING Jl. Kapas Lor I/1 Tambaksari
3578210101 TANAH KALI KEDINDING Jl. Kedung Cowek 226 Kenjeran
3578210102 SIDOTOPO WETAN Jl. Randu 102 Kenjeran
3578220101 TAMBAKREJO Jl. Ngaglik 87A Simokerto
3578220102 SIMOLAWANG Jl. Simolawang Barat 45 Simokerto
3578230101 PEGIRIKAN Jl. Karang Tembok 39 Semampir
3578230102 SIDOTOPO Jl. Sumbo 22 Semampir
3578230103 WONOKUSUMO Jl. Wonokusumo Tengah 55 Semampir
3578240101 PERAK TIMUR Jl. Jakarta Pabean Cantian
3578250101 TEMBOKDUKUH Jl. Kalibutuh 26 Bubutan
3578250102 GUNDIH Jl. Cepu 32 Bubutan
3578260101 KREMBANGAN SELATAN Jl. Pesapen Selatan 70 Krembangan
3578260102 DUPAK Jl. Dupak Bangunrejo Gg.Poli Krembangan
3578270101 ASEMROWO Jl. Asemrowo II Asem Rowo
3578280101 SEMEMI Jl. Kendung Benowo
3573040101 CISADEA Jl. Cisadea 19 Blimbing
3573040102 KENDALKEREP Jl. Sulfat Blimbing
3573040103 PANDANWANGI Jl. L.A. Adi Sucipto 315 Blimbing
3573050101 DINOYO Jl. MT Haryono 131 Lowok Waru
3573050102 MOJOLANGU Jl. Ter. Borobudur 63 Lowok Waru
3573050103 KENDALSARI Jl. Ceger Ayam I/ 8 Lowok Waru
3574010101 KETAPANG Jl. Raya Bromo Kademangan
3574020101 WONOASIH Jl. Anggur No.70-Wonoasih Wonoasih
3574030101 KANIGARAN Jl. Cokroaminoto Mayangan
3574030102 SUKABUMI Jl. Wijaya Kusuma 1 Mayangan
3574030103 J A T I Jl. Hayam Wuruk 56 Mayangan
3575010101 KEBONSARI Mayangan Gading Rejo
3575010102 GADINGREJO Gading rejo Gading Rejo
3575010103 KARANGKETUG Karang Ketug Gading Rejo
3575020101 PURWOREJO Pasar Kebon Agung Purworejo
3575030101 KANDANGSAPI Jl. Kusuma Bangsa 7 Bugul Kidul
3575030102 BUGUL KIDUL J;l. Patimura 40 Bugul Kidul
3576010101 MENTIKAN Mentikan Prajurit Kulon
3576010102 BLOOTO Prajurit Kulon Prajurit Kulon
3576020101 GEDONGAN Gedongan Magersari
3576020102 KEDUNDUNG Kedundung Magersari
3577010101 MANGUHARJO Jl. Gjah Mada No.124 Mangu Harjo
3577010102 PATIHAN Jl. Mendut No.1 Mangu Harjo
3577020101 BANJAREJO Jl. Bayangkara 1 Taman
3577020102 DEMANGAN Jl. Raya Ponorogo 47 Taman
3577030101 ORO ORO OMBO Jl. Diponegoro No.22 Kartoharjo
3578010101 KEDURUS Jl. Raya Kedurus Karangpilang
3578020101 KEBONSARI Jl. Kebonsari Manunggal 30 Jambangan
3578030101 GAYUNGAN Jl. Gayungsari Barat 124 Gayungan
3578040101 JEMURSARI Jl. Jemursari Selatan IV/5 Wonocolo
3578040102 SIDOSERMO Jl. Sidosermo Gg.Damri Wonocolo
3578050101 TENGGILIS Jl. Rungkut Mejoyo Selatan IV/48 Tenggilis Mejoyo
3578060101 GUNUNGANYAR Jl. Gununganyar Timur 70 Gunung Anyar
3578070101 KALIRUNGKUT Jl. Rungkut Puskesmas 1 Rungkut
3578070102 MEDOKAN AYU Jl. Medokan Asri IV/31 Rungkut
3578080101 MENUR Jl. Manyar Rejo I/35 Sukolilo
3578080102 KLAMPISNGASEM Jl. Arief Rachman Hakim 99B Sukolilo
3578090101 MULYOREJO Jl. Mulyorejo Utara 201 Blk. Mulyorejo
3578100101 PUCANGSEWU Jl. Pucanganom Timur 72 Gubeng
3578100102 MOJO Jl. Mojoklanggu Wetan Gubeng
3578110101 JAGIR Jl. Bendul Merisi 1 Wonokromo
3578110102 WONOKROMO Jl. Karangrejo VI/4 Wonokromo
3578110103 NGAGELREJO Jl. Ngagel Dadi III/17 Wonokromo
3578120101 DUKUH KUPANG Jl. Dukuh Kupang 25 Dukuh Pakis
3578130101 WIYUNG Jl. Wiyung Pasar 20 Wiyung
3578140101 JERUK Jl. Menganti Lakar Santri
3578140102 LIDAH KULON Jl. Lidah Kulon Menganti Lakar Santri
3578150101 MANUKAN KULON Jl. Manukan Dalam 18 Tandes
3578160101 TANJUNGSARI Jl. Tanjungsari 116 Sukomanunggal
3578160102 SIMOMULYO Jl. Gumuk Bogo VI/1 Sukomanunggal
3528110101 WARU Waru Barat Waru
3528110102 TAMPAJUNG PREGI Tampajung Pregi Waru
3528120101 BATUMARMAR Tamberu Batu Marmar
3528130101 PASEAN Tlontoraja Pasean
3529010101 PRAGAAN Pragaan Pragaan
3529020101 BLUTO Bluto Bliuto
3529030101 SARONGGI Saronggi Saronggi
3529040101 GILI GENTING Giligenting Gili Genting
3529050101 TALANGO Talango Talango
3529060101 KALIANGET Kalianget Timur Kalianget
3529070101 PANDIAN Pandian Kota Sumenep
3529070102 PAMOLOKAN Pamolokan Kota Sumenep
3529080101 LENTENG Lenteng Lenteng
3529080102 MONCEK TENGAH Moncek Tengah Lenteng
3529090101 GANDING Ganding Ganding
3529100101 GULUK-GULUK Guluk-guluk Guluk-guluk
3529110101 PASONGSONGAN Pasongsongan Pasongsongan
3529120102 AMBUNTEN Ambunten Ambunten
3529130101 RUBARU Rubaru Rubaru
3529140101 DASUK Dasuk Dasuk
3529150101 MANDING Manding Daya Manding
3529160101 BATU PUTIH Batu Putih Batu Putih
3529170101 GAPURA Gapura Gapura
3529180101 BATANG BATANG Batang-batang Batang-batang
3529180102 LEGUNG TIMUR Legung Batang-batang
3529190101 DUNGKEK Dungkek Dungkek
3529200101 NONG GUNUNG Sokarama Nong Gunung
3529210101 GAYAM Pancor Gayam
3529220101 RA’AS Ra’as Raas
3529230101 SAPEKEN Sapeken Sapeken
3529240101 ARJASA Arjasa Arjasa
3529250101 MASALEMBU Masalembu Masalembu
3571010101 MOJOROTO Jl. Merbabu, Mrican Mojoroto
3571010102 CAMPUREJO Jl. Dr. Suharjo, Campurejo Mojoroto
3571020101 KOTA WIL SELATAN Jl. Kapt. Tendean, Ngeronggo Kota Kediri
3571020102 KOTA WIL UTARA Jl. Samratulanggi, Sento Pande Kota Kediri
3571030101 PESANTREN I Jl. Mauni , Pesantren Pesantren
3571030102 PESANTREN II Jl. Cendana, Singonegaran Pesantren
3572010101 KARANGSARI Jl. Cemara No. 151 Sukorejo
3572020101 B E N D O Jl. Serayu No. 76 Kepanjen Kidul
3572030101 SANANWETAN Jl. KS Tubun No. 76 Sanawetan
3573010101 KEDUNGKANDANG Jl. Ki Agung Gribig 242 Kedung Kandang
3573010102 GRIBIG Jl. Ki Agung Gribig Kedung Kandang
3573010103 ARJOWINANGUN Jl. Arjawinangun 2 Kedung Kandang
3573020101 JANTI Jl. Janti Barat 88 Sukun
3573020102 CIPTOMULYO Jl. Kol.Sugiono VIII/54 Sukun
3573020103 MULYOREJO(WAGIR) Jl. Budi Utomo 11A Sukun
3573030101 ARJUNO Jl. Simpang Arjuno 17 Klojen
3573030102 BARENG Jl. Bareng Tenes IVA Klojen
3573030103 RAMPAL CELAKET Jl. Kasembon Klojen
Nama Puskesmas Alamat Kecamatan
3526070102 BANJAR Banjar Galis
3526080101 TANAH MERAH Tanah Merah Daja Tanah Merah
3526090101 TRAGAH Karang Leman Tragah
3526100101 SOCAH Socah Socah
3526100102 JADDIH Jaddih Socah
3526110101 BANGKALAN Kemayoran Bangkalan
3526120101 BURNEH Burneh Burneh
3526130101 AROSBAYA Tengket Arosbaya
3526130102 TONGGUH Buduran Arosbaya
3526140101 GEGER Kombangan Geger
3526150101 KOKOP Dupok Kokop
3526160101 TANJUNG BUMI Tanjung Bumi Tanjung Bumi
3526170101 SEPULU Sepulu Sepulu
3526180101 KLAMPIS Bator Klampis
3527010101 SRESEH Noreh Sreseh
3527020101 TORJUN Torjun Torjun
3527030101 KAMONING Kamoning Sampang
3527030102 BANYUANYAR Banyuanyar Sampang
3527040101 CAMPLONG Darma Camplong Camplong
3527040102 TANJUNG Darma Tanjung Camplong
3527050101 OMBEN Rapaloak Omben
3527050102 JRANGOAN Jrangoan Omben
3527060101 KEDUNGDUNG Moktesareh Kedungdung
3527060102 BANJAR Banjar Kedungdung
3527070101 JRENGIK Jrengik Jrengik
3527080101 TAMBELANGAN Samaran Tambelang
3527090101 BANYUATES Jatra Timur Banyuates
3527090102 BRINGKONING Tlagah Banyuates
3527100101 ROBATAL Jelgung Robatal
3527100102 KARANGPENANG Kr. Penangonjur Robatal
3527110101 KETAPANG Ketapang Barat Ketapang
3527110102 BUNTEN BARAT Bunten Barat Ketapang
3527120101 BATULENGER Bira Tengah Sokobanah
3527120102 TAMBERU BARAT Tamberu Barat Sokobanah
3528010101 TLANAKAN Tlanakan Tlanakan
3528010102 BANDARAN Bandaran Tlanakan
3528020101 PADEMAWU Mortajih Pademawu
3528020102 SOPAAH Sopaah Pademawu
3528030101 GALIS Galis Galis
3528040101 LARANGAN Tentenan Timur Larangan
3528040102 TALANG Montok Larangan
3528050101 TEJA Jungcangcang Pamekasan
3528050102 KOWEL Kowel Pamekasan
3528060101 PROPO Mapper Proppo
3528060102 PANAGUAN Panaguan Proppo
3528070101 PALENGAAN Palengaan Laok Palengaan
3528080101 PEGANTENAN Pegantenan Pegantenan
3528080102 BULANGAN HAJI Bulanganhaji Pegantenan
3528090101 KADUR Kadur Kadur
3528100101 PAKONG Pakong Pakong
Kode Nama Puskesmas Alamat Kecamatan
3524150101 D E K E T Deketwetan Deket
3524160101 GLAGAH Glagah Glagah
3524170101 KARANGBINANGUN Sambopinggir Karangbinangun
3524180101 T U R I Sukoanyar Turi
3524190101 KALITENGAH Dibe Kalitengah
3524200101 KARANGGENENG Karanggeneng Karang geneng
3524210101 SEKARAN Kembangan Sekaran
3524210102 MADURAN Maduran Sekaran
3524230101 LAREN Gampangsejati Laren
3524240101 PAYAMAN Payaman Solokuro
3524250101 PACIRAN Paciran Paciran
3524250102 TLOGOSADANG Tlogosadang Paciran
3524260101 BRONDONG Pambon Brondong
3525010101 WRINGINANOM Wringinanom Wringinanom
3525020101 DRIYOREJO Driyorejo Driyorejo
3525020102 KARANGANDONG Karangandong Driyorejo
3525030101 KEDAMEAN Kedamean Kedamean
3525030102 SLEMPIT Slempit Kedamean
3525040101 MENGANTI Menganti Menganti
3525040102 KEPATIHAN Kepatihan Menganti
3525050101 CERME Cerme Kidul Cerme
3525060101 BENJENG Bulurejo Benjeng
3525060102 METATU Metatu Benjeng
3525070101 BALONGPANGGANG Kedungpring Balong Panggang
3525070102 SEKAR PUTIH Dapet Balong Panggang
3525080101 DUDUK SAMPEYAN Duduk Sampeyan Duduk Sampeyan
3525090101 KEBOMAS Kebomas Kebomas
3525090102 TERMINAL Sidomoro Kebomas
3525100101 ALON-ALON Gapuro Sukolilo Gresik
3525100102 NELAYAN Lumpur Gresik
3525100103 INDUSTRI Sidokumpul Gresik
3525110101 MANYAR Manyarejo Manyar
3525110102 SEMBAYAT Sembayat Manyar
3525120101 BUNGAH Bungah Bungah
3525130101 SEDAYU Mriyunan Sedayu
3525140101 DUKUN Sembunganyar Dukun
3525140102 MENTARAS Mentaras Dukun
3525150101 PANCENG Prupuh Panceng
3525160101 UJUNGPANGKAH Pangkah Wetan Ujungpangkah
3525160102 SEKAPUK Sekapuk Ujungpangkah
3525170101 SANGKAPURA Sangkapura Sangkapura
3525180101 TAMBAK Tambak Tambak
3526010101 KAMAL Banyuajuh Kamal
3526020101 SUKOLILO Sukolilo Barat Labang
3526030101 KWANYAR Glemer Kwanyar
3526040101 KEDUNGDUNG Kedungdung Modung
3526040102 MODUNG Modung Modung
3526050101 BLEGA Blega Blega
3526060101 KONANG Bandung Konang
3526070101 GALIS Galis Galis
Kode Nama Puskesmas Alamat Kecamatan
3523020101 BANGILAN Bangilan Bangilan
3523030101 SENORI Wangklu Kulon Senori
3523040101 SINGGAHAN Mulyo Agung Singgahan
3523050101 MONTONG Motongsekar Montong
3523050102 JETAK Jetak Montong
3523060101 PARENGAN Parangbatu Parengan
3523060102 PONCO Ponco Parengan
3523070101 SOKO Sokosari Soko
3523070102 PRAMBON TERGAYANG Prambon Tergayang Soko
3523080101 RENGEL Sumberejo Rengel
3523080102 PRAMBON Prambon Rengel
3523090101 PLUMPANG Plumpang Plumpang
3523090102 KLOTOK Klotok Plumpang
3523100101 WIDANG Widang Widang
3523100102 COMPRENG Compreng Widang
3523110101 PALANG Gesikharjo Palang
3523110102 SUMURGUNG Sumurgung Palang
3523120101 SEMANDING Semanding Semanding
3523120102 WIRE Gedongombo Semanding
3523130101 TUBAN Sidorejo Tuban
3523130102 KEBONSARI Kebonsari Tuban
3523140101 JENU Beji Jenu
3523150101 MERAK URAK Mandirejo Merakurak
3523150102 TEMANDANG Temandang Merakurak
3523160101 KEREK Jarorejo Kerek
3523160102 GAJI Gaji Kerek
3523170101 TAMBAKBOYO Tambakboyo Tambakboyo
3523180101 JATIROGO Sugihan Jatirogo
3523180102 KEBONHARJO Kebonharjo Jatirogo
3523190101 BULU Bulujawa Bancar
3523190102 BANCAR Bancar Bancar
3524010101 SUKORAME Sukorame Sukorame
3524020101 BLULUK Bluluk Bluluk
3524030101 NGIMBANG Ngimbang Ngimbang
3524040101 SAMBENG Sambeng Sambeng
3524050101 MANTUP Mantup Mantup
3524060101 KEMBANGBAHU Kembangbahu Kembangbahu
3524070101 SUGIO Sugio Sugio
3524070102 DRADAH Sumengko Dradah
3524080101 KEDUNGPRING Tlanak Kedungpring
3524090101 MODO Modo Modo
3524090102 KARANGPILANG Karangpilang Modo
3524100101 BABAT Babat Babat
3524100102 MOROPELANG Moropelang Babat
3524110101 PUCUK Pucuk Pucuk
3524120101 SUKODADI Sukodadi Sukodadi
3524120102 SUMBERAJI Sumberaji Sukodadi
3524130101 LAMONGAN Banjarmendalan Lamongan
3524140101 TIKUNG Bakalan Pule Tikung
3524140102 DERMOLEMAHBANG Dermolemahbang Tikung
Kode Nama Puskesmas Alamat Kecamatan
3521070101 PANGKUR Jl. Ngawi-Pangkur,Ds.Pangkur Pangkur
3521080101 KARANGJATI Jl. Ngawi-Caruban,Ds.Karangjati Karangjati
3521090101 BRINGIN Ds. Krompol Bringin
3521100101 PADAS Jl. Ngawi-Caruban, Ds.Pacing Padas
3521110101 NGAWI Jl. S.Parman,Ds.Beran (Ps.Hewan) Ngawi
3521110102 NGAWI PURBA Jl. Ngawi-Cepu, Ds.Ngawi Purba Ngawi
3521120101 PARON Jl. Ngawi-Jogorogo,Ds.Ambangan Paron
3521120102 TEGUHAN Jl. Ngawi-Jogorogo,Ds.Teguhan Paron
3521130101 KEDUNGGALAR Jl. Kedunggalar-Jogorogo,Ds.Kedunggalar Kedunggalar
3521130102 GEMARANG Jl. Ngawi-Solo, Ds.Gemarang Kedunggalar
3521140101 PITU Ds. Ngancar Pitu
3521150102 KAUMAN Jl. Ngawi-Solo,Ds.Kauman Wdodaren
3521160101 MANTINGAN Jl. Ngawi-Solo,Ds.Sambirejo Mantingan
3521160102 TAMBAKBOYO Jl. Mantingan-Sine,Ds.Ambakboyo Mantingan
3522010101 MARGOMULYO Margomulyo Margomulyo
3522020101 NGRAHO Ngraho Ngraho
3522030101 TAMBAKREJO Tambakrejo Tambakrejo
3522040101 NGAMBON Ngambon Ngambon
3522040102 SEKAR Sekar Ngambon
3522050101 BUBULAN Bubulan Bubulan
3522050102 GONDANG Gondang Bubulan
3522060101 TEMAYANG Temayang Temayang
3522070101 SUGIHWARAS Sugihwaras Sugihwaras
3522080101 KEDUNGADEM Kedungadem Kedungadem
3522080102 KESONGO Kesongo Kedungadem
3522090101 KEPUHBARU Kepuhbaru Kepoh Baru
3522090102 NGLUBER Ngluber Kepoh Baru
3522100101 BAURENO Baureno Baureno
3522100102 GUNUNGSARI Gunungsari Baureno
3522110101 KANOR Kanor Kanor
3522120101 SUMBEREJO Sumberejo Sumberejo
3522120102 MEJUWET Mejuwet Sumberejo
3522130101 BALEN Balen Balen
3522150101 KAPAS Kapas Kapas
3522150102 TANJUNGHARJO Tanjungharjo Kapas
3522160101 BOJONEGORO Bojonegoro Bojonegoro
3522160102 WISMA INDAH Ledok Kulon Bojonegoro
3522170101 TRUCUK Sumberejo Trucuk
3522180101 DANDER Dander Dander
3522180102 NGUMPAK DALEM Ngumpak Dalem Dander
3522190101 NGASEM Ngasem Ngasem
3522190102 NGANTRU Ngantru Ngasem
3522200101 KALITIDU Kalitidu Kalitidu
3522200102 PUNGPUNGAN Pungpungan Kalitidu
3522210101 MALO Malo Malo
3522220101 PURWOSARI Purwosari Purwosari
3522230101 PADANGAN Padangan Padangan
3522240101 KASIMAN Batokan Kasiman
3522240102 KEDEWAN Kadewan Kasiman
3523010101 KENDURUAN Sidomukti Kenduruan
Di Propinsi Jawa Timur terdata sebanyak 1586 Apotik menurut Depkes
Anehnya setelah di cek tidak ada satupun nama Apotik
Yang ada di Kabupaten Bojonegoro, ini data dari Depkes memang parah